Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 127


__ADS_3

Satu persatu musuh yang datang menyerang Sandra sudah mati ditangan para penjaga Sandra. “Mereka sudah kalah semua,”ucap Sandra yang melihat dari jauh. Sandra yang melihat hanya memandang mereka saja berjatuhan.


“Selesai, jika sudah bereskan mereka semua,”ucap Sandra. Yang merasakan gelombang energi yang lain yang agak jauh mengawasi Sandra.”Apa perluh kami selesaikan  bos,”kata penjaga pertama.


“Tidak usah biarkan saja mereka lolos dan memberitahukan kepada raja mereka. Tapi awasi mereka saja,”kata Sandra kepada anak buahnya. Selesai di tempat mereka segera menghilang dan Sandra yang menatap ke arah lain dimana gelombang itu berada.


“Kalian kira aku bisa dibunuh dengan mudah,”ucap Sandra.


“Kalian dulu yang memulai, kalian yang akan hancur dengan sendirian,”kata Sandra lagi. Tapi saat semua selesai Leo yang dari jauh melihat Sandra menghampirinya.”Hai Sandra apa yang kamu lakukan disini,”kata Leo dari belakang.


Sandra yang sudah sadar kedatangan Leo mengubah ekspresi wajahnya dan melihat ke arahnya.”Tidak ada, tapi kenapa kamu datang ke sini,”kata Sandra dengan santai.


“Aku hanya ingin bicara dengan kamu saja. Apa tidak boleh,”kata Leo. Sandra yang melihat wajah dari  Leo hanya bisa menebak kalau Leo datang ke sini karena kedua dewa itu yang ingin tahu apa yang aku lakukan.


“Apa yang ingin kamu tanyakan,”kata Sanra yang masih berpura tidak tahu.


“Baiklah aku akan katakan. Kamu kenapa tidak berbagi informasi kepada mereka berdua tadi,”ucap Leo.


“Apa yang harus aku bagi kepada mereka. itu tidak ada untungnya untuk mereka,”kata Sandra.


“kenapa kamu berkata seperti itu. Mereka itu khawatir dengan kamu Sandra. Sedikitlah bagi informasi kepada mereka agar bisa meringankan beban kamu yang barat,”kata Leo yang menasehati.


“Bebanku tidak akan bisa berkurang dengan bercerita Leo. Kamu ini kenapa ingin sekali ingin tahu apa yang aku lakukan. Apa kamu tidak bosan,”kata Sandra.


“Tidak jika itu untuk kamu yang selalu banyak kejutan yang aku sendiri tidak tahu. Apa yang kamu lakukan selama ini, tapi di sini terjadi apa tadi?. Kenapa aku merasa ada hal yang kamu sembunyikan dengan gelombang yang aku tidak kenal ini,”kata Leo yang merasa ada pertarungan disini.


Sandra hanya tersenyum saja kepada Leo.”Jika kamu ingin tahu carilah dengan pengamatan kamu sendiri,”kata Sandra. Yang berjalan pergi meninggalkan Leo. Leo yang melihat Sandra pergi segera menyusul Sandra dari belakang.

__ADS_1


Setelah sampai di samping Sandra Loe masih saja mengatakan sesuatu untuk Sandra membuka mulutnya.


“Kamu tidak ingin berbagi Sandra,”kata Leo.


“Tidak untuk apa,”kata Sandra dengan acuh dan dingin.


“Ayolah walaupun hanya sedikit saja. Kasih aku sedikit informasi,”kata Leo. Sandra hanya menghela nafas saja. Sandra berhenti melangkah dan melihat ke arah Leo yang ada disampingnya.


“Kamu yakin ingin tahu. Apa yang aku sembunyikan, tapi apa kamu sanggup untuk tahu semuanya,”kata Sandra.


“Kenapa kamu berkata kalau aku tidak sanggup. Emangnya informasi apa sampai kamu merendahkan aku Sandra,”kata Leo yang sedikit marah.


“Kamu boleh marah, tapi apa yang aku sembunyikan itu memang sangat luas Leo. Kamu yang tidak bisa menjaga diri kamu sendiri dan orang sekitar kamu. Bagaimana kamu bisa bertahan darai musuh yang ingin informasi kamu,”kata Sandra. Leo yang sedikit termenung dengan apa yang dikatakan oleh Sandra. Membuat dia berpikir lagi untuk tahu apa rahasia yang di sembunyikan oleh Sandra.


