
Sandra dengan dewa bunga yang masih berbincang tanpa waktu mereka lupa. Kalau dewa bunga dalam satu kurungan budak.”Mau aku bantu tidak,”ucap Sandra.
“Tidak, aku tidak minta belah kasih kamu,”kata dewa bunga yang masih keras kepala.
“Terserah kmau saja. Tapi jika kamu menolak mungkin saja ada orang lain yang ingin membeli kamu dan bisa saja kamu di tugaskan untuk melakukan hal kotor,”kata Sandra. Dewa bunga yang tidak bergeming dengan apa yang dikatakan oleh Sandra hanya bisa diam.
“Tapi bagaimana jika mereka ingin kamu yang cantik ini,”bisik Sandra didepan juruji kurungan budak. Dewa bunga yang mendengar perkataan Sandra sedikit tertunduk dan melihat ke arah Sandra dengan tatapan tajam.
“Jika aku mau. Kamu mau melakukan apa dengan tubuhku, jika aku menjadi budak kamu,”kata dewa bunga.
“Aku tidak tahu mungkin informasi yang kamu dapatakan saat menjadi bawahan raja dewa,”ucap Sandra dengan santai.
“Bagaimana kamu tahu,”kata dewa bunga yang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Sandra. Sandra hanya tersenyum saja dan melihat penjual menghampiri Sandra.”Tuan apa kamu tertarik dengan dewa ini,”kata penjual.
“Iya berapa harganya,”kata Sandra.
“Harga yang kami berikan itu tidak terlalu mahal hanya 1000 koin emas saja,”kata penjual. Sandra yang memberikan uangnya tanpa berkata apa-apa kepada penjual. Dimana dia mendapatkan kunci budaknya.
“Ayo ikut denganku,”kata Sandra. Dewa bunga yang ikut dibelakang dengan kaki dan tangan yang terborgol. Sandra yang melihatnya tidak bisa melepaskan di tempat lelang sampai mereka keluar dari tempat lelang.
Sandra bersama dengan dewa bunga telah sampai di luar gedung lelang dimana dia pergi mencari rumah yang sudah dia dapatkan. Tapi pada saat yang sama Leo datang darai arah yang berlawanan.”Hai kamu dari mana saja, aku cari kamu tahu tidak,”kata Leo.
“Kamu mencariku, tapi ada apa,”kata Sandra yang masih santai.
“Kamu,”ucap Leo yang dengan wajah kesalnya. Tapi mata Leo melihat ke arah belakang dan menunjuk ke arah orang tersebut.”Siapa dia?,”kata Leo.
“Aku akan katakan, tapi kita pergi dari sini dulu,”ucap Sandra yang merasa ada mata yang mengawasinya. Sandra yang memimpin jalan pergi ke tempat yang dimana itu tempat pinggiran kota dewa yang sudah tidak terpakai.”Kenapa kamu membawaku ke sini, tempat apa lagi ini berbeda dengan kota yang tadi,”kata Leo.
__ADS_1
“Nanti kamu juga akan tahu,”kata Sandra yang masih memimpin jalan. Sampai di satu banguan yang terkunji Sandra mengambil kunci dan membukanya mereka masuk ke dalam bangunan tua dan tidak terawat.
“Kamu memiliki tanah wilayah ini,”ucap dewa bunga.
“Iya baru saja aku beli wilayah tandus ini dan penuh dengan racun,”kata Sandra.
“Apa kamu tidak takut tertular penyakit atau kekuatan kamu menghilang,”kata dewa bunga. Sandra hanya menggelengkan kepalanya saja. Di dalam gedung yang sudah mereka masuki yang masih kotor dan berantakan. Sandra menggunakan kekuatannya untuk memberihkan rumah yang di dapatkan. Hanya dalam satu jentikan jari dia bisa membuat semua ruangan bersih kembali dengan perabotan yang sudah di persiapkan oleh Sandra.
“Baiklah sekarang tinggal melepaskan belenggu yang ada di tangan dan kaki kamu,”kata Sandra yang melepaskan borgolnya. “Hai kamu tidak ingin memberitahukan kepada kami siapa dia,”kata Leo.
“Dia adalah dewa bunga,”kata dewa kehidupan dengan dewa yang lain datang ke rumah Sandra.
“Aku belum mengundang kalian. Tapi kalian sudah ada disini,”kata Sandra yang duduk langsung bersandar.
