Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 19


__ADS_3

“Jadi maksud kamu kalau Jaya lahir dan langsung ditinggalkan dan kamu juga Sandra,”kata Sega.


“Seperti yang dikatakan oleh Jaya. Tapi karena ini juga kamu bisa bertemu dengan adikku,”kata Sandra.


“Ok lalu yang kamu katakan kalau akademi tidak aman itu apa maksudnya,”kata Wati.


“Itu karena saat penyerangan para monster Jaya melihat ada orang yang mengacau,”kata Sandra dengan singkat.”Tunggu dulu Sandra, jika itu adalah benar bukan mereka akan dalam bahaya,”kata Atik.


“Bahaya atau tidak kita tidak tahu apa maksud dari penghianatan ini bukan,”kata Jami.


“Itu benar juga,”kata Wati.


Setelah mereka mengetahu kalau ada yang tidak beres diakademi sedangkan mereka ada diluar akademi yang belum tahu apa yang terjadi. Mereka hanya bisa memfokuskan pada penyelidikan mereka saja.


Di tengan peristirahatan mereka membagi dua tiga kelompok untuk berjaga. Karena mereka di zona merah dimana monster bisa saja ada.”Bagaimana besok kita tahu tentang kota ini,”kata Atik. Mereka hanya menganggukan saja karena mereka juga masih penasaran dengan tempat mereka tinggal.


Di sela mereka istirahat dan bersembunyi kadang kala mereka para monster yang berkelompok datang ke kota yang mereka sekarang menjadi posko tempat tinggal mereka. setelah mereka mengetahui tempat apa yang mereka tinggali.


Tapi sudah seminggu mereka menyelusuri kota tersebut mereka juga sedikit terkejut kalau tempat yang mereka tinggali adalah kota yang ditinggalkan oleh manusia. “Pasti monster sudah sampai sini, sampai mereka pergi dari tempat ini,”kata Sandra.


“Menurut kamu bagaimana jika mereka tidak kabur apa mau jadi makanan mereka,”kata Jami.


Semua terdiam karena mereka juga sekarang di dalam zona mereh salah satu kota yang sudah ditinggalkan oleh manusia. Karena monster yang menyerang mereka. Tapi yang membuat mereka bingung adalah di tempat mereka kunjungi ada senjata yang bisa mereka gunakan untuk bertahan.”Kenapa mereka tidak mempertahankan kota ya,”kata Fros.


“Itu ada dua kemungkinan mereka pergi dari kota monster yang mereka hadapi sangat berbahaya atau level mereka lebih tinggi. faktor yang lain adalah jumlah manusia yang tinggal dikota ini sedikit karena mereka berpindah tempat,”kata Pocky.


“Jika seperti itu dimana pemerintah menangani ini,”kata Pil.


‘Itu masih tanda tanya untuk semuanya,”kata Sandra.

__ADS_1


“Apa yang kamu katakan emang banar juga. Kita lanjut atau mencari bahan makanan ini,”kata Pil.


“Cari bahan makananlah persediaan kita sudah hampir menipis,”kata Jami. Mereka segera berjalan kembali mencari bahan yang mungkin bisa mereka gunakan. Samapi digedung supermarker mereka berhanti.”Kamu kira ada monster tidak,”ucap Jami.


“Tidak ada hanya saja tidak ada yang berguna didalam hanya ada tamanan rambat yang bisa membunuh kita,”ucap Jaya.


“Kata kamu tidak ada monster, tapi kenapa ada tamanan yang bisa membunuh kita Jaya,”ucap Jami.


“Tadi kakak tanya ada mosnter tidak bukan ada tamanan tidak hayo,”kata Jaya balik tanya. Semua tertawa melihat ekspresi wajah Jami yang merasa tidak bisa menjawab.”Sudah kita pergi saja dari sini ada tempat yang bagus,”kata Sega.


“Tempat yang bagus apa maksud kamu Sega,”kata Fros.


“Nanti juga akan tahu,”kata Sega yang berjalan menuntun arah di depan. Semua hanya mengikuti Saga yang pergi disalah satu rumah yang dimana mereka melihat ada tamanan sayuran.”Bagus bukan,”kata Sega.


“Bagus hanya saja cukup mencurigakan bukan, kenapa tamanan ini bisa aman saja dan terlihat seperti dirawat,”kata Sandra.”Kakak,”ucap Jaya yang menari Sandra untuk bersembunyi.


