
Tapi Intan yang tidak perduli dengan orang dibelakang Iranta hanya bisa menatap ke arah kakaknya.”Ada apa kak?,”ucap Intan menatap ke arah Iranta.
“Kamu dari mana saja kamukan sakit. Bagaimana juga kamu harus menjaga kesehatan kamu?,”kata Iranta dengan menatap tajam. Yang memberikan isyarat kalau Intan harus mengikuti permainan kebohongan dia.
“Maaf kakak aku tadi pergi ke rumah sakit sendiri untuk memeriksa kondisi tubuhku. Kakak tidak usah khawatir. Tapi kenapa kamu ada disini Sandra,”ucap Intan.
“Kamu itu emang benar ya. Kalau sakit yang istirahat jangan membuat kakak kamu khawatir,”kata Jack yang di dalam hatinya sedang tersenyum. Kalau Intan juga bisa berakting di tambah lagi Intan tahu kalau dia bukan Sandra yang asli.
“Terserah akulah inikan tubuhku,”ucap Intan yang masuk ke dalam karena tidak mau berlama-lama. Tapi Iranta yang melihat Intan masuk kembali melirik ke arah Sandra di belakangnya.”Maaf adiku ya dia mungkin sedikit kesal karena sudah mengganggunya,”kata Iranta.
“Tidak apa-apa. Tapi nanti berikan ini kepada Intan ya untuk jaga kesehatannya. Lalu jika ada masalah Intan untuk menghubungiku. Aku akan datang,”ucap Jck yang sudah memberikan obat dan sedikit uang. Untuk pengobatan Intan, Jack segera pergi setelah memberikan barangnya. Dimana Jack yang telah pergi dan mengubah dirinya menjadi dirinya sendiri bertemu dengan Edwan.
“Bagaimana hasilnya?,”kata Edwan di balik dinding.
“Kamu tanya bagaimana hasilnya kalau kamu sudah tahu semua. Tapi kenapa bos ada di belakang kamu dengan tatapan bahagia. Apa yang terjadi dengan dia?,”ucap Jack.
“Mana,”kata Edwan yang melihat ke belakangnya. Dimana Sandra berdiri dan menatap ke rumah Intan.
“Sejak kapan kamu ada disana?,”ucap Edwan. “Kalian di situ, apa berhasil kamu mengelabui Iranta,”kata Sandra sedikit melirik.
“Untuk Iranta berhasil tapi tidak untuk Intan. Saat kami saling menatap satu sama lain Intan sedikit berbeda seperti dia tahu kalau aku bukan Sandra. Tapi dia malah membantu berakting,”ucap Jack menjelaskan.
“Sudah aku duga kalau Intan tidak akan bisa dtipu,”kata Sandra.
”Kenapa kamu yakin sekali kalau dia tidak akan tertipu,”kata Jack.
“Kenapa tidak yakin anak itu bisa tahu kamu diriku yang asli atau tidak. Mata Intan itu cukup jeli bisa mengenali orang yang mendekatinya. Termasuk kamu Jack,”ucap Sandra. Yang berjalan meninggalkan mereka berdua.
“Kamu mau kemana Sandra,”kata Edwan.
“Kembali ke dunia manusia. Kamu lupa ada pesta pernikahan Tera dan Mila untuk besok,”ucap Sandra yang sudah pergi meninggalkan mereka.
“Jadi sekarang kita kembali menuggu kabar lagi ini,”kata Jack.
__ADS_1
“Alat komunikasi bisa aku berikan kepada kamu mungkin saja dia akan menghubungi kamu untuk pendekatan,”kata Edwan.
“Tapi Jack menurut kamu bagaimana dengan Intan yang sudah tahu kamu,”ucap Edwan lagi.
“Intan ya, cukup mistirius,”kata Jack setelah melihat lebih dekat. Intan yang memiliki mata yang tajam ya tapi dengan wajah yang penuh luka dan tangan yang kasar. “Keluarga yang tidak menghargai anak mereka sendiri karena tidak bisa digunakan. Cukup kejam,”kata Jack dalam hati. Dimana mereka berdua kembali ke dunia manusia menjalankan kehiupan yang lain. Setelah dari dunia moster yang bagai sejarah yang tidak bisa terduga.
Di tempat lain Sandra yang berada di rumah setelah sekian lama membaringkan tubuhnya. Rumah yang ada di dunia monster, tapi pada saat Sandra istirahat keponakan dari Jaya datang.
“Paman kamu dimana, aku tahu kamu ada dirumah,”ucap Jiya.
“Kakak kenapa kamu tidak masuk saja ke dalam,”ucap Joyo. “Paman bangun,”ucap Jiya yang menarik selimut Sandra.
Mata Sandra melihat ke arah Jiya dan Joyo yang sudah besar.”Kalian kenapa ada disini?,”ucap Sandra yang hendak duduk.
“Paman hari ini ada perayaan di kerajaan apa paman tidak mau hadir,”kata Joyo.
