
Sandra yang merasa ada yang aneh dengan retakan hanya mengawasi samapi dia mencium bau darah yang pekatk.”Kurasa aku harus masuk ke dalam,”ucap Sandra.
“Kamu mau kemana,”kata Petra.
“Aku akan masuk ke dalam sebentar. Jangan ikuti aku karena bisa saja ada bahaya yang datang saat kita masuk. Jadi akusaja yang sendiri masuk ke dalam,”ucap Sandra.
“Tapi itu tidak bisa,”kata Petra.
“Aku tahu apa yang kamu khawatirkan. Tapi aku harus memeriksa didalam sana, biar pasti,”ucap Sandra.
“Apa kamu yakin akan baik-baik saja saat kamu masuk ke dalam sana,”kata Petra. Sandra hanya tersenyum saja kepada petra dan berjalan masuk ke dalam. Petra yang tidak bisa menghentikanSandra hanya bisa diam saja dan menyuruh anak buahnya untuk tetap berjaga. “Apa Sandra sudah masuk ke dalam?,”ucap Edwan yang dari belakang.
“Kamu bagaimana kamu bisa ada disini. Untuk apa kamu datang,”ucap Petra.
“Kamu tenang saja kami sudah mendapatkan Izin untuk membantu mengamankan lokasi. Tapi aku bertanya apa Sandra sudah masuk ke dalam?,”ucap Edwan yang sedikit geliash.
“Dia sudah masuk belum lama ini,”kata Petra. Edwan yang menghela nafas menatap ke arah retakan dimensi yang sedang terjadi.”Ketua bukan itu sama saat kita selesai datang dari pulau itu. Apa Bos akan baik-baik saja,”ucap Lotto.
“Kamu tidak usah khawatir dia akan baik saja,”ucap Edwan. Tapi dalam hatinya juga merasa gelisah dengan kondisi yang sama saat dia melihatnya.
Sandra yang sudah masuk ke dalam pusaran merasa ada tekanan yang lain yang datang.”Kamu datang ya Sandra,”ucap orang asing.
“Tidak aku sangka kamu datang ke tempat ini.Apa ini semua adalah ulah kamu yang membuat kekacauan di bumi,”ucap Sandra.
“Itu tidak mungkin aku masu baru saja. Aku juga tidak tahu kenapa ini bisa terjadi,”kata Orang asing.
“Apa benar kamu tidak tahu atau memang pura-pura tidak tahu dengan kondisi yang sedang terjadi. Tapi bukan cukup aneh kamu datang ke sini saat ada retakan. Apa lagi kamu ada saat aku sudah masuk ke dalam, apa yang sedang kamu pikirkan. Apa mau kamu sebenarnya,”kata Sandra yang sedikit melirik ke orang asing.
“Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan tapi kau tidak tahu apa yang sedang terjadi. Tadinya aku hanya ingin pergi ketempatku berasal. Tapi ternyata portalnya terhubung dengan retakan ini,”ucap Orang asing.
“Menurut kamu aku akan percaya dengan apa yang kamu katakan,”ucap Sandra dengan tatapan tidak percaya.
__ADS_1
“Aku tahu kalau kamu tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan. Tapi dari pada kita berkelahi tanpa ada tujuan lebih baik kita keluar dari sini dulu. Apa kamu tidak merasakan ada aura yang sangat aneh disini,”ucap Orang asing.
“Aku tahu kali. Apa yang sedang terjadi. Tapi untuk saat ini saja aku tidak ingin mencari masalah dengan kamu,”ucap Sanra.
“Itu tidak msalah.Tapi kamu mau kemana,”ucap orang asing yang mengikuti Sandra dari belakang. Sandra yang terus berjalan sampai melihat cahaya. Dimana mereka berdua menuju ke cahaya tersebut.
“Akhirnya kita bisa keluar,”kata orang asing. Sandra yang sudah keluar melihat sesuatu yang tidak bisa dia ucapakan.”Kenapa kamu diam saja,”ucap orang asing yang melihat dibalik Sandra. Orang asing itu juga sangat terkejut dengan pemandagan yang mereka lihat.
“Apa kamu tahu ini dimana,”ucap Sandra.
“Aku tidak tahu,”ucap orang asing yang juga terkejut dengan di depan mereka.
“Bukan ini yang selalu dilakukan pihak akademik. Apa mereka yang melakukannya,”ucap Sandra.