“Ada apa?,”kata Sandra yang melihat raut wajah  Jaya seperti ketakutan.


“Pertanyaan yang bagus itu bisa informasi yang bagus untuk kita,”kata Wati.


“Lihat itu mereka memetik sayuran itu,”kata Atik.


“Apa mereka menaman sayuran itu,”ucap Pocky.


“Kurasa apa yang kamu katakan bisa jadi,”kata Pil yang merasa ada seorang dibelakang mereka. Mereka menoleh dan melihat penduduk Elif yang siap menyerang mereka.”Bisa kita bicara baik-baik dulu sebelum kalian menyerang kami,”kata Sandra.


“itu benar, kami tidak berniat membunuh kalian. Kami datang karena sayuran yang kalian tanam itu saja,”kata Sega.


“Jadi kalian para manusia tidak ingin membunuh kami,”kata Elif.

__ADS_1


“Tentu saja,”ucap Sandra. Para Elif yang menyimpan senjata mereka mengajak kelompok Sandra pergi masuk ke pemungkiman. Saat mereka masuk banyak para Elif yang tinggal ada yang anak-anak, orang tua dan dewasa.”Kenapa kalian bisa tinggal di kota ini,”ucap Sandra.


“Jika kalian ingin tahu kalian tanyakan saja kepada kepala desa,”kata Elif.


“Menurut kamu bagaimana ini,”ucap Sega.


“Bagaimana apanya kita sudah disini dan ada kehidupan yang tidak seharusnya kita bunuh bukan. Melihat jumlah mereka yang banyak, kita akan kalah aku tebak,”kata Jarmy.


Sampai di tempat pusat kepala desa mereka masuk ke satu rumah yang besar dan megah. Di dalam rumah mereka melihat perabotan manusia dan perabotan yang asing bagi mereka.”Silakan duduk,”ucap satu orang elif dalam ruangan.


Sandra yang duduk bersampingan dengan Jaya yang masih sedikit takut dengan para elif.”Kalian datang ke sini untuk memburu kami atau hanya untuk survai saja. Bukan kaum manusia tidka tinggal disini ya,”kata elif.


“Itu banar kami tinggal di tempat lain karena monster yang merebut tampat tinggal kami,”kata Fresthe.


“Aku tidak tahu maksud dengan ucapkan kalian monster yang kalian sebuat itu kami bukan merebut tempat tinggal kalian. Bukan kalian yang sudah menghancurkan tempat tinggal kami yang membuat kami harus pergi dari tempat asal kami,”kata elif.


“kalian para manusia yang telah membuat kami tidak memiliki tempat tinggal. Kami datang kesini hanya tempat tinggal yang sudah kalian rusak,”kata elif.


“Apa maksud ucapan kamu kami yang menghancurkan rumah kalin, apa tidak salah dengan kata kalian,”kata Jami.


Sandra yang mendengarkan cerita mereka mendapatkan pengetahuan baru.”Jami dengarkan dulu ucapan mereka agar kita tidak salah pilih. Disini kita juga masih bimbang dengan kedatangan para monster. Maafkan kawanku,”kata Sandra. Elif hanya diam saja sampai Sandra bertanya kepada para Eilf.


“Bisa kalian katakan apa yang kalian ketahui tentang retakan dimensi. Jalur masuk tempat kalian dengan tempat kami,”kata Sandra.


“Retakan dimensi ya namanya. Kalau kami menyebutnya portal dunia lain,”kata Elif.


“Portal dunia lain,”ucap Pocky. Sandra yang melihat wajah Pocky yang terkejut membuat dia bertanya kepadanya.”Pocky apa kamu tahu tentang portal dunia lain,”kata Sandra.


“Portal penghubung dua dunia yang berbeda dimensi. Tapi portal dunia lain ini bisa terbuka jika ada beberapa faktor. Faktor pertama adalah di tempat merek sedang melakukan pembukaan dimensi yang bersamaan dengan tempat kita bumi. Faktor kedua adalah tempat mereka sudah rusak seperti nekara karena yang menghancurkan adalah tempat dimensi lain. Faktor ketiga adalah permusuhan antar dua dimensi. Itu yang aku ketahui,”ucap Pocky.

__ADS_1


“Kurasa kalian tahu tentang portal dunia lain,”kata elif.


“Jadi faktor penyebab portal dunia lain terbuka di tempat kalian yang mana,”kata Sega.


__ADS_2