Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 54


__ADS_3

“Dengan senang hati Bos kami mau asalkan kami ditraktir ya,”ucap Edwan.


“Aku juga setuju,”kata Latto.


“Baiklah. Aku akan mentraktir kalian betriga. Kita pergi sekarang sudah mau siang ini,”ucap Sandra.


“Siang apa bos ini masih pagi,”kata Tera. Sandra yang tidak memperdulikan mereka berjalan lebih dulu. Dimana mereka bertiga menyusul untuk sarapan pagi bersama. Selesai dengan dokumen yang sudah dirapikan dan disembunyikan. Mereka bertiga mengikuti Sandra yang sudah berjalan lebih dulu.


Sandra yang keluar dari perusahan berhadapan dengan Mawar bersama orang tuanya.”Sandra kamu masih hidup,”ucap ibu mawar.


“Tante untuk apa datang ke sini. Tapi kalau hanya untuk meminta rujuk kembali maafkan Sandra. Saya tidak bisa,”ucap Sandra yang berjalan melewati mereka bertiga.


“Tunggu Sandra. Kmau masih ingat surat wasiat kakek kamu bukan. Kamu tidak bisa lepas dari wasiat kakek kamu yang harus bersama dengan anak kami Mawar,”kata ayah mawar.


“Surat wasiat apa yang anda maksudkan?,”kata Sandra yang sudah tahu kebenarannya.


“Kamu jangan berpura-pura tidak tahu. Aku tahu kalau aku pernah mengusir kamu, aku minta maaf,”kata Mawar sambil memengan tangan Sandra. Sandra yang merasa jijik langsung menghempaskan tangan Mawar yang memengangnya.


“Aku tidak ingin terlibat dengan kalian semua. Semua yang aku miliki sudah kalian ambil. Kalian masih kurang dan masih saja meminta apa yang sudah aku bangun,”kata Sandra dengan dingin menatap mereka.


“Aku tidak lupa dengan apa yang kalian lakukan dulu kepadaku. Tapi soal suart wasiat, kakek saya tidak pernah menulisnya itu,”ucap Sandra yang berjalan meninggalkan mereka. Di ikuti oleh Edwan, Tera dan Lotto dari belakang.


“Siapa wanita itu,”ucap Lotto.


“Dia adalah mantan istri dari Sandra dan termasuk orang yang telah mencelakai Sandra hingga kamu lihat kemarin,kata Edwan.


“Begitu banyak yang aku tidak ketahui tentang bos Sandra,”ucap lotto.


“Nanti kamu juga akan tahu siapa bos kita Lotto,”kata Tera yang merangkul Lotto yang disampingnya. Sampai mereka berempat masuk ke cafe didepan perusahan. Sandra yang duduk  karena ada yang  kosong. “Mau pesan apa kakak-kakak,”ucap Pelayan yang ramah. Sandra yang melihat menu pesanan yang sudah tersedia.


Waktu mereka bisa bersantai sampai Edwan melihat kalau ada yang datang ke sini.”Kursa ada yang datang lagi Sandra,”ucap Edwan.


“Siapa lagi,”kata Lotto. Sandra yang melihat ke arah luar dimana Mila datang lagi. Tapi anehnya dia bertemu dengan Mawar.”Kurasa akan ada aduh mulut lagi disana,”ucap Sandra yang kembali meminum teh yang sudah disajikan oleh pelayan. Tapi pada saat yang sama Sandra mersakan ada aura yang tidak asing di dekatnya.

__ADS_1


Sandra melihat sekelilingnya kalau perasaan yang dia rasakan kembali menghilang.”Di pergi lagi ternyata,”ucap Sandra dalam hati.


“kenapa bos?,”ucap Tera yang melihat kearahnya. Tapi Sandra tidak berkata apa-apa hanya suara kesunyian di meja mereka. Hingga akhirnay Mila dan bersama dengan Mawar.


“Sandra apa maksud wanita ini kalau kamu sudah menikah,”ucap Mila.


Sandra yang menatap mereka berdua dengan santai berkata.”Aku sudah menikah tapi aku sudah bercerai dengan wanita itu. kamu juga Mila kita sudah membatalkan pertunangan kita. Jangan ganggu aku lagi, aku muak melihat wajah kalian yang menjijikan,”kata Sandra yang tidak memiliki perasaan terhadap keduanya.


“Kenapa kamu berkata seperti itu Sandra,”ucap Mawar yang berwajah sedih.


“itu benar, aku suka kamu Sandra jangan batalkan pertunangan kita ya,”kata Mila yang tidak menyerah mendapatkan Sandra.