“Paman tidak bisa tapi kenapa kalian datang hanya membicarakan ini saja. Apa ada masalah sampai kalian datang ke sini,”kata Sandra.
“Paman masih saja dingin kepada kita berdua. Kami datang ingin melihat kondisi paman yang tidak terlihat,”kata Jiya.
“Apa yang kamu katakan Joyo?,”kata Jiya yang tidak tahu. Joyo mendapatkan tatapan dari Sandra yang membuat Joyo menutup mulut.”Kenapa kamu diam saja Joyo. Tadi yang kamu katakan itu benar atau tidak. Apa paman memiliki kekasih,”kata Jiya.
“Kalian segera keluar dari kamarku. Kita bicara di ruang tamu saja,”kata Sandra yang berdiri dari kasur. Dimana Sandra segera menuju kamar mandi dimana Sandra bisa sedikit bersantai dan menikmati air yang mengalir. Tapi di tempat lain Jiya dan Joyo yang masih saja membicarakan tentang Sandra.
“Hai Joya yang kamu katakan tadi benar tidak?,”bisik Jiya yang ingin tahu.
“Kamu tidak lihat mata paman Sandra yang terlihat tajam tadi. Aku takut dengan paman Sandra,”kata Joyo.
“Untuk apa takut dia tidak ada di sini sekarang. Ayolah bagi aku Joyo. Apa yang kamu lihat?,”kata Jiya yang masih saja penasaran. Tapi pada saat yang sama Rivan datang bersama dengan Richal.
“Jiya Joyo,”kata Rivan. “Kak Rivan kenapa kakak ada disini,”kata Joyo.
“Harusnya aku yang bertanya kenapa kalian ada disini,”kata Rivan.
__ADS_1
“Ketemu paman Sandra,”kata Jiya.
“Dimana Sandra?,”kata Richal.
“Om, paman Sandra sedang mandi di dalam,”kata Joyo. Sandra yang telah selesai mandi dan mengganti pakaiannya berjalan turun bertemu si kembar keponakan dia.”Ada apa ini kenapa kalian pada berkumpul semua di sini. Apa terjadi masalah?,”kata Sandra berjalan mendekat.
“Hanya laporan saja. Tapi kamu rapih ini mau kemana?,”kata Richal.
“Ada acara pesta pernikahan di dunia manusia. Jadi aku tidak akan hadir dalam pesta kerajaan,”ucap Sandra yang masih santai.
“Apa paman jadi tidak ikut,”kata Jiya.
“Iya kalian saja. Tapi kamu Joyo jika kamu bertemu denganwanita itu jaga sopan santun kamu mengerti,”kata Sandra.
“Tapi paman apa benar wanita itu yang paman cari. Kalau iya kenapa tidak paman bawa saja ke rumah,”kata Joyo.
“Belum waktunya karena dia tidak mengenal paman. Auranya sama tapi dia memiliki ingatan yang berbeda atau baru,”kata Sandra. Setelah bekata seperti Richal mendekat ke samping dan memegang bahu Sandra.
“Kita harus bicara,”bisik Richal dengan wajah serius.
“Baiklah,”kata Sandra.
“Kalian main saja aku ingin bicara dengam paman Richal dulu,”kata Sandra. Richal dan Sandra yang pergi ke ruang kerja Sandra yang kedam suara.Di dalam ruangan dimana Richal bersama dengan Sandra telah masuk tapi tidak terduga raja monster telah ada didalam ruangan tersebut bersama para dewa.
“Ini sebenarnya apa yang ingin kalian bicarakan sampai kalian berkumpul. Apa ada masalah yang mendesak yang terjadi,”kata Sandra yang tidak tahu apa yang akan mereka bicarakan.
“Aku tahu kamu sudah tahu. Jangan berpura-pura tidak tahu Sandra,”kata raja monster.
“Baiklah. Jadi apa masalahnya,”kata Sandra yang duduk dimana mereka semua juga ikut duduk. Tapi suasana di dalam ruangan itu sangat tegang dan dingin.”Kamu sudah tahu apa yang terjadi bukan Sandra soal dengan kaum kamu,”kata Dewa api.
“Kalian ingin membahas tentang kaumku yang membuka portal dunia sihir. Itu yang ingin kalian bahas, atau ada yang lain,”ucap Sandra.
“Jadi itu benar kalau orang itu berniat membuka dunia sihir,”kata Richal.”Itu yang aku dapatkan kabarnya kalau mereka ingin menguasai dunia sihir,”kata Sandra.
__ADS_1
“Lalu kenapa kamu hanya diam saja, tanpa bertindak,”kata raja monster.
“Aku butuh persiapan, tidak mudah langsung masuk begitu saja bukan,”kata Sandra. Mereka hanya terdiam saja kalau apa yang dikatakan ada benarnya juga. Jika ingin menghalangi harus ada persiapan dan rencana yang matang.