Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 124


__ADS_3

Sandra yang sedang memikirkan kalau jantung didepan dia ini hanya bagian darai jantung yang dibelah menjadi dua bagian. Yang memiliki sisi baik dan buruk, tapi Sandra yang tidak tahu hanya bisa menyelesaikan semua buku kebaikan dewa penghancur didepan dia. Sampai dewa penghancur mengganti belahan yang lain.”Tapi kenapa dia mengganti bolak-balik ya,”ucap Sandra yang sudah selesai membaca kembali ke tubuhnya.


Seperti biasanya dia melihat sekelilingnya jika ada informasi yang lain.”Tapi kenapa juga harus danau ini untuk meletakan jantungnya,”kata Sandra yang menghembuska nafas.


Sandra yang tidak tahu sudah melihat sekelilingnya. Dimana dia segera kembali ke tubuh dia yang sedang berbaring tertidur. Karena masih ada hal lain yang harus dikerjakan oleh Sandra selain mencari tahu dewa penghancur. Di pagi hari yang indah Sandra terbangun dari tidurnya melihat ke luar kamar. Hanya pemandangan tandus yang belum dipulihkan.”Kurasa sudah waktunya untuk memulai membersihkan,”ucap Sandra.


Sandra yang sudah selesai membersihkan dirinya pergi berjalan ke aah pintu yang dimana dia berpapasan dengan dewa kehidupan.”Bagaimana malam kamu Sandra?,”kata dewa kehidupan.


“Malam yang lelah tapi aku harus selesai dengan pagi ini meliha kondisi tanah di wilayahku. Apa kakek tua ini mau ikut,”ucap Sandra kepada dewa kehidupan.


“Kurasa aku bisa berjalan setelah sekian lama aku berbaring,”kata dewa kehidupan. Sandra hanya tersenyum saja kepada dewa kehidupan. Mereka yang pergi bersama menuju meja makan yang sudah disiapkan makanan pagi untuk mereka. Semau dewa dan Leo sudah ada didepan meja.”Kamu sudah datang Sandra,”ucap Leo.


“Tidak aku sangka kalian sudah bangun lebih pagi dariku atau kalian bergadang sampai pagi,”ucap Sandra yang tersenyum.


“Bisa tidak kamu membuat kami sakit kepala,”kata Leo.


“Siapa juga yang membuat kalian sakit kepala. Aku hanya ingin mengatakan apa yang aku pikirkan saja,’kata Sandra.


“Apa hari ini kamu ada agenda Sandra,”kata Leo.


“Ada aku akan melihat wilayahku. Apa ada masalah?,”ucap Sandra.


“Jadi kamu ingin berkeliling. Apa kamu tidak ingin mencari tahu tentang dewa penghancur dan raja itu yang sedang dilakukan,”kata Dewa penghakim.


“Aku tidak ingin tahu sekarang. Aku hanya ingin memulihkan kondisi wilayahku yang hancur ini dulu.Tapi memangnya apa yang sudah kalian dapatkan,”kata Sandra.


“Kami tahu kalua raja sekarang harus diganti,”ucap Leo.

__ADS_1


“Bukan itu sudah biasa saja ya,”kata Sandra. Sambil sarapan pagi mereka menikmati suasana di depan ruang makan. Santai dan bertukar pikiran di pagi hari selesai menyantap makanan pagi mereka berpisah satu sama lain. Mencari informasi yang belum mereka dapatkan. Leo yang bersama dengan ayahnya yang juga berkeliling melihat dunia dewa.


Sementara Sandra bersama dengan dewa kehidupan dan dewa pencipta berkeliling wilayah. “Tapi kenapa dewa pencipta juga ikut berkeliling. Apa ada hal yang anda ingin ketahui dari wilayah ini?,”ucap Sandra.


“Seperti yang kamu cari aku hanya ingin tahu bagaimana kamu memulihkan kondisi ini saja,”kata dewa pencipta. Sandra hanya diam saja sampai mereka di tempat yang di kunjungi. Dimana tanah yang dulu segar sudah menjadi tandus apa lagi sungai didekatnya sudah tidak air.”Sudah keruh ya,”ucap Sandra.


Dimana Sandra mengambil sampel tanah di ladang dan tanah di sugai untuk dia cek. Tapi pada saat yang sama ada perasaan yang tidak asing datang.”Keluar kalian ada apa kalian datang ke sini. Jika tidak ada informasi yang penting,”kata Sandra.


“Maaf bos kami hanya ingin tahu kondisi kamu saja. Karena tidak ada kabar,”kata Edwan. Yang keluar dari retakan portal yang dia buat.


