
Ketua pertama yang tidak merasakan hawa keberadaan muridnya merasa ada yang aneh. Karena gelisah ketua pertama melihat ke arah mereka pergi. Tapi yang di lihat adalah Sandra yang tidak terluka datang mendekat.”Dimana muridku?,”ucap Ketua pertama.
“Kamu mencari murid kamu ya. tapi sangat disayangkan mereka bertiga mungkin saja sudah mati. Karena ulah kamu yang sudah membuat kekacauan anatar dunia yang tidak boleh di usik,”ucap Sandra di belakang ketua Sandra.
Ketua pertama yang terkejut dengan kecepatan Sandra yang berpindah membuat dia berkata.”Bagaimana kamu bisa berkembang sampai disini. Kamu itu hanya aib yang sudah membuat para manusia malu memiliki kamu,”kata Ketua pertama.
“Malu. Tapi bukan kamu sendiri yang telah membuat aib itu sendiri. Kamu yang beringinan untuk mendapatkan kekuatan yang tidak seharusnya kamu miliki. Sudah membuat dunia manusia hancur bukan,”kata Sandra.
“Apa itu benar, mereka seharusnya bangga mereka bisa berevaluasi menjadi kuat bukan,”kata ketua pertama yang berpindah ke tempat lain. Bukan membelakangi Sandra saat, Sandra datang mendekat Ketua pertama.
Tapi pada saat yang sama ketua pertama yang masih khawatir dengan ketiga muridnya. Pergi meninggalkan Sandra dan mencari muridnya. Tapi Sandra dengan rencananya juga sudah menyiapkan semuanya. Ketoga murid yang Sandra bawa dia perlihatkan kepada ketua pertama.
“Kamu khawatir dengan mereka bertiga. Aku sudah membawa mereka, tidak sampai mereka jatuh dari ketinggian,”kata Sandra.
“Lepaskan kami cepat,”kata murid kedua.
“Lepaskan enak saja. Sudah untung aku selamatkan, tapi kalian masih saja tidak terima kasih kepadaku,”kata Sadra.
“Berterima kasih, maaf saja ya. Aku tidak ingin itu terjadi,”ucap murid ketiga.
“Jika tidak mau ya sudah jangan mencoba memberontak. Kalian tidak akan bisa lepas dari segel itu. Apa lagi kalian tidak akan bisa memulihkan kemampuan kalian,”kata Sandra.
“Kamu, apa yang kamu lakukan dengan ketiga muridku,”ucap ketua pertama yang sangat marah.
“Apa yang aku lakukan bukan kamu sudah tahu,”ucap Sandra yang tersenyum.
“Lepaskan mereka bertiga jika kamu ingin hidup,”kata ketua pertama yang sudah mengeluarkan aura pedangnya.
“Kamu ingin mengajakku berkelahi di sini. Aku tidak masalah sih, tapi apa kamu sanggup menahan auraku,”kata Sandra. Yang belum melepaskan semua aura di dalam tubuhnya untuk menekan semua lawanya.
“Hanya aura yang tidak bisa membuat aku tertekan. Itu yang kamu sebut dengan aura,”kata ketua pertama yang sombong tapi mata melihat tajam ke arah Sandra.
__ADS_1
“Kamu harus mati,”ucap ketua pertama. Yang tidak bisa menahan lagi dia siap menyerang dan menyelamatkan ketiga muridnya. Tapi belum sempat dia berlari ke arah Sandra, ada tekanan yang menusuk dan tajam membuat ketua pertama terjatuh tidak berdaya.
“Aura apa ini?,”ucap ketua pertama yang tadi berlaga ingin membunuh. Tapi Ketua pertama yang tidak bisa bergerak karena aura yang dibuat oleh Sandra. Sandra yang berjalan dengan santai mendekat ketua pertama yang tertunduk tidak berdaya.
“Kenapa kamu tidak bergerak?,”ucap Sandra yang sudah berdiri didepan ketua pertama.
“Kamu bagaimana kamu bisa sekuat ini hanya dalam beberapa tahu. Kamu tidak mungkin bisa mengendalikan jantung itu dengan mudah,”kata ketua pertama.
“Kamu terkejut dengan kemampuanku atau kamu terkejut dengan aku bisa mengendalikan jantung ini dengan baik. Mana yang kamu pilih sebelum aku mengambil jantung kamu,”ucap Sandra di depannya.
Ketua pertama akademik yang tidak bisa berkuntik dengan aura yang dikeluarkan oleh Sandra.”Lepaskan ketiga muridku mereka tidak tahu apa yang sudah aku lakukan pada dunia yang sudah aku datangi,”ucap ketua pertama.
