Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 49


__ADS_3

Di Perjalanan menuju tempat pertemuan Sandra dan Tera saling berbincang apa yang terjadi pagi tadi. Dimana Sandra kedatangan tamu dari mantan istrinya Mawar dan tunangan Mawa Leo. Sandra yang masih santai di perjalanan hanya membaca dokumen saja. Sampai akhirnya Sandra membuka mulut.”Bagaimana kondisi si kelinci?,”ucap Sandra.


“Si kelinci baik saja sekarang dalam masa penyembuhan,”kata Tera.


“Tapi saya mendapatkan informasi dari Edwan kalau si kelinci kabur dari laboratorium,”ucap Tera.


“Jadi si kelinci hasil dari uji coba mereka ya,”kata Sandra.


“Itu benar. Tapi apa perlu kita mencari lebih lanjut,”kata Tera yang memberikan usul karena datang masih kurang lengkap.


“Tidak usah, untuk sekarang sembunyikan saja si kelinci agar dia tetep aman samapi waktunya aku akan membawa dia  ke dimensi monster,”ucap Sandra. Mobil yang tadinya melaju kini berhenti dimana mereka sudah sampai di tempat pertemuan. Sandra yang keluar di ikuti dengan Tera.


Sandra dan Tera yang sudah disambut oleh sekertarsi dari bos yang akan di temui oleh Sandra datang menghampiri mereka.”Selamat datang tuan Sandra, saya akan mengantarkan kalian berdua bertemu dengan atasan saya,”ucap sekerataris.


Sandra dan Tera yang mengikuti dari belakang hingga mereka berdua sampai di satu ruangan. Dimana sekertaris membuka pintunya yang sudah di tunggu oleh bos tambang  berlian. Beliau berdiri dan menyambut Sandra dengan ramah. Mereka berdua kembali membahas rapat pertemuan waktu itu dengan santai tapi tetap pada kondisi yang serius.


“Apa ada penemuan baru untuk berlian kalian yang dapatkan,”ucap Sandra.


“Untuk berlian kami mendapatkan lokasi terbaru dalam tamabang yang bisa saja itu adalah berlian  biru yang bisa menjadi aksesoris yang berharga untuk kaum wanita. Tapi apa tuan Sandra ada proyek yang bagus untuk kita kembangan,”ucap bos tambang berlian.


“Jika kamu memberikan sample apa yang kamu sudah temukan mungkin saja ada proyek baru yang harus anda kerjakan,”ucap Sandra.


“Anda memang sangat pinta tidak mau rugi saat menjalin kerja sama dengan kami,”ucap bos tambang berlian yang tersenyum licik.


“Ini bisnis yang bisa membuat kedua belah pihan sama untung bukan. Apa anda ingin untung sendiri? Tidak mungkin bukan,”ucap Sandra yang menikmati teh yang sudah diberikan.


“Anda memang hebat. Pantas saja anda bisa menjadi nomer dua dari perusahan internasioal. Saya merasa beruntung bisa berkerja sama dengan anda,”ucap bos tambang berlian yang memberikan isyarat untuk mengambil sample berlian yang mereka temukan.

__ADS_1


Setelah diambil sample berliannya Sandra melihat dengan seksama. Karena sudah tahu ada berlian yang baru didapatkan. Sandra juga sudah mempersiapkan proyek kerja sama dimana pihak tambang harus menyediakan berlian dengan jumlah yang sudah disepakati.


“Itu adalah proyek kerja samanya. Jika kamu suka bisa ditanda tangani, jika tidak kamu bisa mencari yang lain,”ucap Sandra dengan sifat dinginnya.


Bos tambang berlian yang melihat proyek dari Sandra dengan telitu. Tapi wajah bos tambang yang sangat puas menadatangni  proyek kerja sama itu dan lalu mereka berdua saling berjabat tangan kerena sudah berkerja sama.”Saya menantikan kerja sama yang lain bos Sandra,”ucap bos tambang berlian.


“Aku juga menantikan hasil yang lain dari tambang anda,”ucap Sandra dengan wajah tersenyumnya. Selesai dengan pertemuan itu mereka pergi ke tempat mereka masing-masing.”Bos, sekarang ada jadwal dengan bos krtistal di hotel c,”ucap Tera yang memberitahukan jadwal berikunya.


“Aku mengerti,”ucap Sandra yang berdiri. Sandra yang berjalan melewati Tera keluar dari ruangan. Tapi saat di parkiran Sandra bertemu dengan Mila.


“Sandra,”ucap Mila yang lari menghampiri. Tapi seperti biasanya anak buah Edwan datang menghalangi. Sampai Sandra bersama dengan Tera masuk ke dalam mobil.


