Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 179


__ADS_3

“Dia sama dengan Sandra yang kalau sedang marah,”ucap Leo. Mereka yang mendengar dan melihat hanya menganggu saja. “Tapi bagaimana jika Sandra tahu kalau Intan dalam bahaya apa mereka akan selemat ya,”kata Pelindung pertama dari Sandra.


Mereka yang mendengar nomer pertama yang melindungi Sandra berkata yang tidak terduga. Hanya membuat mereka berpikir kalau pihak akademik akan kalah oleh mereka berdua.


“Kurasa aku tidak akan membantu jika aku maju,”kata Leo. Semetara Intan yang sudah mengembalikan ingatan dari para mata-mata yang menyusup ke dalam markas pihak akdemik. Intan yang sedang tidak perduli dengan mereka yang ada dibelakangnya hanya bisa fokus dengan ada yang didepan. Di tempat lain di dalam markas akademik mata-mata dari Intan yang sudah lama masuk ke dalam sudah mendapatkan ingatannya.Yang dimana mereka semua mulai membuat rencana masing-masing untuk menyerang akademik dari dalam.


Ada salah satu dari mereka yang ada di luar bersama rombongan yang melihat mereka sedang menghancurkan pelindung yang dibuat oleh Sandra.”Apa yang harus aku lakukan ya,”ucap mata-mata Intan yang ada di alam semesta tepatnya di dalam segel yang di buat oleh Sandra.


Intan yang masih berwajah dingin dnegan rencana jahat sudah terhubung dengan para mata-mata yang sudah menyelinap. Dimana mereka semua sudah membuat rencana mereka masing-masing.”Tinggal menuggu merek a semua tewas,”ucap Intan yang berbalik. Tapi saat Intan berbalik Intan melihat para dewa dan para pelindung yang bersama dengan Leo menatap ke arah Intan.


“Hai Intan apa kamu baik saja wajah kamu tidak terlihat baik,”ucap Leo yang berhati-hati dalam berbicara.


“Aku baik saja, tapi kenapa dengan kalian yang seperti menghindar dariku. Apa ada hal yang aneh dengan wajahku,”kata Intan yang kembali seperti biasanya.


“Itu karena kamu nona yang terlihat menakutkan. Tapi bagaimana dengan para mata-mata itu. Apa mereka akan membuat rencana yang tidak terduga didalam sana,”kata pelindung kedua dari Intan yang sudah tahu dari raut wajah Intan.


“Mereka sudah melakukan rencananya di dalam markas sudah ada kekacuaan hanya tinggal di dalam sana. Apa yang dia akan lakukan?,”kata Intan.


“Apa maksud kamu pimpinan mata-mata ada di dalam sana,”kata pelindung kedua dari Intan. Intan hanya menganggu saja. Sampai dimana Leo yang tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Intan membuka mulutnya.


“Apa yang kalian bicarakan?,”kata Leo.

__ADS_1


“Tidak ada,”ucap pelindung kedua dari Intan. Intan hanya diam saja dan berjalan ke arah mereka.Tapi mata mereka yang tadi melihat ke arah Intan kembali ke arah pelindung yang dibuat oleh Sandra. Karena melihat ada retakan yang muncul.


“Apa pelindung ini bisa bertahan,”ucap Leo yang kembali melihat ke arah segel yang di buat oleh Sandra.


“Kurasa tidak akan bisa bertahan lama. Tapi kalian harus bersiap untuk bertarung bukan,”kata Intan yang kembali tenang. Tapi pada saat mereka sedang dalam posisi yang dimana mereka bersiap untuk bertarung.  Mata-mata dari Intan yang ada di dalam sudah melakukan rencananya dimana sebagian dari mereka sudah terkena racun yang dibuat oleh pimpinan mata-mata.”Hanya menuggu waktu saja sampai mereka tewas,”ucap pimpinan mata-mata. Tapi pada saat yang sama pimpinan mata-mata mendengar langkah kaki yang datang dari arah belakang.


“Kenapa hanya menabur racun saja. Itu masih kurang untuk mereka mati mengenaskan bukan,”ucap Sandra.


“Tuan Sandra kenapa anda bisa ada di sini, bukan bersama dengan Nona Intan,”ucap pimpinan mata-ata.


