Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 142


__ADS_3

Setelah berbicara panjang dan lebar dewa kegelapan hanya bisa menghela nafas saja kepada Sandra. Sandra yang melihat sedikit bingung dengan sikap yang diberikan yang tadi percaya diri berubah lemas.”kenapa kamu terlihat lesu begitu setelah memberitahukan akau soal buku itu. Apa ada hal yang membuat kamu gelisah,”kata Sandra.


“Itu dia Sandra,”kata Dewa kegelapan. Tapi saat mereka berbincang datang lagi dewa kehidupan bersama dengan Leo.”Kalian sedang apa disana?,,”kata Leo. Dewa kegelapan dan Sandra melihat ke arah suara tersebut.


“Ternyata kalian berdua kenapa kalian datang ke sini,”cuap Sandra.


“Kenapa sikap kamu begitu tidak suka SandRA. Kami hanya ingin melihat perkemabangan kamu mengubah wilayah kamu saja. Tapi kenapa dengan dewa kegelapan di sini,”kata Leo.


“ohhh di datang ke sini tadi hanya melihat lalu berubauh ke topik buku larangan yang dia temukan,”kata Sandra.


“Buku larangan yang kamu maksudkan adalah buaku yang terkunci di perpustakaan aula dewa pusat bukan,”kata dewa kehidupan.


“itu benar,”kata dewa kegelapan.


“Tapi tempat itu sangat dijaga ketat tidak ada seorang yang akan bisa masuk ke dalam ruangan itu,”kata dewa kehidupan.


“Jadi kalian tidak bisa memastikan tentang buka yang kalian temukan. Jika kalian tidak bisa masuk. Tapi kok ada yang anehnya,”kata Sandra sambil berpikir. Dewa kegelapan hanay diam saja sampai mata mereka bertiga melihat ke arahnya.


“Ayolah kalian bertiga jangan menatap aku seperti itu. Aku akan katakan kepada kalian,”ucap dewa kegelapan.


“Aku menyelinap masuk ke ruang bawah aula dewa untuk mencari buku yang berkaitan dengan penyerapan energi kehidupan. Itu juga aku dibantu orang dalam,”kata dewa kegelapan.


“Lalu bagaimana hasilnya apa kamu menemukan buku itu dan kamu tdak ketahuan,”ucap dewa kehidupan.


“Untungnya aku tidak ketahuan karena saat itu raja dewa sedang apa pertemuan yang aku temukan juga belum lengkap,”kata dewa kegelapan.

__ADS_1


“Jadi intinya kamu masuk ke ruang larangan untuk mencari kebenaran dari terbunuhnya raja sebelumnya. Tapi kamu hanya menemukan setengah dari buku yang baitan,”kata Leo Dewa kegelapan hanya diam saja. Tapi Sandra yang mendengarnya hanya bisa ikut diam. Tapi pada saat mereka membahas itu Sandra terpikirkan sesuatu yang membuat dia ingin mencari tahu.


“Tunggu jika di sana hanya ada buku terlarang saja apa ada buku yang berkaitan dengan perang,”kata Sandra.


“Kurasa tidak ada,”kata dewa kegelapan.


“Kenapa kamu begitu yakin dengan tidak ada sejarah perang yang di tulis di dalam ruangan terlarang,”kata Sandra.


“Emang tidak ada jika kamu masuk ke sana. Hanya saja untuk apa kamu ingin mencari tahu tentang perang waktu itu. Apa yang membuat kamu terus memaksa kami untuk menceritakannya Sandra. Apa yang kamu sembunyikan dari kami,”kata dewa kegelapan.


“Tidak ada jika kalian tidak mau berbagi juga tidak masalah. Hanya informasi kecil saja yang aku beritahukan kepada kalian. Dalam waktu dekat ini akan ada dunia lain di mensi lain yang akan berperang dengan alam semensta,”kata Sandra.


“Apa,”ucap mereka bertiga yang masih tidak percaya.


“Kamu jangan berbohong Sandra, dari mana kamu dapat informasi itu,”kata dewa kehidupan.


“Persiapan apa yang kamu maksudkan Sandra,”kata Leo yang tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Sandra. Tapi Sandra hanya tersenyum saja karena pekerjaan dia sudah selesai dan hendak ingin membersihkan diri dia segera pergi dari hadapan mereka. Sandra yang membersihkan diri mendapatkan informasi dari alam sementa kalau dunia yang akan diserang adalah dunia monster.


