Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 138


__ADS_3

Sandra hanya diam saja sampai mereka melihat ke arah Sandra. Sementara Leo yang tidak tahu apa yangdikatakan oleh Sandra membuka mulut.”Hai Sandra yang kamu katakan tadi apa raja alam semesta datang ke dunia dewa dan memulai peperangan. Kamu tahu dari mana aku saja tidak tahu soal itu,”kata Leo.


“Aku juga baru saja tahu tadi ketidaksenajaan saja. Karena aku ingin tahu makanya aku bertanya kepada mereka berdua yang kebetulan kalian berdua ada disini di kamarku,”Sandra.


“Itu sudha lama sekali terjadi. Banyak dari kita sudah lupa dengan kejadian yang menimpa dunia dewa dulu,”kata Dewa pencipta.


“Yang dikatakan dewa pencipta itu benar. Sudah lama dan sudah di lupakan. Kamu yang baru saja datang ke tempat ini kenapa bisa tahu tentang kejadian dulu,”kata dewa kehidupan.


“Akukan sudah bilang ketidaksengajaan datang ke perpusataan dewa raja yang melihat ada kejadian perang dunia dewa dulu yang membunuh raja terdahulu,”kata Sandra.


“Itu tidak mungkin. Kejadian waktu itu tidak mungkin tercatat oleh para dewa. Sandra kamu menyembunyikan sesuatu lagi ya,”kata dewa kehidupan.


“kenapa kamu berkata seperti itu. Aku disini juga mencari informasi tentang dunia dewa kali bukan hanya memperbaiki wilayah ini saja. Jadi kalian tahu tidak apa yang sudah terjadi waktu itu,”kata Sandra sambil melihat langit dinding kamar.


“Yang kami ketahui hanya sebagian saja,”kata dewa pencipta.


“Hanya sebagaian kalau begitu apa kalian tahu siapa saja dewa yang terjadi dalam insiden waktu itu,”kata Sandra memulai bertanya.  Tapi mereka berdua masih saja tidak membuka mulutnya.”Kenapa kalian berdua diam saja. Apa kalian tidka tahu akan kejadian waktu itu,”ucap Leo.


“Bukan tidak tahu hanya saja kejadian waktu itu dirahasian oleh semua orang untuk generasi yang ada datang. Kami juga tidak tahu apa yang dikatakan oleh Sandra benar atau tidak akrena selama kami menjabat menjadia bawahan raja yang dulu. Kami tidak menemukan catatan tentang kejadian perang antara raja alam semesta,”kata Dewa pecipta.


“Itu benar makanya kami ingin tahu dari mana Sandra tahu akan  semua itu,”kata Dewa kehidupan. Sandra hanya terdiam saja.”Jadi kalian mau mengatakannya atu tidak. Jika tidak mau aku akan cari  tahu sendiri. Tapi aku sedikit merasa ada yang aneh kenapa raja alam sementar anak kedua dari alam sementara datang ke dunia dewa. Untuk apa?,”kata Sandra.


“tunggu dulu Sandra. Perkataan kamu sepertu tahu akan raja alam sementas yang datang ke dunia dewa,”kata Leo sambil berpikir.


“Jika itu yang kamu katakan. Kamu menyembunyikan sesuatu bukan Sandra,”kata dewa kehidupan yang msaih tetap diam sampai dia tahu alasan dari Sandra ingin tahu soal perang. Tapi respon yang diberikan oleh Sandra hanya diam saja.

__ADS_1


Tapi pada saat Sandra diam membuat kedua dewa dan Leo melihat ke arahnya. Sampai leo datang ke Arah Sandra. Tapi yang dilihat Leo adalah Sandra tertidur yang membuat Leo duduk didekatnya dengan wajah kesal.


“Kenapa kamu diam saja Leo. Apa yang dilakukan Sandra?,”kata dewa kehidupan.


“Percuma saja kalian berdua menuggu Sandra sudah tertidur,”kata Leo.


“Anak ini,”kta Dewa kehidupa yang tidak bisa berkata apa-apa.Semenara dewa pencipta hanya tersenyum dan berkata,”Mungkin saja dia sudah lelah dan ingin tidur. Bukan dia baru saja balik dari dunia monster ke dunia dewa lagi.”


“Itu bisa jadi,”kata dewa kehidupan.


“Tapi yang kalian sembunyikan tentang perang apa memang dirahasiakan. Tpai kenapa Sandra bisa tahu tentang kejadian waktu itu. Apa ada yang membocorkannya,”kata Leo.


