Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 12


__ADS_3

Sandra yang masih tidak percaya dengan semua itu hanya bisa terdiam dan menutup mata. Sampai semua mendapatkan perawatan. Hari demi hari telah berlalu dimana mereka sudah kembali seperti semua dan kondisia Akademi yang sudah pulih. Sandra bersama dengan anggota timnya satu kelompok mendapatkan kelas pemahaman tentang dunia yang mereka tinggali.


Sandra bersama dengan lainnya masuk ke dalam kelas pemahaman kelas 1. Dimana mereka akan mendapatkan pengetahuan tentang dunia yang kita tempati dengan dunia mereka tinggali di Akademi militer khusus. Kelas pertama Sandra yang harus dia jalani dengan penuh tekanan yang kadang membuat Sandra menyerah dan membuat kepalanya pecar.


“Apa semua sudah datang ke kelas. Jika sudah kita akan memulai kelasnya,”kata guru pertama.


Semua terdiam sampai guru pertama menjelaskan tentang materi yang diberikan. Mati untuk pemula adalah bagaimana tempat ini tercipat. Kebanyakan orang mengatakan kalau tempat ini dirahasiakan oleh pemerintah lama. Karena mereka tidak ingin tempat ini diketahui oleh dunia. Tempat ini sebagai bayangan dari bumi.


Sandra yang merasa ada yang hal yang membuat dia berpikir kenapa dunia ini sebagai bayangan bumi membuat dia mengajungkan tangan.”Ada apa Sandra, apa ada yang ingin kamu tanyakan,”guru pertama.


“Kenapa dunia ini sebagai bayangan bumi?,”kata Sandra.”Karena tempat ini di sembunyikan darai dunia luar atau tempat kita tinggali. Karena tempat ini akan membawa mala petaka bagai mereka yang belum bisa percaya dengan duina ini akan berubah,”kata guru pertama.


“Kenapa tempat ini di rahasiakan jika suatu saat nanti tempat ini tidak bisa bertahan,”kat Fresthe.


“Itu pertanyaan yang bagus kenapa ya,”kata Guru pertama yang sedang mencari jawaban.


“Jika tempat ini tidak bisa bertahan, maka para monster ini ada menyerang para manusia diluar sana,”kata guru pertamta.


“Untuk apa tempat ini disembunyikan karena pemerintah masih belum tahu mengatakannya kepada rakyatanya. Jika mereka salah saja berkata maka akan ada kekacauan dunia,”kata guru pertama.


“Jika tidak ingin ada kekacauan kenapa tidak menjelaskan dari awal secara pertahap,”kata wati.

__ADS_1


“Sama halnya dengan kita yang tidak percaya dnegan monster ada. Mereka tidak bisa menerima penambahan pengetahuan yang tidak jelas asul usulnya,”kata Guru pertama.


Sandra yang hanya terdiam sambil mendengarkan. Karena dari teman sekamar Sandra juga ingin tahu kenapa Akademi ini tertutup dan tidak boleh diketahui oleh ornag luar. Setelah bertanya dengan menggabungkan yang Sandra tahu kalau tempat ini memang dirahasiakan. Tapi bagaimana tempat ini ada?.


“Pak saya mau tahu bagaimana temat ini ada dan kenapa dunia ini terbagai menjadi dua bagian bayangan dan utama,”kata Sandra.


“Soal itu akan dibahas untu pertemuan besok. Kita akhiri sampai disini saja materinya. Kalian tidak mungkin bisa menerima dengan sekali saja bukan. Karena kalian adalah pemula,”kata guru pertama.


Setelah guru pertama pergi mereka masih santai samapi ada guru kedua datang. Dimana mereka harus belajar untuk menerima beban tekanan para monster. “Halo semuanya,”ucap guru kedua yang masuk dengan santai.


“Pertemuan pertama ini kita akan membahas tentang cara bagaimana kalian bisa tidak tertekan oleh tekanan para monster. Mungkin dari kalian sudah penah merasakan tekanan para monster, kecuali Sandra yang sudah mengalaminya,”kata guru kedua.