“Jika aku bangkrut apa kalian masih mau dengan diriku,”kata Sandra. Mereka berdua kembali terdiam dengan perkataan Sandra. Tapi hati Mawar yang berkata,”Pasti dia hanya mengetes aku saja.”


“Aku tidak perduli jika kamu bangkrut aku hanya ingin rujuk dengan kamu Sandra,”akta Mawar.


“Aku juga tidak perduli asalkan aku bisa bersama kamu Sandra,”kata Mila.


“Kalian serius mau bersama dengan bos saya jika kami dalam masalah dimana perusahan kami dalam kondisi kritis,”ucap Tera.


“Tentu saja,”ucap mereka berdua.


“Bagus kalau begitu. Edwan Lotto berikan data yang harus kita ganti rugi dari perusahan lain,”kata Tera kepada mereka.


“Tunggu sebentar,”ucap Lotto yang mengambil selembaran kertas utang perusahan .


“Ini dia,”ucap Lotto. Edwan yang juga menyerahkan dokumen yang lain kepada Tera.”Jika kalian mau bantu bisakah dengan urusan keuangan perusahan yang dalam masa sulit ini,”kata Tera menunjukan dokumenya kepada mereka berdua. Mila dan Mawar yang melihat sedikit terkejut dengan dokumen yang baru saja mereka baca.


“Kalian bercandakan,”ucap Mila.


“Jika kalian memang kekuarangan uang kenapa kalian makan dicafe ini,”kata Mawar.


“Maaf nona karena mereka adalah pelanggan tetap kami dan kami juga selalu dibantu oleh mereka. pihak cafe mengizinkan mereka utang makan dan membayar saat mereka mendapatkan uang,”ucap pelayan yang datang.

__ADS_1


“Apa hutang,”ucap Mawar berwajah kusut. “Aku tidak mau balikan dengan kamu lagi, banyak utang lagi rugi aku nanti,”ucap Mawar yang langsung pergi. Sementara Mila masih saja melihat Sandra yang dengan santai.”Kalian penipu handal ya,”ucap Mila dengan wajah licik.


“Penipu siapa juga yang mau,”kata Sandra.


“Aku melepaskan kamu karena aku sudah tidak memiliki apa-apa. Tapi kamu masih saja mau balikkan dengan diriku,”kata Sandra.


“Kalian kira aku tidak tahu kalau kalian akting. Baiklah aku tidak akan mengejar kamu lagi Sandra, asalkan kamu mau memberikan Tera kepadaku dan membantu usaha orang tuaku. Aku tahu kalian Cuma bermain akting saja agar wanita itu pergi bukan. Aku juga tidak suka dengan wanita itu sok cantik,”kata Mila.


“Kenapa aku?,”ucap Tera sambil menunjuk dirinya sendiri.


“Sudah aku duga kalau kamu suka dengan Tera. Tapi kenapa kamu mau bertunangan dengan diriku,”kata Sandra.


“Itu karena orang tuaku. Aku tahu kalau kamu tidak suka dengan diriku. Tapi aku juga suka dengan orang lain. Karena dia pintar dan tampan dimataku,”ucap Mila yang malu.


“Sudah,”kata Edwan.


“Makan dulu saja, kalian tidak lapar,”ucap pelayan yang membantunya.


“Apa bos kamu yang menyuruh membantu kami?,”kata Sandra.


“itu benar, karena melihat kamu kesusahan jadi aku bantu saja dramanya. Tapi aku tidak habis pikir saja kenapa manta istri kamu datang minta rujuk setelah kamu sukses. Bukan dia yang sudah membuat kamu hamil mati kecelakaan ya dulu,”kata bos cafe.


“Aku tidak tahu kalau kamu bisa bersama dengan wanita itu,”kata Mila.


“Kita abaikan soal wanita tadi. Kenapa kamu suka dengan diriku,”ucap Tera yang masih tidak percaya.


“Bukan sudah bisa ditebak ya kalau Mila itu suka dengan kamu saat dia datang ke sini.Apa lagi dengan sikap kamu yang ramah dan Sandra yang dingin,”kata Edwan.


“Apa ada hal yang aku tidak aku ketahui ya di sini?,”ucpa Tera yang masih bingung.


“Jika kamu mau aku bisa merestui hubungan kalian berdua. Aku akan membantu ayah kamu asalkan pertunangan ini di batalkan dan kamu bertunangan dengan Tera. Kebetulan Tera juga masih jomblo,”kata Sandra dengan santai.


Lotto yang masih mendengarkan sambil menikmati sarapan paginya. Meliha mereka berbincang karena dia pertama kali bisa merasakan suasana yang hangat dan damai berbeda saat dia menjadi pemimpin gagak hitam.”Suasana yang nyaman,”ucap hati Lotto.

__ADS_1


__ADS_2