Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 35


__ADS_3

“Untuk para penyusup aku tahu kalau mereka datang saat aku bangun dari pagi hari. Karena perasaanku tidka enak. A[a lagi bau busuk dari seorang yang aku kenal karena dia adalh pembunuh kakek,”ucap Jaya dengan tatapan tajam.


“Apa maskud kamu Jaya pembunuh yang datang itu adalah pembunuh kakakku,”kata Jeni sambil memengang bahu Jaya dengan erat.


“Sayang tahan dulu amarah kamu. Lihat Jaya seperti kesakitan,”ucap Richal. Jeni kembali tenang dan menatap Jaya didepan dia yang menahan rasa sakit karean eratan dari tangannya.”Aku baik saja. Aku tahu kalau bibi marah karena kakek terbunuh bukan. Aku akan menceritakan apa yang sudah aku lihat waktu itu. Tapi bibi harus menahan amarahnya ya,”ucap Jaya.


Jeni menghela nafas untuk menenagkan dirinya sampai Jaya menceritakan kalau kakak dari Jeni terbunuh oleh mereka yang ingin penghalang dari pelindung anatar dua dunia rusak. Untuk digantikan dengan para monster untuk menguasai. Tapi dicerita Jaya ada fakta kalau ada penghianat dari kaum manusia yang sudah menghancurkan dimensi para monster berada.


Waktu terus berjalan sampai hari sudah berganti dimana Jaya sudah menceritakan tentang apa yang diketahui oleh Jaya. Tapi mereka tidak tahu tentang Sandra yang bisa pergi begitu saja dan bagaimana dia tahu tentang identitas mereka yang sebenarnya adalah keluarga. Jaya yang kembali kemar bersama dengan Revin karena kamar mereka bersebelahan.”Tapi apa kamu tidak ingin mencari Sandra,”ucap ReVIN.


“Mau tapi dengan kondisiku seperti ini. Kurasa tidak akan bisa karena ada dua orang lagi yang baru saja pergi berjalan-jalan,”ucap Jaya.


“Apa maksud kamu adalah teman dari Sandra,”kata Revin. Jaya hanya menganggug saja karean yang pergi adalah Atik dan Jami. “Kamu di sini Jaya, aku ingin memberitahukan kepada kamu kalau dua orang baru saja pergi jalan-jalan untuk waktu yang lama sama dengan pil dan pol. Apa kamu tidak masalah,”kata Fros.


“Tidak biarkan mereka pergi kemana mereka mau. Aku juga tidak menghalangi mereka ingin pergi ke kamana. Karena sudah dari awal kalian datang ke sini memiliki tujuan yang berbeda bukan,”kata Jaya.


“Jadi kamu sudah tahu ya Jaya,”ucap Fros yang menggaruk kepalanya.


“Tapi apa kakak juga tidak ingin pergi,”ucap Jaya.


“Tidak karena aku dan kakakku masih ingin mencari informasi yang lain disini soal darah campuran itu bisa terjadi,”kata Fros.


“Bukan kamu tahukan kalau ada hal yang tidak kita ketahui tentang zona ini dan bagaimana mereka bisa menjalin hubungan yang damai,”kata Fros lagi.

__ADS_1


“Itu benar juga ya,”ucap Jaya yang sambil tersenyum ramah.


‘Tapi kalian mau istirahat ya,”kata Fros.


“Itu benar kalian jika lelah istirahat saja,”ucap Revin. Fros yang berjalan setelah mendengar mereka ingin beristirahat dengan Fros melambai tangannya menjauh dari mereka berdua. Sementara di tempat lain Sandra yang bersantai dengan para naga dihutan yang menjadi wilayah para naga.”Akhirnya bisa santai dulu, sudah lama tidak melihat kalian,”ucap Sandra yang membentang tubuhnya di rumout sambil melihat langit berbintang. Tapi pada saat yang sama Pocky datang dengan elangnya.


‘Kamu hebat juga Sandra pergi tanpa berpamitan,”cuap Pocky yang berjalan ke arahnya.


“Untuk apa kamu mengikutiku sampai sini Pocky,”ucap Sandra yang sudah tahu kalau Pocky akan mengikutinya dari saat dia melihatnya.


“Untuk apa untuk mengawasi kamulah. Tapi apa kamu yakin untuk pergi ke tempat itu tanpa ada pemberitahuan kepada adik kamu,”ucap Pocky.