“Ini bukan ulah mereka,”ucap orang asing.
“Jika bukan mereka lalu siapa yang melakukannya,”kata Sandra.
“Kenapa kamu melihatku. Itu bisa jadi ada orang lain yang melakukannya,”ucap orang asing.
“Kamu menuduhku yang melakukannya. Tapi sudah aku katakan kalau kami tidak melakukannya,”ucap orang asing.
“Jika itu bukan kamu siapa lagi,”kata Sandra yang masih tidak percaya dengan orang asing.
“Sudahlah untuk apa membahas yang tidak ada. Lebih baik kita liaht apa yang sedang terjadi di sini,”ucap Orang asing. Mereka berdua yang kembali menyusuri tempat yang mereka lihat. Tapi yang mereka dapatkan adalah tumbukan mayat dan darah.
“Kenapa banyak mayat disini,”ucap orang asing.
“Kamu tanya aku tanya kepada siapa,”ucap Sandra.
“Aku kira kamu tahu,”ucap orang asing.
__ADS_1
“Bisa tidak kamu jangan membuat aku marah lagi,”ucap Sandra. Tapi saat mereka sedang berbincang ada aura yang tidak diketahu datang. Mereka yang merasakan ada yang aneh datang mendekat bersembunyi.”Kenapa kamu bersembunyi,”ucap orang asing.
“Lalu kenapa kamu juga ikut bersembunyi juga, bukan kamu sangat kua,”ucap Sandra balik. Tapi pada saat yang sama mereka yang menyerang tempat itu datang. Mereka yang memaki topeng, tapi ada aura yang sangat sama dengan aura kegelapan.”Bukan kamu satu jalur ya sama dengan orang itu. Dia memiliki aura kegelapan yang sama dengan kamu,”ucap Sandra.
“Lalu apa, kamu menuduhku melakukannya,”ucap orang asing.
“Dari pada kamu menuduhku tanpa ada bukti. Lihat saja sendiri apa yang sudah terjadi disana,”kata orang asing.
Sandra yang mengamati itu melihat ada monster yang dia sendiri tidak kenal.”Dia monster kegelapan darai dunia kegelapan dia suka dengan makanan manusia yang segar,”ucap orang asing.
“Tapi kenapa dia bisa ada disana. Lalu mereka ini siapa,”ucap Sandra.
“Kamu bertanya aku tanya siapa,”cuap orang asing. Sandra yang mendengarnya ingin sekali menendang orang asing itu. Tapi kondisi tidak baik ini dia urungkan niatnya. Sampai mereka melihat kalau ada yang aneh dari belakang mereka. Sandra yang menatap ke orang asing dan juga orang asing melihat ke arah Sandra.
“Kurasa kita sudah ketahuan,”ucap Orang asing.
“Aku juga berpikir seperti itu. Tapi ada yang ingin aku katakan kepada kamu. Apa penciuman monster itu snagat baik saat ada yang bersembunyi,”kata Sandra. Orang asing itu hanya menganggu saja dengan senyumannya.
“Jika seperti itu kita harus berdiri. Dia sudah menuggu,”kata Sandra.
“Aku setuju dengan apa yang kamu katakan,”ucap orang asing. Mereka yang berdiri dan melihat ke belakang ternayat mereka sudah ketahuan.
“Kalian siapa,”ucap pembunuh kegelapan.
“Itu yang ingin kami tanyakan kepada kalian. Siapa kalian kenapa datang ke bumi,”ucap Sandra.
“Kenapa memangnya ini dunia kalian, bukan kalian sendiri yang sudah mebuat dunia lain hancur. Apa kami tidak boleh datang ke sini,”ucap pembunuh kegelapan.
Tapi pada saat yang sama mereka menyuruh monster untuk menyerang mereka. Sandra dan orang asing menghindar saat monster menyerang mereka berdua. “Apa kalian mencoba membunuh kami,”ucap orang asin.
“Jika iya apa ada masalah. Kita juga tidak akan rugi jika kalian mati disini bersama yang lain,”ucap pembunuh kegelapan. Tapi Sandra dan orang asing hanya bisa berterung dengan monster.”Apa kelamahan monster itu,”ucap Sandra.
__ADS_1
“Tidak ada kelemahan untuk monster itu. Jika ingin mengalahkannya hancurkan jantungnya,”ucap orang asing.
“Kamu sama sekali tidak membantu ternyata,”kata Sandra.