Tapi pada saat yang sama kedua dewa yang berjalan ke arah mereka berdua. Sedikit mendengar pembicaran mereka hingga mereka berkata.”Rahasia apa sampai kamu berkata seperti itu Sandra. Aku sudah mengenal kamu dari dulu, tapi aku tidak tahu kalau kamu bisa bersikap dingin seperi ini,”kata Dewa kehidupan.


“Kamu itu seperti penguasa alam semensta Sandra yang tahu semuanya,”kata dewa pencipta. Sandra yang mendengar itu hanya tersenyum saja sampai langkah kaki Sandra mulai berjalan lagi. Dimana mereka pergi ketempat rumah mereka. Karena hari sudah mulai gelap dimana udara sekitar yang mulai menyengat.


“Tapi ini bau apa sih,”ucap Leo.


“Bau tanah yang rusak,”kata Sandra dengan singkat.


“Bagaimana kamu bisa tahu. Sandra apa kamu sudah tahu bagaimana bisa memulai mengembalikan kondisi ini,”kata Dewa kehidupan.


“Sudah tahu, tinggal besok kitacoba. Tapi untuk sekarang aku ingin bersantai dan tidur aku lelah sekali,”kata Sandra yang merasa tubuhnya lelah. Segera sampai di rumah Sandra langsung pergi ke kamar. Sampai dewa yang memanggilnya dia tidak hiraukan.


“Apa yang terjadi dengan Sandra,”kata dewa api.

__ADS_1


“Dia sedang kelelahan. Jadi maaf saja kalau dia tidak menanggapi omongan kalian dan langsung pergi ke kamarnya,”kata Leo menjelaskannya.


“Memangnya apa yang kalian lakukan sampai dia lelah seperti itu,”kata dewa bawah neraka.


“Itu benar,”kata dewa kegelapan.


“Menurut kalian sejak dia datang ke sini. Kalian pernah tidak melihat dia istirahat hanya sampai disini saja dia kadatang tertidur dan melamun,”kata Leo. Setelah apa yang dikatakan oleh Leo mereka baru sadar kalau selama ini Sandra sibuk dengan perbaikan wilayah dan membantu menyembuhkan mereka.


Sementara Sandra ada didalam kamar di tempat lain dunia monster yang sudah mengalami perkembangan. Terdapat bangunan dari restoran, pasar, pakaian dan barang sihir yang dibuat oleh mereka. Gabungan antata kedua pikiran yang berbeda. Intan yang sudah berkembang bisnisnya kadang kala menghadapi orang tuanya dan kakaknya yang dalam masalah bisnis.


Saat itu intan yang sedang berjalan meliaht kota yang di buat oleh kamu manusia. Bertemu dengan Iranta yang mengikuti salah satu anak buah Sandra.”Bukan dia Jack dan Iranta yang dibelakang,”ucap Intan yang melihat dari jauh.


Setelah dia pulang dari kebun bunga dan buah yang bekerja sama dengan toko kue dan bunag milik Intan bangun. Tapi pada saat Intan melihat  Mila yang bersama dengan Tera datang menghampiri  Intan yang melihat ke arah Jack.


“Apa yang kamu lihat Intan,”ucap Mila.


“Aku sedang melihat kakakku  mengikuti Jack. Hai Tera bukan mereka sudah lama putus ya tapi kenapa kakaku masih mengejar dia. Apa yang sudah terjadi selama ini,”kata Intan sedikit melirik ke arah Tera.


“Jadi kamu masih belum tahu. Kalau Jack sudah memberitahu identitasnya setelah usaha kakak kamu bangkur dan orang tua kamu dalam masalah sulit mencari kerja sama dengan orang lain,”kaa Tera.


“Jadi seperti itu,”kata Intan.


“Intan apa kamu ingin membantu kakak kamu itu,”ucap Mila. Intan hanya menggeleng saja setelah dia melihat ke arah Mila.


“Untuk apa mereka sudah membuangku. Aku bukan anak mereka dan adik mereka lagi yang selalu diganggu oleh mereka,”kata Intan. Mila yang mendengar perkataan itu langsung merangkul Intan. Tapi Intan yang melihat Mila dengan kandungan yang sudah mulai membesar mengelus perutnya.


“Kapan kamu akan lahiran Mila,”ucap Intan mengganti topik pembicaraan.

__ADS_1


__ADS_2