Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 130


__ADS_3

Intan yang mengarakan isi darai hatinya membuat mereka orang tuanya dan kakaknya terdiam. Tapi pada saat yang sama di luar terdengar suara keributan.”Apa yang terjadi diluar,”kata Intan yang mendengar dari belakang.


“Baik nona saya akan melihat ke depan apa yang terjadi,”ucap penjaga yang berjalan ke arah depan dimana keramaian ada. Tapi saat penjaga ada yang hendak melihat para tamu dan keryawan yang ada di depan masuk ke dalam. Intan yang tidak tahu kepada mereka masuk dengan wajah gelisah. “Kenapa kalian lari ke sini apa yang terjadi diluar sana,”uca[ penjaga yang berbicara dengan karyawan milik Intan.


“Itu ada monster datang menyerang desa. Semua penduduk takut dana para tamu yang terlihat taku saya minta masuk ke dalam,”ucap karyawan.


“Monster, aneh jika ada monster datang ke desa. Bukan selama ini desa selalu di lindungi ya. kenapa bisa ada monter,”ucap Intan.


“Kami juga tidak tahu bagaimana bisa ada monster. Sekarang mau bagaimana lagi,”kata tamu. Intan yang merasa ada yang aneh pergi ke luar untuk memeriksa.


“Kalian dua penjaga ikut denganku dan yang lain tetap disini jaga para penduduk,”kata Intan.


“Baik nona,”ucap penjaga yang menjadi karyawan tetap Intan. Selesai memberikan tuga Intan dengan kedua penjaga yang dulunya adalah tentara bayaran milik Sandra  ikut dengan mereka. Melihat apa yang sudah terjadi dengan kondisi diluar. Intan yang berjalan didepan tanpa ada rasa takut mengikuti mereka. Iranta dan orang tuanya dengan diam mengikuti dari belakang.


Intan yang melihat dari balik pintu menang ada monster dan tipe itu tidak seharusnya ada di dunia monster.”Kalian berdua satu ikut denganku dan yang lain laporrkan kepada penjaga di wilayah tetangga apa yang sedang terjadi,”kata Intan.


“Biar aku saja yang mencari tahu apa yang sedang terjadi,”kata penjaga kedua. Segera dia pergi dari tempat Intan dan penjaga pertama.


Di desa hanya penjaga pertama dan Intan yang segera mereka keluar untuk menghadapi monster.”Kamu tahukan apa yang harus kamu lakukan saat berhadapan dengan monster tipe lain,”kata Intan.


“Nona tidak usah khawatr=ir aku tahu harus berbuat apa. Anda sudah tahu saya ini siapa,”ucap penjaga pertama.Dimana mereka mulai keluar para monster yang menyadari itu berlari ke arah mereka. Intan dan penjaga pertama yang berpencar untuk mencari kesempatan melawan mereka. Semenara Iranta dan orang tuanya yang melihat Intan.


“Apa dia ingin mati,”ucap Iranta.

__ADS_1


“Jika dia mati apa smeua miliknya bisa kita dapatkan,”kata ayahnya. Iranta yang mendengar perkataan dari ayahnya sedikit berpikir.”Jika Intan mati semua uang yang dia miliki dan rumah bersama dengan usahanya bisa menjadi milik mereka. Kurasa aku harus membunuh Intan disini dengan adanya monster ini,”batin Iranta yang siap menjalankan renacana.


Tapi Intan yang sudah tahu dari awal yang diam saja karena mengalahkan monster ini lebih penting dari mereka bertiga yang ingin mendapatkan uang dan usaha yang Intan dapatkan. Intan yang kembali fokus untuk melawan tapi melihta monster ini datang dan bukan dari dunia ini membuat Intan sedikit curiga.


“Siapa yang memasukan kalian datang ke duniaku. Monster jelek,”ucap Intan kepada monster. Moster itu yang tadi tidak bisa berkata bisa menjawa ucapan dari Intan.”Kalian manusia bodoh, kalian itu hanya alat untuk para raja saja. Kalian mati saja dengan tenang,”akat monster.


