
Sandra bersama dengan nafa yang merasakan kehadiran dari orang lain hanya mengikuti alur. Karena mereka yang mengawasi saja tanpa memperlihatkan wujud mereka. Sandra yang sudah membelah dirinya yang satu bersama dengan ketua permaa bersama dengan murid dari ketua pertama. Satu lagi melihat orang asing yang sedang mengawasi mereka.”Baju hitam berjubah. Siapa dia?,”ucap suara kecil Sandra.
“kenapa dia datang ke sini hanya untuk menonton saja,”kata Sandra sambil berpikir. Tapi karena merasa penasaran dengan wajah yang disembunyikan Sandra berjalan dengan menghilangkan hawa kerbadaannya.”Aku intip dia saja wajah apa yang akan di tunjukkan ya,”ucap Sandra dalam hati yang berjalan santai.
Menuju ke arah mata-mata yang mengawasi dirinya dengan Ketua pertama. Tapi belum sempat melangkah Sandra merasakan aura yang menekan dan tidak asing.”Aura kehidupan dari dunia lain. Siapa orang ini kenapa dia bisa mendapatkan aura ini,”kata Sandra.
Sandra yang tidak tahu tapi dia marasa harus waspada dengan semua yang akan terjadi. Jika dia ketahuan Sandra harus segera pergi. Tapi Sandra merasa ada yang tidak beres dia mengubah wujud wajahnya dengan yang lain. Kembali Sandra yang berjalan kearah baju hitam di depannya untuk melihatnya. Tapi belum sempat berjalan lagi orang asing itu melihat ke arah belakang.”Kenapa ketua kamu?,”ucap anak buah dari berbaju hitam.
“Aku merasa ada yang mengawasi kita,”kata pimpinan berbaju hitam yang menggunakan topeng.
“Dia bisa menyadari kehadiran aku, siapa dia sebenarnya?,”kata hati Sandra yang masih didepan orang asing. Orang asing itu juga masih saja menatap ke arah Sandra yang sudah transparan. Tapi belum sempat beberapa menit berlalu. Orang asing itu berkata,”Siapa kamu?.”
Sandra yang masih tenanga segera menghilang dari hadapan dari orang asing karena sudah ketahuan. Dimana bayangan belahan Sandra kembali dengan tubuh aslinya. Tapi pada saat Sandra bergabung dengan tubuh aslinya. Orang asing itu merasakannya dan kembali melihat ke arah Sandra.
“Jadi dia sudah tahu kalau diawasi. Sandra,”ucap pimpinan berbaju hitam.
“Ada apa ketua?,”kata anak buahnya.
“Kita pergi dari tempat ini. Karena dia sudah tahu keberadaan kita,”ucap pimpinan berbaju hitam. Setelah mereka pergi meningggalkan Sandra bersama dengan ketua pertama. Sandra bisa menghela nafas dan melepaskan mereka. Membuat ketua pertama sedikit terkejut.”Kenapa kamu melepaskan kami dengan mudah. Apa alasan kamu?,”kata ketua pertama.
Dimana murid dari ketua pertama yang sudah dilepaskan segera perlari ke guru mereka.”Guru kamu tidak apa-apa?,”ucap murid pertama.
“Kenapa kamu melepaskan kami, bukan kamu ingin membunuh kami bertiga,”kata murid kedua.
“Siapa juga yang mau membunuh kalian. Aku males membunuh kalian. Aku akan pergi dari sini karena masih ada hal yang mendeasak di luar sana,”kata Sandra yang segera pergi. Dewa kehidupan dan ketua pertama yang tidak tahu kenapa Sandra berubah pikiran masih bingung.
__ADS_1
“Kalian tidak usah pikirkan karena dia pergi ada masalah lain yang datang,”ucap Naga.
“Naga masalah apa sampai dia melepaskan begitu saja,”ucap dewa kehidupan.
“Apa kamu tidak menyadari kalau pertempuran sudah dimulai, penghalang yang dibuat oleh Sandra sudah hancur,”kata naga.
“Apa mereka sudah mulai berperang lagi,”kata ketua pertama.
“Yang seperti kalian rasakan saja, sudah,”ucap Naga yang bersantai.
“Tapi kenapa kamu masih disini dan tidak ikut perang,”kata murid ketiga.
“Untuk apa. Aku datang ke sini bukan untuk mencari perselisihan. Aku ke sini hanya ingin bertemu dengan dia,”kata naga yang menunjuk ke arah temannya.