“Jika memang ada mungkin orang itu sudah diburu bukan,”kata dewa pencipta. Leo terdiam untuk sesaat dan kemudian dia berkata,”Jika seperti itu bagaimana dia bisa tahu semuanya.” Leo yang sambil menunjuk ke arah Sandra yang tetridur disampingnya.


“Mungkin kita bisa mencari tahu besok. Tapi sekarang anak itu sudah lelah sampai dia tertidur,”kata Dewa pencipta. Tapi di tempat lain di dunia monster Intan yang sudah terbangun karena sudah pagi dengan semua penjaga yang sudah kembali.


Intan yang seperti biasa dia menyiapkan bahan untuk membuat kue. Dimana karyawannya yang sudah datang membantu intan menyiapkan bahan. Yang lain juga sudah menuju tempat dimana mereka maulai memetik bunga yang ada dikebun belakang. Semua aktifitas sudah mulai berjalan. Intan dan beberapa karyawannya mulai membuat adonan dan selesai membuat adonan. Di sempatkan untuk pergi ke kebun melihat apa ada sayuran yang dia bisa gunakan untuk resep pagi itu. Mleihat bunga yang sudah dipetik bermekaran dia mengambil beberapa tangai dan sayuran yang sudah dipanan.


Intan kembali masuk dan mengobal sayuran yang ada. Selesai mengolah dia mulai mengerigkannya dan menjadian bahan sayuran dan bunga menjadi bubuk. Intan yang tidak lupa untuk membuat sarapan pagi untuk karyawan mereka yang sudah datang lebih pagi. Tapi di sela kesibukannya ada tamu yang tidak di undang.


“Nona reternir yang kemarin datang lagi,”kata penjaga kedua.


“Baiklah aku akan bertemu dengan dia buatakan kami teh dan ambil cemilan yang sudah ada saja,”kata Intan yang segera pergi ke luar. Di dalam ruang tamu Intan melihat reternir itu datang dengan dokumen yang dia minta tempo hari.


“Maaf menuggu lama tuan,”ucap Intan dengan sopan.

__ADS_1


“Tidak msalah nona. Saya juga baru saja datang,”kata reternir.


“Tapi apa anda sudah membawa barang yang saya mau tuan,”kata Intan yang langsung ke inti masalahnya.


“Tentu saja saya sudah membawanya. Tapi apa anda akan membayarnya nona. Ini sudah jatuh tempo semua,”kata Reternir.


“Tenang saja, tapi saya meminta kerja sama anda juga untuk menyelesaikan semua ini. Apa tidak masalah,”kata Intan.


“Tentu saja jika itu tidak membuat anda lupa,”kata reternir yang tersenyum. Intan yang membaca data yang diberikan dimana di dalam tertulis uang yang dipinjam oleh orang tuanya dan Iranta. Melihat jumlah yang besar ini Intan hanya menghela nafas.


“Boros sekali,”kata Intan.


“Bagaimana nona apa anda akan membayarnya,”ucap Reternir.


“Aku akan bayar tapi untuk dokumen yang ada di sini saja. Untuk utang berikutnya kamu gunakan nama yang meminja uangnya saja. maksud saya adalah orang yang langsung datang ke tempat anda,”kata Intan.


“Tapi nona tidak bisa orang itu sudah berpesan kalau anda yang akan membayar semua pinjaman kedepannya,”kata reternir.


“Jika seperti itu, aku tidak bisa melakukannya. Karena  ini bukan uang yang aku pinjam,”kata Intan.


“Apa, anda mau bermain dengan saya. Cepat bayar utangnya sekarang jika tidak tempat ini saya akan jual,”kata reternir yang tadi sopan dan baik berubah kejam. Saat Intan tidak ingin membayar utangnya.


“Anda marah kepada orang yang salah. Jika kamu menghancurkan bisnis saya, saya juga menghancurkan tempat anda,”kata Intan yang dengan dingin dan elegan menatap ke arah reternir.


“Jika kamu tidak ingin bekerja sama saya juga tidak bisa. Apa anda tetap mau bedebat seperti ini sebelum keaman datang membunuh kamu dan bisnis kamu,”kata Intan. Tapi reternir yang tadi marah kembalu duduk saat melihat wajah Intan yang berubah. Membuat dia tidak bisa berkata yang lain.

__ADS_1


__ADS_2