Setelah menuggu mereka tidak ada yang menjawab atau mengajungkan tangan mereka. “Jadi kalian belum pernah merasakan tekanan para monster. Jika belum kita akan pergi ke ruang latihan, agar kalian bisa merasakan tekanan para monster,”ucap Guru kedua.


Awalnya Sandra mengira jumlah mereka hanya sedikit saja, tapi saat mereka masuk. Mata mereka terkejut dengan jumlah murid pemula yang luar biasa banyak. Sandra yang tidak tahu bertanya kepada guru kedua.”Untuk murid pemula apa sebanyak ini bu,”kata Sandra.”Itu benar karena mereka masih belum lolos dari ujian tekanan pera monster,”kata guru kedua.


“Ujian kenaikan kelas adalah ujian tekanan monster,”kata Pol.


“Itu benar jadi kalian harus bisa terbiasa dengan tekanan nanti yang akan kalian rasakan. Karena tekanan terbagi menjadi beberapa tahapan sesuai dengan jenis monster,”kata guru kedua.


“Jenis monster,”ucap Pil.

__ADS_1


“Kalian ada dapat pembelajaran itu di kelas besok. Sekarang kalian masuklah ke dalam dulu, semuanya,”kata Guru kedua.


Semua yang masuk ke dalam termasuk Sandra. Sampai didalam mereka tidak melihat apa-apa hanya ruang kosong saja.”Baiklah kita mulai ya kelas kita,”ucap guru kedua. Tiba-tiba ada tekanan yang membuat mereka terjatuh satu persatu.”Apa ini kenapa aku tidak memiliki tenaga sama sekali,”kata Sega.


“Ini tekanan para monster,”ucap Sandara yang berdiri tapi dengan kaki yang sudah bergetar.”Aku tidak sangggup lagi berdiri aku akan duduk,”ucap Sandra.


“Kamu habat Sandra bisa menahan tekanan yang baru datang dengan sikap kamu yang tenang,,”ucap guru kedua.


“Itu karena saya adalah tentara jadi bisa menangani tekanan ini tapi sedikit berbeda. Dari pada itu ini lebih rinagn dari pada monster yang saya ketemuai untuk hari pertama,”kata Sandra.


“Kenapa kamu bisa bicara Sandara,”ucap Atik. “kenapa aku bisa bicara karena tekanan ini tidak membuat aku mengeluarkan banyak tenaga untuk bicara. Tapi kenapa dengan kalian, apa sangat susah untuk berbicara dibawah tekanan,”kata Sandra.


“Itu jelas mereka sangat sulit untuk bicara,”kata Fros. “Lalu kenapa kamu bisa,”kata Pocky.”Kamu juga bisa. Itu karena sama halnya dengan kamu tekanan saat bicara itu sudah biasa bagiku. Tapi tekanan tubuh masih belum,”kata Fros.


“Kalian bertiga hebat bisa. Kita akan memulai kelas besok di sini, jadi kalian harus bisa terbiasa dengan tekanan ini,”kata guru kedua.


“Pasti kalian bertanya kenapa tidak bisa membuka mulut kalian saat ada tekanan ini. karena tekana ini bisa menekan semua saeaf yang ada ditubuh kita termasuk bicara dan organ tubuh yang menompa kia. Bagi mereka yang sudah terlatih dari tentara dan seorang atlet pasti sudah terbiasa dengan tekanan ini. Tapi yang mereka bisa hanya bisa berbicara dengan jangka waktu tertentu,”kata guru kedua.


Setelah satu jam dalam sebuah tekanan mereka akhirnya bisa menyelesaikan semua tekanan yang ada walaupun mereka sangat kelelahan.”Baik kelas untuk hari ini selesai ya, untuk kelas berikutnya kita akn belajar di ruangan ini,”kata guru kedua.


“Apa?,”ucap semua murid di dalam ruangan. “Apa anda yakin dengan ucapan ada bu,”kata Jami. Guru kedua menganggukan kepalanya dengan dia tersenyum bahagia. Guru kedua yang telah keluar dari ruangan disusul dengan Sandra dan yang lain.”Apa kita bisa cari makan,”ucap Pil.

__ADS_1


“Kita cari makan semua tenagaku sudah terkuras di tempat ini,”kata Jarmy.


__ADS_2