“Jadi Sandra pergi ke mendan perang untuk membantu dunia sihir melawan akademik,”kata Ketua pertama sambil berpikir.
“Itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh Sandra,”ucap murid pertama.
“Tidak mungkin untuk Sandra melakukannya. Tapi apa kalian yakin anak itu tidak bisa melakukannya,”kata naga.
“Kenapa kamu berkata seperti itu,”ucap dari murid ketiga.
“Karena aku percaya dengan anak itu yang bisa mengubah dunia,”kata Naga yang berdiri dan berubah menjadi naga. Dimana Naga terbang bersama dengan temannya meninggalkan hutan terlarang.
“Kamu mengenal anak itu bukan, tapi kenapa kamu tidak bisa bekerja sama dengan anak itu,”ucap dewa kehidupan dunia sihir.
__ADS_1
“Itu tidak mungkin karena aku dia kehilangan keluarganya,”kata ketua pertama. Tapi mereka yang mengawai sudah pergi dan hanya ada pihak akademik dan dewa kehidupan saja bersama murid yang bersama ketua pertama.”Apa yang harus kita lakukan guru?,”kata murid pertama.
“Untuk sekarang sembuhkan luka kalian, baru kita pergi dari tempat ini,”ucap ketua pertama yang menatap ketiga muridnya. Ketua pertama yang merasa kalau ke tiga muridnya sudah tidak memiliki kemampuan yang bisa menghancurkan tubuh mereka. Merasa lega tapi dalam dirinya harus membawa mereka ke dunia manusia agar mereka hidup dengan keinginan mereka.
“Guru,”ucap murid yang tertuduk lemas. Kalau mereka bepikir mereka tidak berguna lagi karena sudah tidak memiliki kemampuan.”Kenapa kalian lesu seperti itu. Apa kalian merasa sakit dibagain mana,”kata Ketua pertama.
“Kami tidak sakit. Tapi apa guru akan membuang kami,”ucap murid ketiga.
“Kata siapa aku akan membuang kalian,”kata ketua pertama.
“Tapi kami sudah tidak memiliki kemapuan apa-apa hanya manusia biasa saja,”ucap ketua pertama.
“Jika kalian menusia lalu kenapa. Itu bagus kalian bisa memulai hidup yang baru bukan,”kata ketua pertama.
“Apa guru tidak akan membuang kami,”kata murid kedua. Ketua pertama menggelengkan kepalanya kepada mereka yang terlihat sedih. Tapi mereka yang mendengar kata ketua pertama mereka terisi kembali jiwa mereka yang rapuh.
Terlihat raut wajah mereka yang berseri membuat ketua pertama senang.”Tapi kalian mulai sekarang akan tinggal di dunia manusia di vila,”ucap ketua pertama.
Mereka bertiga yang tidak berkata hanya menganggu saja dengan keputusan dari guru mereka. Sampai mereka sudah kembali pulih ketua pertama yang membuka portal untuk dunia manusia. Tapi di tempat lain Sandra yang melihat mereka sedang mulai bersiap untuk berkelahi. Merasakan aura hitam di salah satu pimpinan dari kedua belah pihak.”Apa mereka yang sudah membuat kekacauan ini?,”kata Sandara yang telah melihat dengan mata dia sendiri.
“Itu sangat menyusuhkan jika tidak dikalahkan. Tapi bagaimana caranya memisahkan mereka ya,”ucap Sandra sambil berpikir. Samapi Dewa kehidupan datang membantu Sandra dari belakang. Karena dewa kehidupan melihat Sandra yang sedang bingung.”Apa yang kamu lakukan bukan menghentikan mereka?,”ucap dewa kehidupan.
“Ternyata dewa kehidupan yang datang aku kira naga. Ada apa anda datang ke sini?,”ucap Sandra dengan santai.
“Apa aku tidak boleh datang ke sini,”ucap dewa kehidupan. Tapi respons yang diberikan oleh Sandra adalah menunjuk kearah dua orang yang diselimuti hawa gelap di sana.Dewa kehidupan yang juga merasakan hawa kegelapan dari kedua orang itu mereka jijik.”Kurasa harus memisahkan mereka dari kawanan. Jika mau melakukan pemurnian,”kata dewa kehidupan.
__ADS_1
“Itu dia yang sedang dipikirkan. Bagaimana caranya? Di tambah lagi kurasa mereka menyadari kehadiran kita,”ucap Sandra yang merasa ada gelapan lain yang datang mengepung mereka berdua.