“Tidak usah khawatir selama dia bersama dengan Bibi Jeni,”kata Sandra yang santai melihat langit. Pocky yang duduk disebelahnya hanya bisa bersantai.


“Tapi bagaimana kamu bisa tahu kalau mereka adalah saudara kakek kamu Sandra,”kata Pocky.


“Darah itu tidak bisa dibohongi ya kalau kita itu keluarga,”ucap Pocky.


Di tempat lain Pil dan Pol yang sudah sampai di lembah para monster siap membuat tenda kemah. Karena mereka berdua berniat untuk tinggal di lembah para monster untuk berlatih sampai Sandra kembali ke desa. Pil dan Pol yang berpencar untuk mencari bahan makanan dan bahan untuk membuat rumah. Tapi saat yang sama mereka juga bertemu dengan monster yang datang. Wajah mereka yang senang hanya bisa membasmi para monster dengan santai dengan aktifitas mereka yang biasa saja.


Mereka yang saling berpencar satu sama lain hanya untuk mencari apa yang mereka inginkan sampai sudah dua tahun mereka berpisah. Sandra yang bersama dengan Pocky sudah sampai di lubang dimensi yang telihat kacau.


“Kurasa kita melihat pemandangan yang bagus disana,”kata Pocky yang bersama dengan Sandra.

__ADS_1


“Kurasa mereka sudah menuggu kita datang ke sini ya,”kata Sandra dengan santai. Tapi pada saat Sandra dan Pocky masuk ke wilayah mereka pemimpin para monster datang menghampiri mereka. “Selamat datang di zona Merah kaum manusia yang pemberani,”kata pimpinan para mosnter yang berwujud manusia.


“Aku tidak sangak akan disambut dengan hangat oleh para monster apa lagi anda sendiri,”kata Sandra yang berjalan dengan santai.


“Kurasa tuan kamu tidak tahu dengan kita ya,”ucap sekertaris dari para monster atau bawahan raja monster.


“Apa yang perluh ditakutkan dia emang seperti itu bukan,”ucap Pocky yang melihat sekelilingnya.


“Kenapa tidak ada pohon disini. Apa kalian tidak menanam pohon di wilayah kalian,”ucap Pocky lagi.


Smapai di satau rumah yang megah mereka masuk. Tapi Sandra yang melihat seperti kembali ke masa kanak-kanak dimana dia membaca buku cerita tentang seorang raja. Sandra yang tersenyum berbalik melihat ke arah Pocky. Pocky yang melihat hanya terdiam dengan tatapan bingung.


“Pocky selamatkan tuan putri yang sedang terkurung di istana para mosnter,”kata Sandra dengan wajah pendongeng dengan berbagai eksperesi yang membuat Pocky melemar sepatunya ke arah Sandra.


“Sana masuk pangerean bodoh yang tidak bisa menyelamatkan putri sendiri,”ucap Pocky dengan kesal.


“Kenapa kamu marah habis lihat istana ini sama dengan dongeng saat kecil,”ucap Sandra. Tapi raja dan sekertarsi monster hanya diam melihat mereka berdua.


“Kenap kalian sedang asing bercanda apa tidak takut dengan apa yang kalian lihat di depan sana,”kata raja monster.


“Apa yang aku takutkan tidak akan terjadi karena aku datang untuk memastikan kebenaran yang sedang terjadi saja. Jika kalian merasa kami datang ke sini seperi pengganggu. Kami bisa pergi dengan senang hati kerena kesalahan di masa lalu. Aku juga tidak tahu yang pasti apa yang terjadi,”kata Sandra berjalan santai.


Raja monster hanya bisa diam saja tapi didalam hati raja juga ingin tahu kenapa mereka berdua bisa sampai sini dengan damai.’”Jika kalian ingin tahu kenapa kami bisa sampai sini kenapa kamu tidak bertanya pada orang samping kamu itu,”ucap Pocky yang sudah melihat sekelilingnya.

__ADS_1


“Kurasa aku bisa membantu kalian untuk menama pohon jika kalian ingin tinggal di bumi,”kata Pocky.


“Kamu cukup aneh kalian yang ingin membunuh kami dan lari karena melihat kami. Tapi kamu dengan santai ingin membantu kami, apa yang kamu pikikan sebenarnya,”ucap sekertarsi monster.


__ADS_2