“Melepaskan mereka,”ucap Sandra sambil berpikir.
“Guru apa yang kamu katakan. Kami akan baik-baik saja,”ucap murid ketua pertama semua. Sandra yang menghela nafas dan menatap mata mereka berempat.”Seperti aku yang menjadi penjahatnya,”ucap Sandra.
“Bukan itu benar kamu yang menjadi penjahatnya disini,”kata dewa kehidupan.
“Sandra bagaimana kamu tahu kalau aku adalah dewa. Kamu yang baru datang ke sini tidak mungkin bisa mengenal aku bukan. Siapa kamu?,”ucap dewa kehidupan.
“Siapa aku itu tidak penting. Tapi yang harus anda katakan aku harus apa dengan mereka,”ucap Sandra.
“Lepaskan mereka,”ucap dewa kehidupan.”Kenapa?,”kata Sandra.
“Bukan kamu sudah tahu kalau mereka itu orang yang baik. Mereka datang ke sini hanya mengembalikan jantung kehidupanku saja,”ucap dewa kehidupan.
“Jika itu benar. Kenapa dia tidak mengembalikan jantung kehidupan dunia monster,”kata Sandra.
“Itu bukan aku yang melakukanya. Aku juga tidak tahu dimana jantung itu berada,”ucap ketua pertama.
‘Kamu benar tidak tahu jantung itu ada dimana. Tapi aku masih bertanya kenapa kalian datang ke sini dan mengembalikan jantung kehidupan dunia sihir. Tapi tidak pada dunia monster,”kata Sandra yang masih berpikir.
__ADS_1
Tapi dalam hati kecil Sandra juga sudah tahu semuanya. Hanya saja untuk mendapakan informasi dia harus menjadi orang jahat.”Sandra,”ucap naga.
“Hai naga kamu datang ke sini sama siapa itu,”ucap Sandra yang melambaikan tangannya ke arahnya.
“Dari pada kamu sedang asing bermain dengan mereka. Yang penuh drama, lihat ini,”kata naga yang memperlihatkan cermin yang terhubung dengan tempat pertarungan kedua belah pihak.”Waw ternyata sudah hancur dengan cepat ya,”kata Sandra.
“Kenapa kamu santai amat,”kata Naga.
“Lalu aku harus berkata apa mau berlombat dan berlari di tengah pertarungan begitu,”kata Sandra.
“Bisa tidak kamu jangan berdrama lagi Sandra. Mereka sudah mau mengkacau lagi, cepat selesaikan semua urusan kamu. Di tambah lagi di balik akademik sudah muncul dan mereka berjalan ke arah kita,”ucap dari naga.
“Biarakan saja. Aku masih belum selesai ini,”kata Sandra. Dewa kehidupan yang melihat sikap dari Sandra yang santai dan tidak perduli merasa ada yang aneh.”Apa anak didepanku sudah tahu semuanya,”kata hati dewa kehidupan.
Sandra yang tahu apa yang dipikirkan oelh dewa kehidupan menatap ke arahnya.”Apa ada yang ingin anda katakan?,”ucap Sandra .
“Nama kamu Sandra bukan,”ucap dewa kehidupan.
“Iya. Tapi dewa apa alasan anda melepaskan mereka berempat?,”kat Sandra kembali ke topik pembicaraan.
“Kenapa aku melepaskan mereka. Karena mereka tidak melukaiku, tapi menolongku dari seornag berbaju hitam yang datang ke sini,”kata dewa kehidupan.
“Berbaju hitam yang kamu maksud itu siapa dewa? Aku tidak tahu,”kata Sandra. Tapi nega yang melihat hanya bisa terdiam saja. Dimana naga dan temannya duduk melihat Sandra berakting.”Kamu tidak membiarkan dia begitu saja bukan,”ucap teman naga.
“Mau di hentikan juga akan sama saja.Biarkan saja aku tidak mau masuk dalam pusaran drama yang dibuat oleh Sandra.Lebih baik melihat dan menonton dengan damai,”kata Naga.
“Kamu mengenal dia dengan baik. Tapi kenapa kamu membiarkan saja,”ucap teman naga.
“Apa benar kamu tidak mersakan hawa keberadaan orang lain,”ucap naga. Teman naga yang kembali diam merasakan ada seorang lain yang bersembunyi. Tapi yang membuat mereka tidak menyadari di mana posisi orang tersebut. Teman naga melihat ke arah naga.”Jadi kamu sudah merasakannya,”kata naga.
“Sejak kapanitu terjadi?,”kata teman naga. Tapi respons yang diberikan naga hanya acuah yang tidak terduga.
__ADS_1