
Waktu terus berjalan dimana Sandra juga sudah membuat taman untuk dia melakukan penanaman pohon. Sandra juga tidak lupa untuk membuat sumber air dengan dia menggali tanah yang dulunya adalah sumber aliran sunga ada danua. Satu hari telah dilalu Sandra di tempat yang sudah kacau. Tapi tidak terduga kalau apa yang dilakukan oleh Sandra menghasilkan air dengan dia menggali. Tapi Air itu tidak bisa diminum karena sudah beracun karena sudah tercemar dengan sumber air panas. Sandra mencari tahu dengan kesehariannya dia juga selalu menyirami pohon yang dia tanam.
Waktu terus berjalan sudah satu bulan Sandra di tempat pertama kali dia tinggal. Kalau pohon dan sumber yang bersebelahan tidak menghasilkan racun. Airnya pun bisa diminun dan digunakan. Karena aliran air disumer yang dibuat Sandra terus mengalir. Sandra berpikir untuk membuat ladang rumpur dan aliran air.
Naga yang melihat usaha Sandra yang tidak pernah menyerah merasa senang.”Terima kasih,”ucap naga. Tapi Sandra hanya tersenyum kepada naga itu dan terus melakukan apa yang dia bisa. Sampai satu tahun berlalu dimana usaha Sandra bisa melihat berbagai pohon dan aura kehidupan. Di rasakan oleh Sandra,”kurasa kita harus kembali ke dunia manusia. Karena bahan sudah habis.”
“Kalian sebagian tinggal disini saja. Tapi sebagian akan pergi dengan diriku, tidak masalahkan,”ucap Sandra.
“Biarkan aku mengantarkan kamu pergi ke sana,”cuap naga pertama yang menjadi teman Sandra. Sandra dan Naga kembali ke dunia manusia. “Sudah satu setengah tahun kita disini,”ucap Sandra yang bersama dengan naga melintasi lubang dimensi yang masih terbuka.
Pokcy yang merasakan kalau Sandra akan kembali hanya bisa menyambutnya.”Kurasa tuan kamu akan kembali,”kara sekertarsi monster yang bersama dengan pocky.
“Iya. Aku tidak tahu apa yang akan dia bawa,”kata Pocky.
Sandra dan Naga yang sudah keluar dari lubang dimensi disambut oleh raja monster dan Pocky.
“Kamu sudah kembali Sandra,”ucap Pocky.
“Iya hanya saja sudah waktunya berkumpul kembali,”kata Sandra.
“Apa maksud kamu Sandra,”ucap Pocky.
“Panggil mereka untuk datang ke sini rekan kita bersama dengan penduduk desa. Kita akan kembali ke dimensi monster,”ucap Sandra.
“Apa yang kamu katakan mereka akan mati jika mereka kembali. Kamu ingin membunuh kami semua,”ucap raja monster yang dingin mengeratkan baju Sandra.
“Tenanglah dulu. Aku akan jelaskan dulu kepada kalian agar tidak salah paham,”kata Sandra. Raja monster melepaskan tangannya yang mengerat baju Sandra.”Jadi apa yang kamu dapatkan di sana?,”kata Pocky.
“Aku menemukan padang api dengan tanah yang gersang. Tapi untuk sekarang sudah ada kehidupan yang mengalir kesana. Tapi hanya sebagian wilayah saja,”ucap Sandra.
“Aku tidak percaya dengan adanya kehidupan disana,”kata raja yang menyuruh anak buahnya untuk mencari tahu dan masuk ke dalam dimensi monster.
“Lalu apa hubungan kita berkumpul dan masuk ke sana,”ucap pocky.
__ADS_1
“Bertanggung jawablah apa lagi yang kamu harapakan. Karena awal bencana ini kaum kita yang masuk ke sana dan menghancurkan semuanya,”kata Sandra yang sudah melihat langsung kejadian itu.
“Baiklah. Tapi bagaimana kita bisa bertanggung jawab,”ucap Pocky.
“Menghidupkan kehidupan disanalah,”ucap Sandra.
“Kamu gila tapi bagaimana, mereka saja tidak bisa tapi bagaimana kita bisa yang tidak memiliki kemampuan Sandra. Kamu jangan bercandalah,”ucap Pocky.
“Gunakan otak kamu bodoh,”kata Sandra.
“Otak,”ucap Pocky yang terdiam dan melihat pohon yang dia tanah dan sumber air yang dia dapatkan karena usaha yang dia gunakan dengan berbagai pikiran.”Bagaimana apa kamu tahu sekatang caranya? Jangan sampai otak kamu sedang buntung karena tidak bisa berpikir,”ucap Sandra.
“Ok. Tapo kamu yang bertanggung jawab untuk memanggil mereka ya,”ucap Pocky yang pergi mencari pohon yang bagus untuk dia bawa. Sandra yang hendak menggunakan telepatinye kepada kawan mereka.