“Aku tadi ada urusan di luar. Aku juga mendapatkan kabar yang tidak enak makanya aku langsung datang ke sini.Apa pelindung masih belum dibobol,”kata Sandra.


“Belum hanya ada retakan saja yang sudah mereka buat. Tapi kenapa tuan ke sini. Apa mau melepaskan amarah anda,”kata pimpinan Mata-mata.


“Jangan khawatir markas dalam sudah dalam kritis kehancuran dan para pimpinan akademik menjadi dua bagian penyerang dan bertahan,”kata pimpinan mata-mata.


“Soal racun di sini ada racun yang dimana mereka akan merasakan kesakitan seperti ingin mati ada juga acun yang bisa membunuh mereka dengan menghilangkan jejak. Ada racun yang membuat mereka cacar tapi bisa membuat mereka mati seketiga. Tuan mau yang mana,”ucap Pimpinan mata-mata.


“Apa intan sudah tahu kalau kamu ada disini,”kata Sandra yang sedikit mencari topik lain sambil mengambil racun yang membuat mereka kesakitan dan menghilangkan jejak.


“Untuk nona Intan sudah tahu kalau saya ada di sini. Mungkin saja dia juga sudah tahu kalau anda ada di dalam sini. Karena kami terhubung satu sama lain. tapi saya tidak bisa terhubung dengan nona intan karena anda tuan,”cuap pimpinan mata-mata yang berbalik.

__ADS_1


“Kamu harus tahu posisi kamu. Nona kalian sudah menjadi miliki, jangan berpikir untuk kamu mengambilnya dariku. Apa kamu mengerti,”kata Sandra yang memberikan peringatan kepada pimpinan mata-mata.


Tapi di tempat Intan yang tadi sedang berjalan dan melihat apa yang diperlihatkan oleh pimpinan mata-mata yang sedang berbincang dengan Sandra.”Dia tukang cemburuan ternyata,”kata Intan yang tertawa dibalik tangan yang menyembunyikannya.


Sementara Leo yang melihat Intan yang sedang bersembunyi dari senyumnya hanya melihat saja.”Kenapa dia tersenyum apa ada hal yang menarik yang sedang terjadi,”kata Leo.


“Sebaiknya kamu tidak usah tahu apa yang dia lakukan,”kata pelindung ke tiga dari Intan sambil dia merangkul Leo.


“Kenapa memangnya apa ada hal yang menarik jika aku ingin tahu,”ucap Leo yang melihat nomer ketiga.


“Apa kamu tidak sadar kalau ada hawa keberadaan Sandra di dalam sana. Jika kamu ketahuan melihat Intan. Menurut kamu Sandra akan melakukan apa kepada kamu,”ucap pelindung ketiga yang memberikan nasehat.


Leo hanya tersenyum saja kepada nomer ketiga dan terdiam untuk sesaat dan melirik ke arah pelindung yang dibuat oleh Sandra.”Jadi Sandra ada di dalam sana,”kata Leo. Pelindung ketiga hanya menganggu saja sampai Leo tidak bisa berkata. Intan yang sudah menyadarinya hanya bisa mencari tempat duduk dan melihat kehancuran dari akdemik yang ingin merobos masuk ke alam semesta.


Pimpinan yang melihat kalau ada racun yang dia bawa sudah menghilang beberapa. Yang kemudian dia melihat ke arah Sandra yang sedang manaburkan racun.”Apa dia yang mengambil racunya,”ucap pimpiman mata-mata. Tapi dia tidak memperdulikannya karena apa yang mereka inginkan adalah pihak akdemik semua tewas.


“Pimpinan anda ada disini ternyaa,”kata anak buah yang satu profesi. Mata-mata yang masuk ada lima orang termasuk dengan pimpinan yang juga ikut masuk ke dalam markas musuh.


“Bagaimana didalam apa sudah selesai diatasi,”kata pimpinan.


“Semua sudah selesai hanya tinggal mereka jatuh persatu. Tapi tuan itu bukan Sandra ya. Kenapa dia ada disini,”ucap anak buah yang paling kecil.

__ADS_1


“Dia datang karena mendapatkan kabar buruk yang tidak enak tentang Intan. Dia marah jadi dia mulai melampiaskan semuanya kepada musuh,”kata pimpinan yang sedikit menjelaskan. Mereka semua hanya menganggu paham sampai Sandra sudah kembali ke tempat pimpinan.


__ADS_2