Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 76


__ADS_3

Mila yang minta maaf menatap mesra Tera yang ada disampingnya. Tera yang merasa senang kalua dikunjungi oleh Mila. Tapi mata kecemburuan di antara Edwan dan Lotto.”Kalian kalau mau bermesraan diluas saja sana. Kami ini jomblo, kasihanilah pada kami yang jomblo,”ucap Lotto.


“Tapikan Sandra tidak jomblo. Diakan sudah bertemu dengan Intan,”kata Tera.


“Apa?,”ucap Mila yang tidak percaya.”Siapa itu intan kenapa Sandra sangat senang bersama dengan dia. Lalu dimana dia sekarang,”ucap Mila.


“Dia tidak ada disini, tapi ada ditempat lain,”ucap Tera yang merangkul.


“Sudahlah lebih baik kalian makan saja ini,pasti kalian sudah lapar bukan,”kata Mila yang menaruh makanannya.


“Tapi Mila kamu datang sendiri apa bersama dengan kedua kakak kamu,”ucap Edwan.


“Bagaimana kamu bisa tahu. Aku bersama dengan kedua kakakku, dia ada di luar memberikan makanan kepada karyawan yang lain,”ucap Mila.


“Ada apa kamu mencariku,”ucap Morgan.


“Ternyata kamu sudah ada di sana,”kata Edwan.


“Tapi kenapa dengan Sandra dia terlihat berbeda,”ucap Petra.


“Sandra sudah tidak usah dipikirkan dia baik-baik saja. Mungkin saja dia sedang memikirkan yang lain atau malah mikirkan kekasihnya lagi,”ucap Edwan.


“Tapi Edwan dimana kamu membawa Jack sampai sekarang dia belum kembali,”kata Lotto.


“Jack sedang main drama jadi kamu tidak usah khawati. Kalau melihat waktunya sudah waktunya dia mengakhiri drama yang dia buat,”ucap Edwan sambil makan.


“Tapi Mila masakan kamu ada penikatan ya. Sandra kamu tidak lapar,”ucap Edwan.


“Apa,”ucap Sandra yang sambil makan rotik buatan Intan.Mereka yang ada di ruangan sangat terkejut saat Sandra menoleh sambil menggigit kue sementara di mejanya tidak ada kue.”Dari mana kue itu Sandra,”ucap Morgan.


“Kue yang kalian maksud ini.Aku memang ada di laci,”ucap Sandra dengan santai.


“Apa, sejak kapan kamu menyiapkan kue itu. Kenapa kamu tidak membagi untuk kami,”kata Lotto.


“Kalian tidak minta. Bagaimana aku bisa tahu,”ucap Sandra.

__ADS_1


“Sandra,”ucap mereka bertiga.


“Kurasa bos kalian pelit ya soal makanan,”kata Mila.


“Tidak ini baru pertama kalinya dia tidak membagi untuk kami,”ucap Tera.


“Aku juga merasa begitu,”ucap Edwan.


“Dari pada kalian terus bertanya,kenapa kamu tidak tanya, itu kue buatan siapa dulu,”kata Lotto. Mendengar perkataan dari Lotto mereka terdiam sambil menatap ke arah Sandra. Sandra yang melihat hanya diam saja tanpa berkata apa-apa.


“Kamu tidak ingin mengatakan apa-apa Sandra,”ucap Mila.


“Apa yang ingin kalian katakan kepadaku. Tanya saja aku akan jawab jika itu mudah bagiku untuk jawab,”ucap Sandra. Mata mereka saling memandang satu sama lain sampai Tera membuka mulutnya.”Kue yang kamu makan itu buatan siapa bos?,”ucap Tera.


“Buatan Intan. Dia jualan kue aku minat kepada anak buahku untuk membelinya hanya untuk berapa kue saja. Apa ada masalah?,”ucap Sandra dengan santai.


“Pantas saja dia hanya diam saja tanpa berkata apa-apa,”ucap Lotto.


“Buatan Intan. Jadi tidak mau berbagai dengan i=kita,”ucap Edwan.


“Sekarang sudah jelas kenapa dia hanya diam saja,”ucap Tera.


“Tidak ada,”ucap mereka bertiga.


“Jika sudah selesai beristirahat. Kita akan memulai tahap kedua penyerangan,”ucap Sandra. Sandra yang sudah berkata seperti itu langsung semua terdiam. Morgan dan Petra yang merasakan aura yang nekan juga ikut terdiam.”Tapi bos apa kita akan mulai menyerang,”ucap Edwan.


“Untuk awalnya iya. Tapi Edwan dan Lotto kalian ada tugas untuk mengawasi ketua sembil. Aku ingin informasi yang lengkap tentang orang itu. Tapi kalian harus tetap waspada karena ketua kesembilan sama dengan diriku,”ucap Sandra.