“Aku tidak tahu kalau kamu pergi ke pelelangan dan mendapatkan budak dan wilayah ini,”kata dewa kegelapan.
“Tapi apa yang ingin kamu lakukan dengan wilayah yang tidak akan bisa berkembang ini,”ucap dewa pencipta.
“Tunggu kamu kenal dengan raja dewa yang sekarang. Kamu ini sebenarnya siapa dan para dewa ini kenapa ada disini, bukan kalian sudah lama mati,”kata dewa bunga.
“Kurasa ada hal yang tidak kamu ketahui ya dewa bunga. Dunia ini luas ada hal yang kalian tidak bisa jangkau hanya dengan mata kalian,”kata Sandra.
“Perkataan kamu sungguh dramatis bukan,”ucap Leo.
“Ayolah untuk mengubah suasana saja. Apa ada yang salah,”kata Sandra.
“Jadi apa yang kamu dapatkan dengan membeli wilayah ini Sandra,”kata dewa kehidupan. Tapi pada saat yang sama dewa bunga yang mendengarnya sedikit terkejut.”Ka..kamu Sandra yang di incar oleh raja dewa,”kata dewa bunga.
__ADS_1
“iya. Tapi aku tidak menyangka kalau akan ada seperti ini,”kata Sandra yang masih santai.
“Kamu tidak akan memberitahukan kepada raja kamu bukan,”akat Leo dari samping.
“Itu tidak mungkin, karena aku tidak ingin dilakukan seperti sampah oleh dia. Raja yang telah membunuh raja terdahulu,”kata dewa bunga yang kesal dan marah.
“Aku tidak tahu kalau kamu tahu apa yang sudah terjadi dengan raja kamu. Tapi kenapa kamu tidak memberontak sama seperti mereka,”kata Leo.
“Kamu kira mudah memberontak jika kamu memiliki kelurga yang dijadikan tahanan,”kata dewa bunga.
“Aku tidak tahu soal itu,”kata Leo. Tapi Sandra yang mendengar perkataan mereka hanya bisa diam sampai mata Sandra dan dewa kehidupan saling bertatap satu sama lain. Sandra hanya tersenyum dan dewa kehidupan juga tersenyum. Sampai akhirnya Sandra mengeluarkan catur untuk mereka bermain.
“Ayo kita main saja dari pada kita bertatap satu sama lain yang tidak penting ini,”kata Sandra.
“itu juga bagus,”ucap dewa kehidupan. Sandra dan dewa kehidupan yang bermain catur tapi di dalam ruangan yang mereka buat mereka berbincang apa yang sudah terjadi setelah dia pergi. Semua yang diketahui oleh Sandra diakatakan kepada dewa kehidupan sampai akhirnya cerita telah selesai dan permainan catur yang tidak ada pemenangnya karena seri.
“Apa yang kalian bicarakan?,”kata dewa pencipta.
“Tidak ada tapi aku akan tinggal id rumah ini. Kalian bagaimana?,”kata dewa kehidupan.
“Aku sih tidak masalah,”cuap dewa bawah neraka ayah Leo. Setelah merunding mereka setuju untuk tinggal di rumah yang dibeli oleh Sandra. Sandra hanya tersenyum dan berkata,”Enaknya jadi dewa hanya tinggal tempat saja tanpa mengeluarkan uang dan pikiran.”
“Jika kamu mau jadinya dewa sejati,”kata dewa kehidupan.
“Jadi dewa sejati tidak ada untungnya dimasa sekatang. Karena tatanan sudah salah sejak awal bukan,”kata Sandra.
“Ohhh iya kamu dewa bunga kamu boleh tinggal disini. Aku bebaskan kamu melaukan apa yang kamu inginkan. Tapi seperti yang sudah kita sepakatai aku ingin informasi saat kamu menjadi bawahan raja dewa,”kata Sandra.
__ADS_1
“Aku akan ceritakan semua yang aku ketahui. Tapi bukan sekarang, karena ada tikus yang mengawasi kita bukan,”kata dewa bunga.
“Ohhh kamu sadar ya. Aku kira kamu tidak tahu soal tikut itu,”kata Sandra. Dimana mata-mata yang mengawasi mereka sudah dikalahkah oleh anak buah Sandra.”Bos semua sudah beres tapi kami menemukan lokasi yang anda cari. Apa mau pergi sekarang atau besok,”kata anak pertama dari penjaga pertama.