Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 6


__ADS_3

Sandra yang sudah menghirup udara segar kembali masuk ke dalam. Dimana Mawar yang tidak biasanya mendekati Sandra. Sandra yang merasa sedikit curiga dengan perilaku Mawar hanya terdiam saja.”Sandra ada hal yang ingin aku bicarakan dengan kamu?,”kata Mawar.


“Apa yang ingin kamu bicarakan. Jika tidak terlalu penti nanti saja bicaranya. Sekarang kita harus mengurus pemakanan nenek dan kakek bukan,”kata Sandra.


“Itu benar Mawar, nanti saja kamu bicaranya sekarang bagaimana jika kita melihat nenek dan kakek kamu di dalam,”kata Ayah. Mawar yang menurut orang tuanya masuk ke dalam ruangan kakek dan nenek yang sudah mendingin.


Tapi sebelum masuk ibu menawarkan masuk lagi di dalam. Tapi menolak karena dia ingin bicara dengan dokter yang sudah melakukan tugasnya. Tapi Sandra dengan diam-diam di balik pintu mendengarkan apa yang dikatakan oleh mereka bertiga.”Jadi mereka bukan bersedih tapi malah bahagia ya,”ucap Sandra yang tidak ingin melihat mereka lagi.


Sandra yang mencari dokter yang melalukan tindakan penyelamatan kepada kakek dan nenek. Setelah bertemu dengan dokter Sandra bertanya kondisi setelah kecelakaan mobil. Dokter menjelakan kalua kecelakaan itu murni kecelakan yang membuat ada dorongan dan benturan yang membuat kedua korban mengalami luka dan mobil yang mereka kendarai bisa berguling sampai mereka berhenti. Karena menabrak pembatas jalan atau bisa dorongan yang tidak terlalu cepat.


Tapi Sandra yang merasa ada yang aneh melihat polisi yang bertugas untuk menyelidiki kejadian kecelakaan tersebut. Sandra berjalan ke arah polisi itu tapi dia berhenti karena melihat Leo memberikan uang kepada polisi.


“kenapa Leo memberikan uang kepada polisi itu,”kata Sandra. Sandra yang tidak tahu hanya terdiam sampai uruasan mereka selesai. Tapi hatinya resah dengan uang yang diberikan kepada polisi.”Apa kecelakan ini adalah sabotase,”kata hai Sandra.


Sandra yang tidak tahu dan tidak ingin tahu hanya bisa menutup matanya. Sampai Mawar melihat Sandra terdiam diri di pojokan. Tapi untung saja Leo dan polisi yang sudah pergi tidak terlihat oleh Mawar.


“Apa yang kamu lakukan di sini?,”kata Mawar.


“Untuk apa kamu mencariku,”kata Sandra.


“Semua persiapan untuk pemakanan sudah diselesaikan oleh Leo. Kamu tidak usah khawatir,”kata Mawar.


“Aneh kenapa Leo yang mengurusnya,”ucap Sandra.”Seharusnya kamu berterima kasih kepada Leo mau mengurusnya,”kata Mawar yang sedikit kesal.


Mawar pergi meninggalkan Sandra sendirian. Sementara Sandra mencari polisi tadi yang dia lihat. Belum dia mencari ayah dan Ibu Mawar menghentikan Sandra.


“Ayah ibu ada apa?,”kata Sandra.

__ADS_1


“Kamu mau kemana?,”kata Ibu. “Aku mencari polisi yang menyelidiki kecelakaan kakek dan nenek,”kata Sandra.


“Untuk apa,”kata Ayah.


“Hanya ingin tahu saja bagaimana kecelakaan itu terjadi,”kata Sandra.


“Kamu tidak usah khawatir semua itu sudah Leo yang mengurus. Kamu hanya diam saja,”kata Ayah. Sandra yang tidak tahu membuat hatinya resah.


Setelah semua urusan pemakaman sudah disiapakan. Hati Sandra yang tidak bisanya merasa kalau dirinya akan dalam masalah besar.”Kurasa sebentar lagi aku akan masuk ke dalam penjara,”kata Sandra dalam hati.


Karena mata mereka yang menyembunyikan sesuatu yang akan membuat Sandra menderita lagi setelah kepergian nenek dan kakek.”Apa semua ini akan berakhir?,”kata Sandra.