Tapi belum sempat Sandra merasakan hawa keberadaan Pil dan Pol.”Kurasa si kembar akan datang,”ucap Sandra.”Si kembarkan bisa teleportasi mungkin saja dia akan datang lebih dulu,”ucap Pocky sebelum dia pergi.
“Hai Sandra Pocky,”ucap Pil bersama dengan Pol.
“Hai Kembar kalian datang tepat waktu. Sana kalian masuk dulu ke sana,”ucap Sandra dengan santai.”Apa?,”cuap si kembar yang terkejut.
“Kalian tidak usah berpura-pura. Monster yang kamu bawa itu memiliki kemampuan dalam bidang air, tanah, api dan angin bukan. Yang kamu dapatkan di lembah para monser. Tapi kalau kamu sudah datang ke sini, kurasa disana sudah menjadi daerah aman untuk dikunjungi dan di tinggali ya,”kata Sandra.
“Bagaimana kamu bisa tahu?,”ucap Pol.
“Kamu kira aku siapa yang tidak tahu rekanku sendiri,”kata Sandra.
“Sandra Pocky... Si kembar juga ada ya,”kata Atik.
“Jami mana Atik,”ucap Sandra.”Dia bersama dengan Pocky itu disana mengambil tanaman,”ucap Atik.
“Kalian membawa barang yang bagus ternyata,”kata Sandra sambil tersenyum.
“Sudahlah kenapa kita sudah bertemu malah menyembunyikan satu hal yang sudah diketahui oleh Sandra,”kata Pol.
__ADS_1
“Apa maksud kamu Pol,”ucap Jami berjalan ke arah mereka bersama dengan Pocky.
“Karena apa yang kalian lakukan siapa kalian sudah diketahui oleh Sandra dari awal. Intinya percuma saja kalian menyembunyikan identitas kalian selama ini,”kata Pocky.
“Sandra,”ucap Jami sementara yang lain juga melihat ke arah Sandra.”Kenapa kalian terkejut seperti itu. Aku hanya mengamankan identitas kalian saja,”kaa Sandra dengan santai.
Tapi pada saat mereka berbincang Sandra menggunakan telepatinya kepada Jaya yang ada didesa.”Jaya adiku aku ingin kamu bersama dengan penduduk perg ke arah lubang dimensi berada,”kata Sandra melalui telepati.
‘Kakak,”ucap Jaya. Tapi pada saat yang sama telepati terputus karena ada serangan yang tidak terduga datang ke desa.”Kenapa Sandra apa terjadi masalah,”ucap Jami.
“Kurasa desa diserang lagi,”kata Sandra.”Kenapa kamu bisa yakin kalau mereka diserang,”kata Atik.
“Telepatiku dengan Jaya terputus tidak seperti biasanya,”kata Sandra.
“Apa perluh aku datang ke sana,”ucap si kembar.”Tidak mereka bisa mengatasinya,”ucap Sandra.
“Kenapa kamu bisa yakin kalau mereka akan aman saja,”kata Pocky.
“Menurut kamu kenapa, karena pada saat aku menghubungi Jaya. Mereka tidak pada posisi didesa. Tapi ada diluar desa bersama dengan para penduduk dan arah mereka adalah ke tempat kita sekarang,”ucap Sandra.
“Tapi kenapa mereka diserang,”ucap Jami.
“Bairkan aku yang menjemput mereka,”ucap sekertarsi monster. Raja monster hanya menghela nafas saja.”Tapi kamu hanya manusia biasa bisa berhubungan dengan aura kehidupan. Siapa kamu sebenarnya,”kata Raja.
Tapi Sandra hanya tersenyum saja dan tidak berkata. Dimana Sandra harus pergi ke suatu tempat bersama dengan Naga.”Aku pergi dulu ke suatu tempat. Kalian disini saja, jika ingin masuk ajak saja para mosnter,”kata Sandra yang sudah naik di atas tubuh naga.
“Kamu mau pergi kemana?,”kata jami.
‘Tempat dimana aku bisa menemukan barang yang aku cari,”ucap Sandra. Dimana mereka berdua sudah naik ke atas langit. Tapi pada saat yang sama Sandra juga melihat Jaya dan yang lain.
“Pergi lagi,”ucap Jaya yang melihat kakaknya pergi.
“Sabat mungkin saja dia pergi ke hutan itu,”ucap Fros.
__ADS_1
“Tapi kenapa dia tidak sedikit menyapa,”kata Jaya yang sedikit murung.
Jeni hanya merangkul Jaya untuk mengurangi kesedihannya yang melanda hatinya.”Jangan sedih nanti kamu juga kana bertemu dengan mereka,”ucap Revin.