Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 27


__ADS_3

Sandra yang bersama dengan rekannya berada di perpustakaan kota. Mereka bertemu dengan monster yang meruapakan gen campuran. Karena sangat berbeda dengan apa yang mereka lihat mereka ingin mencari tahu dengan berunjung ke wilayah mereka. Bersama dengan monster yang mereka temukan di perpustakaan kota. Tapi sebelum itu Sandar dan kawan yang lain mengumpulkan bahan informasi yang ada di perpusatakaan tersebut.


Sandra yang melihat Jaya tidak takut dengan kedua monster yang mereka temukan itu. Malah Jaya berbincang dengan mereka layaknya manusia biasa.”Kamu tidak takuk adik kecil, kepada kami,”kata monster campuran. Jaya hanya menggelengkan kepalanya karena monster campuran didepan dia memiliki perasaan yang bisa dilihat oleh Jaya.


Selesai dengan informasi yang didapatkan mereka semua berkumpul dilantai dasar. Dimana Jaya dan yang lain berada bersama dengan monster campuran itu berbincang satu sama lain.”Apa pembicaraan kalian asik,”kata Sandra.


“Iya kak,”kata Jaya yang senang dengan mereka berdua.


“Jika kalian suka bagaimana jika kita datang berkunjung ke wilayah mereka jika tidak keberatan,”kata Sandra.


“Tentu saja kami izinkan kalian datang. Tapi dimana barang kalian,”kata monster campuran.


“Barang kami sebagian ada di desa yang sudah di lindungi oleh bunga seribu. Pasti kalian sudah tahu tempat itu,”kata Atik.


“Kami tahu tempat itu, Tapi katanya mereka tidak akan menerima siapa saja yang datang ke sana. Tapi bagaimana kalian bisa tinggal disana,”kata monster campuran.


“Hanya kebetulan saja kami bisa ada disana, untuk beristirahat,”kata Fros. Selesai dengan pembicaraan itu Sandra bersama dengan monster campuran pergi meninggalkan perpusatakan kota. Mengikuti langkah kaki monster campuran untuk pergi ke wilayah mereka. Di perjalanan mereka yang selalu melewati rute aman yang dibuat oleh monster campuran untuk mencari makanan mereka.


Dua hari telah berlalu mereka yang mengikuti monster campuran sampai di sebuat kota. Yang dilindungi oleh dinding besi dan pohon berduri yang mengintari dinding besi yang mereka lihat.”Apa ini tempat kakak tinggal,”ucap Jaya kepada monster campuran.


“itu benar, tapi sebelum masuk kalian akan di intograsi dulu,”kata monster campuran yang membawa mereka.


“Hai kara, siapa yang kamu bawa itu,”kata penjaga gerbang.


“Mereka manusia yang aku temukan diperpustakaan. Apa mereka boleh masuk ke dalam kota,”kata Kara.


“Tunggu dulu kami akan tanyakan kepada mereka dulu,”kata penjaga pintu. Sandra dan kawan yang lain yang ditanyakan siapa mereka kenapa mereka bisa ada dizona wilayah yang berbahaya. Setelah mereka menceritakan kepada penjaga mereka di izinkan masuk ke dalam kota.


“Akhirnya bisa masuk juga,”kata Pil.


“Tapi ku tidak menyangka kalau ada kehidupan di sini,”kata Wati yang melihat denga tabjub.


“Aku tahu kalian tidak percaya dengan kehidupan di sini bukan,”kata Kara.

__ADS_1


“Selamat datang di dunia yang berbeda,”kata Koro.


Sandra melihat sekitarnya suasana yang mereka rasakan berbeda dengan akademi yang mereka tinggali. suasana keakraban dan kebersamaan terjalin di kota yang mereka datangi. Tapi ada hal yang membuat mereka bertanya bagaimana mereka bisa membuat kehidupan disini normal saja. Mkara dan Koro yang melihat mereka bisa menebak bagaimana mereka bisa rukun dengan keperbedaan yang mereka lihat.


“Aku tahu apa yang kalian sedang pikirkan. Jika kalian ingin tahu lebih lanjut. Kami bisa mengantar kalian untuk bertemu dengan manusia dan mosnter ini yang lebih tua dari kami berdua,”kata Koro.


“Maksud kamu adalah nenek dan kekak begitu,”kata Sega.


“Tepat sekali,”kata Kara. Sandra melihat rekan mereka yang saling bertatap satu sama lain. Hingga akhirnya mereka setuju untuk ikut dan mengenal dunia yang baru saja mereka kenal ini. Kehidupan monster dan manusia yang bisa bersama dengan memiliki keturunan campuran. Di perjalanan menuju tempat itu mereka melihat berbagai hal yang tidak bisa dibayangkan.