Tapi pada saat yang sama monster lain sudah dihabisi oleh penjaga pertama. Intan yang sudah mendapatkan informasi hanya bisa membunuh monster dengan satu serangan saja. Tapi pada saat yang sama mereka bertiga melihat dan menuggu Intan mati di makan monster tersebut. Tapi yang tidak terduga dalah monster tersebut yang mati karena Intan.


Intan yang sudah selesai dengan para monster memberishkan tangannya dan berjalan ke arah orang tuanya dan kakaknya.”Apa yang kalian lakukan disana, menuggu aku mati dimakan oleh mosnter tersebut,”kata Intan.


“Intan, kamu bagaimana bisa mengalahkan mosnter itu,”kata Iranta yang sedikit takut. Orang tua Intan yang melihatnya juga takut dengan sikap yang diberikan Intan.


“Bagaimana kamu bisa berubah selama ini. Kamu monster,”kata Iranta.


“Jika aku monster kalian apa dong. Orang tua monster dan kakak monster. Apa kalian tidak sadar dengan kalian datang ke sini bisa saja kalian mati,”ucap Intan. Tapi pada saat yang sama Edwan dan Jack datang membawa anak buahnya untuk membereskan semua kekacauan yang ada.


“Dia monster. Dia membunuh para mosnter ini dengan sadis, bawa dia ke penjara bisa saja dia yang membawa para monster,”kata Iranya yang ingin membuat Intan disalahkan.


“Intan apa itu benar,”kata Edwan.


“Benar yang mana membunuh monster iya. Tapi kenapa dia datang ke sini sementara ada pelindung aku juga tidak tahu. Kenapa kamu tidak tanya kepada bos kamu,”kata Intan. Dimana para tamu dan penjaga bersama dengan karyawna yang lain keluar dan melihat monster sudah mati semua.


“Sepertinya ada yang aneh dnegan monsternya,”ucap penjaga pertama.

__ADS_1


“Apa yang aneh, bisa kamu jelaskan,”kata Edwan.


“Monster ini bukan berasal dari dunia ini. kenapa mereka bisa masuk sementara pelindung yang di buat bemul rusak. Apa mereka sudah mulai bergerak, hanya mereka yang bisa melakukannya,”kata Penjaga pertama.


Edwan yang mendengarkan penjaga pertama anak buah Sandra. Setelah melihat memang yang dikatakan oleh penjaga pertama itu bisa jadi benar.


“Kurasa apa yang dikatakan itu tepat. Kenapa kamu tidak menjemput dia,”kata Intan. Edwna menghela nafas,”Intan kami juga ingin menjeputnya hanya saja dia sedikit keras kepala disana. Baru ini dia juga mendapat serangan.”


“Apa yang kamu katakan siapa menyerang dia?,”kata Intan yang sedikit gelisah.


“Kmau tidak usah khawatir dia memang seperti itu. Karena dia tidak bisa kembali kami yang menjaga dunia ini. Jadi tidak usah khawatir,”ucap Edwan.


“Aku tidak khawatir dnegan kalian, hanya saja sedikit kesal dengan dia yang tidak balik,”ucap Intan yang berjalan masuk. Tapi karena ada yang terlupakan dia melihat keraha Jack.


“Hai Jack bisa kamu bawa mereka pergi dari toko dna desa ini,”kata Intan yang melirik ke arah orang tuanya dan kakaknya.


“intan apa maksud kamu,”ucap Ibu yang langsung menghentikan langkah kaki Intan.


“Aku mengatakan membawa kalian pergi dari tempat ini.Apa ada yang salah,”ucap Intan dengan wajah dingin.


“Intan kenapa kamu masih saja tidak memiliki hati sih,”ucap iranta.


“hatiku sudha hancur saat kalian berniat untuk membunuhku,”kata Intan yang tersenyum. Mereka bertiga yang tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa diam saja. Tapi Iranta yang sedikit aneh dengan Jack dan Intan yang saling kenal.

__ADS_1


“Intan apa kamu kenal Jack,”ucap Iranta yang mencari informasi.


“Jack adalah anak buah dari Sandra apa kamu tidak tahu. Orang yang kamu kejar, tapi tidak terpengaruh oleh Sandra sendiri,”kata Intan yang berkata jujur. Iranta yang tidak tahu melihat ke arah Jack.


__ADS_2