Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 161


__ADS_3

Intan yang melihat raja kedua yang datang ke arahnya hanay bisa mengabaikannya. Segera dia berjalan menjauh, tapi tidak disangka kalau raja kedua sudah ada didepannya.”Kamu mau pergi kemana Intan. Kita belum bicara masak kamu mau pergi,”ucap raja kedua.


“Untuk apa bicara dengan kamu. Aku tidak ingin bertemu dengan kamu,”kata Intan yang masih berjalan. Dimana raja kedua masih saja mengikuti Intan. Intan yang masih tidak perduli sampai dimana komandan membuat pengawal itu tidak bisa bergerak. Raja kedua yang melihat menatap tajam kepada komandan. Tapi komandan tidka perduli dengan tatapan dari raja kedua.


Tapi malam komandan datang menemui raja kedua tepat dihdapannya”Kmau mau pa adengan tatapan itu. kamu kira aku takut dengan kemampuan kamu. Sebaiknya kamu segera pergi dari sini sebelum kamu aku bunuh,”ucap komandan.


Tapi yang diberikan oleh raja kedua ketidakpercayan dari apa yang dikatakan oleh komandan. Komandan yang melihat itu hanya diam saja.”Lalu kamu mau apa jika tidak percaya yang sudah aku tidak bisa berkata yang lain,”ucap Komandan.


“Kmau cukup berani ya. Tapi kamu tahu aku ini siapa?,”kata raja kedua yang hendak memulai perkelahian. Tapi pada saat itu Intan menolah dan berkata,”Untuk apa kamu berkelahi dengan dia yang jelas bukan tandingan kamu.”


“Dengarkan saja itu kata dari nona kamu saja sudah  tahu sana pergi jangan mengganggu tuan kamu ini ,”kaa raja kedua. Intan yang sedikit tidak percaya apa yang dia dengar hanya bisa tersenyum.


“Kmau kira peringatan itu untuk kamu bukan. Kamu salah paham taun yang sangat berkuasa. Tapi dia berkata kepada saya untuk tidak melawan anda yang lemah dan tidak memiliki kekuatan. Apa anda tidak sadar kedudukan anda yang tidak ada artinya,”ucap komandan.


“Sudahlah untuk apa kamu mengubris ucaoan raja kedua yang tdiak tahu malu itu. lebih baik kamu pergi saja ada pekerjaan yang perlu kamu selesaikan bukan,”kata Intan kepada komandan.


“Lalu untu anda sebaiknya segera pergi jika anda ingin hidup. Kamu tahu dia lebih kuat dari kamu yang tidak memliki kekuatan sama sekali. Kamu kira aku takut dengan kamu yang memiliki kekuasan yang tinggi,”kata Intan kepada raja kedua.


“Kamu sangat menarik sudah menolak kakak saya kamu mau menolak aku yang ada didepan kamu,”kata raja kedua.


“Kalau iya apa ada masalah untuk kamu yang sama jelak dan tidak memiliki hati. Kalian yang ingin hatiku tidak akan bisa mendapatkan apa yang kalian inginkan termasuk datang ke dunia ini untuk berperang dan menguasai dunia ini. Jangan terlalu berharap tinggi,”kata Intan yang dengan sengaja melepaskan aura yang bisa membuat raja kedua berlutut didepannya.


“kamu siapa kamu,”ucap raja kedua yang merasakn kekuatan yang ada didalam dirinya tertekan oleh kekuatan dari Intan yang hanya penduduk dari dunia monter.

__ADS_1


“Kamu tidak usah tahu siapa aku. Lebih baik kamu segera pergi dari sini. Aku muak melihat wajah kamu. Kamu kira aku tidak tahu apa yang sedang terjadi di dunia kalian dan parang selama ini kalian buat,”kata Intan yang dengan aura menekan dia berjalan ke arah raja kedua. Semakin intan berjalan mendekat kekuatannya semakin dekat dan membuat raja kedua tidak bisa bertahan.


Sampai akhirnya dia memutahkan darah segera Intan melepaskan dia. Tapi pada saat dia melepaskan auranya kembali ke tempatnya raja kedua memiliki kesempatan untuk pergi dari tempat dia berada.”Sampai jumpa lagi,”kata Intan yang tersenyum saat dia pergi.