“Maaf mengganggu jika saya datang. Hanya saja laporan yang saya dapatkan kalau batu kehidupan di bumi sudah tidak ada dan dunia sihir juga tidak ada,”kata Edwan.


“Apa kalian sudah mencari dengan seksama,”kata Sandra sambil berpikir.


“Apa pihak akademik yang sudah menghancurkannya,”kata Sandra lagi.


“Jika bukan pihak akademik apa ini pihak raja dewa yang melakukannya. Tapi untuk apa lagi...Sudahlah bagaimana kondisi dunia monster,”kata Sandra mengubah topik pembicaraan.


“Kondisi dunia monster sudah mulai berkembang dengan teknologi yang dibuat oleh kamu manusia yang kita bawa. Sekarang sudah ada akademik sekolahan di sana dan pertokohan dan perdagangan mulai berjaya,”kata Edwan.


“Baguslah jika seperti itu. Tapi apa mereka akur dengan seksama,”kata Sandra.


“Soal itu ya... ada berberapa pihak yang setuju dan tidak setuju bos,”kata Edwan dengan perasaan bersalah.


“Itulah manusia sudahlah. Asalkan tidak mengacaukan kondisi lingkungan yang ada,”kata Sandra.


“Tapi kapan bos akan kembali. Apa bos tidak rindu dengan Intan,”kata Edwan sambil memalingkan wajahnya. Sementar kedua dewa yang bersama dengan Sandra sedikit terkejut dengan kedatangan Edwan yang melalui portal.

__ADS_1


“Kamu siapa kamu hanya manusia biasa kenapa kamu bisa membuka potal dunia lain,”lata dewa pencipta. Edwna yang mendengarnya langsung menoleh ke arah dewa pencipta.”Maaf dewa saya tidak bisa mengatakan apa yang sudah terjadi. Jika anda ingin bertanya kenapa saya ada di sini tanyakan saja kepada bos saya,”ucap Edwan.


“Sandra,”kata Dewa pencipta.


“Aku akan katakan nanti,”ucap Sandra yang tersenyum kepada mereka berdua.


“Kurasa banyak hal yang harus kamu ceritakan Sandra,”ucap dewa kehidupan. Sandra hanya tersenyum saja kepada mereka berdua. Yang dimana Edwan memberikan laporan beberapa kondisi di dunia lain yang sudah mulai kacau. Selesai memberikan laporannya Edwan segera pergi darai tempat Sandra menuju dunia monster.


Tapi Edwan yang melupakan sesutu kembali lagi.”Bos sampai kapan para dewa itu menghancurkan penghala yang kamu buat di dunia monser,”kata Edwan.


“Aku juga tidak tahu soal itu karena dia masih ingin menghancurkan dunia yang baru aku ciptakan,”kata Sandra.


“Kurasa akan menjadi hari yang melelahkan untu para dewa itu. Kasihan,”ucap Edwan yang segera dia pergi dari tempat dunia dewa. Edwan yang sudah pergi Sandra mulai melanjutkan perkeliling melihat pohon yang sudah terkena racun dan berapa lokasi lagi. Tapi kedua dewa masih saja terdiam dengan pikiran mereka.


“Apa yang sedang kalian pikirkan?,”kata Sandra.


“Bukan kamu sudah tahu apa yang sudah kami pikirkan. Kapan kamu akan mengatakan kepada kami. Apa yang sudah terjadi tadi?,”kata dewa pencipta.


“Kalian ingin tahu kenapa manusia bisa bisa membuka portal dunia dewa,”kata Sandra.


“Lalu menurut kamu kenapa. Mereka yang tidak memiliki kekuatan kenapa bisa membuak portal dunia. Kecuali dia adalah anak kamu Sandra,”kata Dewa kehidupan.


“Dia bukan anakku. Aku saja belum menikah bagaimana aku bisa memiliki anak. Kalian itu anah saja. Aku sudah membuat izin bagi beberapa orang untuk berkeliling ke dunia lain,”kata Sandra.


“Itu tidak mungkin bisa terjadi. Dia yang bisa saja dan tidak memiliki kekuatan,”kata dewa pencipta.


“Emang ada masalah bagi mereka yang tidak memiliki kekuatan untuk bisa membuka portal,”kata Sandra.

__ADS_1


“Kamu tahukan jika mereka berjalan di ruang hampa mereka bisa saja mati atau rusak mentalnya. Tapi aku lihat orang tadi seperti sudah terbiasa,”ucap dewa pencipta sambil berpikir.


__ADS_2