“Berapa banyak ras di kota ini Kara,”kata Fresthe.


“Berapa ya? Aku tahunya hanya 5 ras yang aku ketahui,”kata Kara.


“5 Ras. Apa saja?,”kata Pocky.


“Ras serigala, naga, kelinci, peri, Harimau,”kata Kara.


“Kenapa berbeda dengan apa yang kita lihat diluar sana ya,”kata Pocyk.


“Masa bertumbuhan yang kamu maksudkan yang bagaimana Koro,”kata Fresthe.


“Masa pertubumbuhan adalah masa kedewasaan yang kapan saja kita bisa berubah bentu seperti yang kalian lihat ini saat ini,”kata Koro.


“Aku tidak tahu kalau ada yang seperti itu,”kata Sandra.


“Kalian akan tahu nanti jika sudah bertemu dengan pendahulu kami,”kata Kara. Saat mereka sedang berbincang satu sama lain mereka mendengar suara alarem bahaya di kota. Membuat semua orang yang tadi bersantai kembali siaga.”Apa yang sedang terjadi?,”kata Atik.


“Kurasa itu alarem bahaya bagi kota ini,”kata Sandra.


“itu benar karena ada monster yang datang ke tempat ini. Jadi kami harus siap untuk bertarung,”kata Koro.


“Apa kami boleh ikut dengan kalian berdua,”kata Sandra.

__ADS_1


“Tapi kalian tidak mungkin bisa mengalahkan mereka. kalian masih manusia murni, sebaiknya kalian bersembunyi,”kata Koro.


“Tidak apa-apa kami tidak akan terluka atau menyusahkan kalian berdua kok,”kata Pol. Koro dan Kara yang saling melihat hanya bisa terdiam sampai beberapa menit.”Baiklah tapi kalian harus ada dibelakang kami ya,”kata Koro.


“Kami mengerti,”ucap Sandra. Mereka semua pergi ditempat monster datang ke tempat kota yang Sandra kunjungi. Saat mereka sampai Sandra dan kawan yang lain melihat beberapa jenis monster yang datang secara bersama-sama.”Aneh juga mereka bisa berkumpul bersama bukan,”kata Fros.


“Itu banar juga. Tapi yang aneh adalah dikalung yang mengikat mereka itu,”kata Sega yang melihat dengan teleskop yang dia temukan di perpustakaan.


“Apa yang kamu katakan Sega kalaung yang menginkat leher mereka,”kata Fresthe.


“Itu kalungnya sama dengan monster yang kita temukan di desa,”kata Sega setelah memperhatikan dengan seksama.


“Apa kamu yakin Sega dengan kamu yang kamu lihat,”kata Sandra yang melihat dengan mata dia sendiri.


‘Itu benar kak. Mereka memakai kalung pengekang,”kata Jaya yang sudah merasakan dari jaraj jauh.


“Jika seperti itu kamu bisa menukan orang dibalik yang monster yang mengendalikannya,”kata Sandra.


“Sedang aku usahkan kak,”kata Jaya yang mencari pengendali monster yang datang ke kota. Jaya yang masih mencari keberadan pengendali Sandra yang melihat jumlah monster yang banyak membuat penjaga dan penduduk yang datang sudah kehabisan tenaga.


“Kalian bersiap untuk bertahan,”kata Sandra.


“Ok,”ucap mereka semua.


“Jaya apa kamu sudah menemukan mereka,”kata Sandra.


“Sudah kak, tapi mereka ada lima orang dan tingkatan mereka sangat berbeda dengan orang pertama yang kita temukan. Bagaimana sekarang?,”ucap Jaya.


“Sega  Fros apa kalian bisa menangani kelima orang pengendali tersebut. Yang lain akan membantu warga kota ini,”kata Sandra yang sudah memberikan keputuskan.


“Aku tidak masalah,”kata Saga.


“Aku juga tidak masalah tapi apa Jaya ikut dengan kami berdua,”kata Fros.

__ADS_1


“Tentu saja karena hanya Jaya yang tahu keberadaan mereka berlima,”kata Sandra yang menatap ke arah Jaya.


“Aku akan baik saja. Tapi kakak bagaimana bisa mengalahkan monster itu,”kata Jaya yang melihat ke depan. Tapi Sandra hanya bisa terdiam dan tersenyum saja sampai mereka berdua membuat dua kelompok.


__ADS_2