“Bukan itu sangat menyakitkan bagi dia bukan,”kata komandan.


“Iyakah aku tidak tahu soal itu. Habis dia yang membuat semua ini menjadi memuakan bukan,”kata Intan yang juga merasa kalau mereka akan datang satu persatu untuk memperkelankan diri mereka sendiri.


“Lalu setelah ini mau apa Intan. Mungkin saja akan ada yang ketiga yang datang,”kata komandan.


“Aku tidak tahu, darai pada itu lebih baik kamu pergi dari sini. Aku rasa ada yang sedang berpatroli ke sini,”ucap Intan. Segera dia pergi dari tempat Intan. Intan yang sedang berjalan tanpa seperti tidak terjadi apa-apa. Tapi pada saat yang sama dia bertemu dengan Morgan yang sedang berpatroli dan Morgan juga bertemu dengan Intan yang sedang berjalan sendirian.


“Apa yang kamu lakuan disini tanpa ada yang menjaga kamu Intan,”kata Morgan.


“Itu banar, kebetulan aku sedang berpatroli. Apa kamu merasakan ada yang aneh disekitar sini Intan. Tadi aku merasakan tekanan yang aneh tapi sebentar saja,”kata Moragan.


“Tekanan apa yang kamu maksudkan. Aku tidak tahu,”ucap Intan.


“Baiklah. Tapi jika ada yang terjadi kamu beritahu kami yang sedang bepatroli ya,”kata Morgan.


“Baiklah aku akan memberitahu mereka jika aku melihat ada yang aneh,”ucap Intan. Pembicaraan mereka yang tidak terlalu panjang segera mereka berpisah. Intan yang sedang melanjutkan perjalanan dia pergi ke rumah. Sementara di tempat lain di dunia alam semesta raja kedua yangs udah kembali. Sedang pemulihan dari serangan dari Intan.


“Kamu kenapa bisa terluka seperti itu adiku,”ucap raja pertama.

__ADS_1


“Untuk apa kakak datang ke sini. Jika hanya menggoda saja pergi sana aku tidak perduli dengan anda,”kata raja kedua yang baru saja pulang dan sedangan terluka.


“Tapi kenapa kamu bisa terluka seperti itu. Apa yang sedang terjadi dengan kamu,”kata  Raja pertama.


“Bukan kamu sudah tahu kenapa aku terluka. Untuk apa kamu perduli dengan apa yang aku lakuakan. Tapi kakak aku ingin bertanya siapa Intan itu sebenarnya. Apa kakak sudah tahu siapa mereka,”kata raja kedua.


“Apa yang kalian lakukan disini. Kakak apa yang sedang terjadi dengan kakak. Kok bisa terluka seperti itu,”kata raja ketiga.


“Kamu datang ini ada urusan apa,”ucap raja kedua.


“Hanya ingin tanya soal Intan. Apa dia mau bersama dengan kakak,”kata raja ketiga.


“Jadi kamu ingin mendekati Intan. jIka kamu mau datang saja temui dia,”ucap raja kedua.


“Silakan saja aku tidak perduli dengan Intan dan apa yang ingin kamu lakukan. Tapi ada nasehat yang bagus untuk kamu. Hati-hati dengan Intan dia bukan wanita yang bisa kamu tangani dan luluhkan,”kata raja pertama.


“Apa yang kakak katakan aku tidak tahu. Tapi melihat kakak yang tidak biasa saja setelag bertemu dengan dia apa dia memiliki kemampuan sama dengan Sandra,”kata raja ketiga. Mereka berdua hanya diam saja tanpa berkata apa-apa sementara pelayan yang datang membantu raja kedua mengobati luka yang didapatkanya.


“Jadi kakak apa kamu tahu sesuatu tentang Intan,”kata raja kedua.


“Yang aku ketahu kalau dia itu tahu tentang Sandra dan dia bukan wanita yang bisa kita kalahkan. Aku juga tidak bisa berkata yang lain, itu yang aku ketahui tentang dia,”kata raja pertamasaat pertama bertemu dengan dia.


“Apa yang kakak katakan. Intan tahu soal Sandra, bagaimana bisa?,”ucap raja kedua.

__ADS_1


__ADS_2