Edwan dan Lotto yang melihat wajah dari  Sandra yang serius. Mereka berdua hanya berpikir kalau orang yang mereka awasi orang hebar. Belum sempat mereka menghabiskan makanannya mereka berdua pergi dari ruangan Sandra. “Kalian mau kemana?,”ucap Mila.


“Mereka ada tugas yang harus diselesaikan. Jadi mereka segera pergi dari ruangan ini,”kata Tera.


“Tapi kemana mereka pergi. Itu sangat mencurigakan apa lagi mereka berdua pergi setelah mendapatkan perintah yang tidak beralasan itu,”ucap Mila.


“Bagi kamu itu tidak beralasan. Tapi bagi kami itu sangat penting untuk masa depan kita semua,”cuap Tera.

__ADS_1


“Kurasa apa yang dikatakan Tera ada benarnya juga,”ucap Morgan. Petra yang juga sepadan dengan ucapan Morgan dan Tera hanya menganggu saja. Mila yang masih tidak mengerti hanya diam saja sampai Tera membawa Mila keluar.”Ayo kita bicara diluar saja,”ucaP Tera kepada Mila dengan lembut


Sedangkan Morgan dan Petra yang masih di dalam ruangan Sandra.”Apa yang ingin bicarakan denganku,”ucap Sandra.


“Kamu tahu kedatangan kami ke sini bukan bermain saja. Sebenarnya siapa kamu Sandra kenapa kamu berani melawan akademik,”ucap Morgan.


“Aku siapa bukan kalian sudah kenal dengan namaku ya. Aku adalah Sandra aku memiliki masalah dengan akademik makanya aku berani melawan balik mereka,”ucap Sandra.


“Tapi apa kamu bisa bertahan sampai kapan,”ucap Petra.


“Itu benar kamu tidak selalu bisa mempertahankan posisi kamu dan terus melawan mereka bukan,”kata Morgan.


“Kenapa kalian berkata seperti itu. Apa kalian mengira perusahanku dan orang yang ada dibawaku itu lemah,”ucap Sandra.


“Bukan seperti itu,”ucap Petra sambil menggaruk kepalanya karena apa yang dikatakan oleh mereka membuat Sandra tersinggung.


“Aku tahu kalian khawatir. Tapi kekhawatiran kalian tidak akan menjadi nyata.Bukan kalian sudah tahu sikapa mereka bagaimana terhadap dunia,”ucap Sandra.


“Itu benar. Tapi sejak kapan kamu sudah tahu semuanya Sandra,”ucap Morgan.


“Sejak dulu aku sudah tahu dengan apa yang terjadi dengan dunia kita ini. Dunia yang sudah dikuasai oleh mereka. Kita hanya bisa diam saja tanpa melawan,”ucap Sandra.


Morgan dan Petra yang merasa kalau Sandra sudah tahu tentang sisi lain dunia ini membuat mereka menatap satu sama lain.”Sandra apa kamu sudah tahu semua ini dari awal,”ucap Morgan.


“Tahu apa yang kamu maksudkan Morgan,”ucap Sandra yang masih santai duduk.


“Kamu katakan saja kamu sudah tahu bukan tentang apa yang terjadi dengan dunia ini,”ucap Petra.


“Maksud kamu sisi lain dari dunia kita yang sudah hancur dan dunia kita yang sekarang yang masih aman. Tapi kehidupan di sini juga sangat berbeda pada yang dulu. Itu yang kalian ingin katakan,”ucap Sandra.


Mata Morgan dan Petra yang tertuju kepada Sandra.”Kamu tahu semuanya. Apa kamu juga tahu apa yang dilakukan akademik,”ucap Morgan.


“Aku tahu semuanya karena mereka ada dunia yang hancur oleh mereka,”kata Sandra.


“Jadi kamu berani melawan mereka karena kamu sudah tahu semua ya Sandra. Jika yang kamu katakan itu benar. Bagaimana mereka bisa melakukan itu semua tanpa diketahui oleh orang lain,”ucap Morgan.

__ADS_1


“Karena mereka menyembunyikan semua yang telah terjadi. Bukan adik kalian juga pernah mengalami hal yang sama di hadapkan dengan monster yang tidak dikenal. Tapi paginya tidak ada informasi tentang monster. Tapi malah mereka memberitahukan sebuah kecelakaan akibat dari cuaca yang tidak terduga,”ucap Sandra.


“Kamu bagaimana kamu bisa tahu kalau adik kami di serang,”ucap dari Petra. Sandra hanya tersenyum saja kepada mereka berdua.”Kalian ingin tahu dariku atau dari adik kalian aku tidak masalah,”ucap Sandra.


__ADS_2