“Jadi mereka sudah memilih tempatnya,”kata Sandra. Dimana dia juga memberikan semua informasinya kepada semua orang dan rekannya yang ada di dunai monster. Kalau alam semesta akan mulai menyerang lagi.


“Belum selesai dengan dunia dewa ada saja yang datang,”kata Sandra yang selesa dan mengeringkan tubuhnya yang basah. Tapi saat Sandra kelur sudah ada Leo yang duduk di kasur menugu Sandtra.”Kurasa dunia kamu yang cipatakan akan menjadi salah satu target ya,”kata Leo. Sandra hanya tersenyum saja kepada Leo dengan dia memakai baju yang sudah ada.


“Kamu masih bisa tenang seperti itu. Apa kamu tidak takut mereka menghancurkan pelindung yang kamu buat Sandra. Apa lagi para dewa juga ingin menghancurkan dunia kamu di tambah lagi alam semensta,”kata Leo.


“Kamu cepat tahu ya Leo,”kata Sandra.

__ADS_1


“Tentu saja kamu kira aku disini hanya bermain saja,”kata Leo. Tapi wajah Sandra masih saja santai dan tenang tanapa memeperdulikan apa yang akan terjadi setelah itu. Leo yang melihat hanya menghela nafas dan memandanga Sanra.


“Kamu masih saja santai dengan kondisi kritis ini,”kata Leo.


“Untuk apa khawatir jika kita hanya akan menambah masalah tanpa ada penyelesaian yang abgus bukan,”kata Sandra.


“Apa yang kamu katakan enak di ucapkan tapi bagaimana kamu akan melakukannya,”kata Leo.


“Bagaimana aku akan melakukannya hanya menuggu saat yang tepat saja. Apa aku salah?,”kata Sandra yang masih santai. Leo yang tahu apa yang dipikirkan oleh Sandra hanya bisa diam saja. Sampai dimana malam tiba mereka makan bersama. Tapi ada mata yang mengawasi mereka dari luar wilayah pelindung.


“Hai Sandra kamu tidak sadar kalau ada mata yang mengawasi,”kata Leo.


“Aku sadar kok hanya saja mau bagaimana lagi. Aku lagi tidak mau bermain dengan mereka. tubuhku sudah lelah dengan perawatan wilayah,”kata Sandra. Kembali suasana kembali hening dimana mereka hanya menikmati makan malam saja. Tapi malam itu Intan dan Sandra merasa kalau akan akan menjadi malam yang panjang bagi mereka. Dengan suasana yang tidak terduga akan datang menghampiri mereka.


“Aku rindu kamu Intan,”kata Sandra yang memandang di langit malam.


“Sandra apa kamu baik-baik saja,”kata Intan yang juga mendang langit malam waktu itu. Dimalam yang berbeda di dunia yang berbeda mereka berdua saling merindukan.


Di alam sementa yang dimana semua sudah dalam persiapan untuk menyerang dunia monster dalam masalah besar.Karena informasi yang mereka dapatkan kalau tidak ada pelindung yang menghalangi mereka masuk. Tapi saat grup pertama datang dan hendak ingin masuk ke dunia dewa mereka melihat kelompok dewa yang hendak ingin masuk tapi tidak bisa. Setelah ditanyakan kepada pihak dewa ada penghalang yang membuat mereka tidak bisa masuk ke dalam.


Pihak alam semesta mencoba masuk tapi juga terhalang oleh pelindung yang menyelimuti dunia monster.”Siapa yang membuat pelindung yang kuat ini,”kata alam semesta.


“Jadi bagaimana sekarang komandan. Apa kita hancurkan saja pelindung ini,”kata bawahan alam semensta.


“Itu tidak akan mudah di hancurkan. Jika kamu hancurkan satu pelindung akan ada pelindung yang lain,”kata dewa yang menghampiri.

__ADS_1


“Apa kamu sudah mencobanya,”kata alam semesta.


“Sudah, kami juga sedang mencari cara untuk menghancurkannya,”kata dewa. Mereka yang tidak tahu kalau informasi yang didapatkan adalah palsu.”Kurasa kita haru memberitahu raja pertama kalau informasi yang didapatkan salah,”kata komandan alam semesta.


__ADS_2