“Sandra kenapa kamu bersikap seperti ini padaku. Aku suka sama kamu, kenapa kamu memutuska pertunangan kita secara sepihak,”ucap Mila.


“Kenapa karena aku tidak suka dengan kamu,”ucap Sandra dingin didalam mobil.


“Apa kamu sudah memberikan konpinsasi kepada pihak kelurga Mila,”ucap Sandra yang bersandar di kursi mobil.


“Sudah bos anda tidak perlu khawatir. Tapi apa anda benar tidak ingin bertunangan dengan Mila,”ucap Tera.


“Jika kamu suka ambil saja,”kata Sandra.


“Tidak bos,”ucap Tera.


Sandra dengan aktifitasnya masih dengan sikap dinginnya. Tapi di tempat lain Mila yang tidak bisa mendapatkan Sandra masih saja berusaha. Tapi pada saat yang sama Mawar yang sedang ada di hotel dimana Sandra berada melihat Sandra.


“Bukan itu adalah Sandra tapi siapa wanita yang menghampirinya,”ucap Mawar sambil berpikir. Tapi Mawar yang mendapatkan ide hendak mencoba mendapatkan Sandra yang sudah kaya dan seorang CEO.”Aku akan mendapatkan kamu lagi Sandra,”ucap Mawar.

__ADS_1


Tapi sebelum itu Mawar harus memberitahukan kepada orang tuanya kalau Sandra masih hidup dan dia memiliki perusahan kedua internasional. Mawar yang menyuruh tentara bayaran untuk mendapatkan informasi tentang Sandra.


Di tempat lain Tera mendapatkan pesan dari Edwan kalau Mawar sedang mencari informasi tentang Sandra.”Bos apa yang harus aku lakukan dengan Mawar,”ucap Tera setelah membaca pesan dari Edwan.


“Emangnya apa yang terjadi dengan dia,”kata Sandra.


“Mawar hendak mencari tahu tentang anda dengan menyewa tentara bayaran,”kata Tera.


“Hapus semuanya informasi yang dia cari dan bunuh tenara bayaran itu. Aku tidak ingin dia menggangguku lagi,”kata Sandra,


“Saya mengerti bos, semua akan beres dengan cepat,”ucap Tera. Di pertemuan kedua Sandra dengan tambang kristal di hotel c.”Ada apa bos,”ucap Tera yang melihat Sandra tidak keluar tapi melihat ponselnya.


“Tidak ada,”ucap Sandra yang membuka pintu. Sandra keluar dan disusul oleh Tera disampingnya. Sandra yang merapikan jas yang dikenakan masuk ke dalam hotel. Karena sudah memesan lebih dulu Sandra diantarkan oleh pelayan bertemu dengan bos tambang kristal yang sudah datang lebih dulu.


“Tuan Sandra,”ucap bos krital.


“Apa anda menuggu lama?,”ucap Sandra datang mendekat dan berjabat tangan.


“Tidak kami baru saja datang. Silakan duduk tuan Sandra,”ucap Bos kristal. Setelah berbincang santai mereka mulai membahas rencana bisnis mereka bos tambang kristal memberikan sample batu kristal warna yang baru saja mereka dapatkan di tempat yang disarakan oleh Sandra.


“Apa ini batu kristla  warna yang kalian temukan,”ucap Sandra sambil melihat batu kristal warna.


“Itu benar tapi tidak hanya itu saja yang kami dapatkan tuan sandra. Karena lokasi dari saran ada jumlah pemasukan kristal bertambah tidak hanya satu jenis saja tapi ada dua jenis yang berwarnah merah dan ungu. Kristal yang sangat langkah,”ucap bos tambang kristal yang sangat senang.


“Baguslah jika kalian menemukan itu pada waktu yang tepat. Karena ada hal yang harus kalian penuhi untuk stok kristal,”ucap Sandra. Tera yang memberikan dokumen yang harus diberikan kepada pihak perusahaan Sandra. Setelah membaca dokumen itu dan tidak ada yang eneh dari kerja samanya bos tambang kristal dengan senang hati menadatangani dokumen itu.


“Semoga kerja sama ini bisa terus berkembang tuan Sandra,”ucap bos tambang kristal. Sandra hanya tersenyum saja sampai mereka berdua makan siang bersama karena sudah waktunya. Dimana mereka berbincang dengan santai tidak membahas urusna kerja sama. Hanya pembicaraan biasa saja hingga waktu memisahkan mereka karena sudah sore. Dimana Tera mengingatkan Sandra kalau ada pelelangan yang harus mereka hadiri.

__ADS_1


__ADS_2