Hari berganti hari dimana hari itu adalah proses pelepasan nenek dan kakek yang sudah pergi. Tapi sebelum mereka berangkat Mawar meminta Sandra untuk menadatangani sebuah surat. Sandra yang tidak tahu surat apa itu bertanya tapi jawaban dari Mawar adalah sebuah acuhan dan sindiran. Sandra yang tidak tahu apa yang dia tanda tangani itu adalah hal yang baik untuknya atau tidak.


Selesai pemakanan Sandra yang pergi ke rumah di mana dia tinggal. Tapi dia melihat barangnya sudah ada di luar.”Kenapa barangku ada di sini?,”kata Sandra yang tidak tahu apa yang terjadi.


Sandra yang merasa dirinya bebas dari rumah yang dia tidak inginkan. Membereskan semua barang yang dia miliki dan segera pergi dari rumah itu. Tapi nasib buruk datang menimpa Sandra ada beberapa orang yang membuat Sandra mengalami kecelakaan dan membuat dia jatuh ke dalam jurang.


Sandra mencoba menggerakan tubuhnya yang masih dia gerakkan. Mata Sandra yang berlumpur  darah yang membuat penglihatan Sandra tidak terlalu kelihatan.”Apa aku masih hidup?,”ucap Sandra yang kemudian dia pinsan. Tapi sebelum dia pinsan ada seorang yang memanggil mana Sandra. Tapi Sandra yang tidak tahu hanya bisa menutup mata karena tubuhnya sudah tidak bisa dia gerakan.


Satu tahun sudah berlalu Sandra yang sudah menjadi tentara salah satu diperbatasan. Karena yang telah menyelamatkan dirinya adalah murid dari kakek Sandra. Sandra yang tidak tahu dibawa dan dirawat di markas tentara. Setelah Sandra sudah pulih dan bisa bergerak orang yang menyelamatkan dia membawa Sandra untuk mengikuti semua latihan yang ada di markas.


Awalanya Sandra bingung kenapa dia bisa ada di markan tentara dan menjadi satu murid darai markas tersebut. Sandra yang mencari tahu sambil mengikuti semua latihan yang diberikan. Hingga ada pertarungan antara satu kelompok dengan kelompok lain Sandra di ikut sertakan oleh mereka. Sudah lama Sandra di tempat itu dan semua pelatiahan itu membuat Sandra lebih berbeda dari dulu.


“Sandra,”ucap teman satu kamar.


“Ada apa kak,”kata Sandra.

__ADS_1


“Di cari komandan kamu?,”kata Sandra. Sandra pergi dan menuju ruang komanda yang dulu menolong Sandra.


“Komandan ada apa mencari saya,”kata Sandra.


“Kamu tidak usah berkata seperti itu saat kita berdua kamu panggi saja aku kakak,”kata Baz.


“Baiklah kak Baz. Untuk apa kakak mencari saya,”kata Sandra yang duduk.


“Apa kamu tidak penasaran dengan apa yang aku katakan kenapa kamu bisa dibawa ke sini dan aku menuruh kamu mengikuti semua latihan yang ada di markas,”kata Baz.


“Untuk apa kakak yang sudah menolongku. Aku juga sudah bersyukur kakak mau menolongku waktu itu. Jadi aku bisa hidup dan mencari kebahagiaanku sendiri,”kata Sandra.


“Kami tidak penasaran kenapa kamu bisa masuk jurang,”kata Baz.


“Soal itu aku sudah mencai tahu kebenarannya,”kata Sandra yang kembali mengingt keluarga Kaylasari yang sudah berubah setelah kepergian kakek dan nenek.


“Jadi kamu sudah tahu kenapa kamu bisa masuk jurang,”kata Baz.


“Apa kamu ingin balas dendam dengan mereka,”kat Baz lagi.


“Balas dendam ya, ada waktunya biarkan dulu saja kakak mereka bahagia. Ada saatnya mereka akan jatuh dengan menyakitkan nanti,”kata Sandra yang diam-diam membangun satu perusahan atas namanya.


Jika Sandra sudah lebih kuat lagi dia ingin bertemu dengan Intan.”Melihat wajah kamu yang percaya diri seperti itu. Kurasa kamu akan baik-baik saja jika aku masukkan kamu dalam kelompok ini,”kata Baz.


Sandra yang tidak tahu apa yang dikatakan oleh kakak Baz melihat ke atah Baz.”Kelompok apa yang kakak maksudkan?,”kata Sandra yang merasa sedikit gelisah.


“Kamu akan tahu dua minggu lagi setelah semua pelatihan kamu selesai,”kata Baz.

__ADS_1


__ADS_2