Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 180


__ADS_3

“Kalian sudah berkumpul ternyata. Bagaimana dengan misi kalian apa sudah selesai,”kata Sandra yang baru sampai dihadapan mereka berlima.


“Kami sudah selesai. Tapi tuan ini Sandra bukan,”ucap anak buah dari mata-mata.


“Ini benar aku Sandra. Apa ada hal yang membuat kalian ingin bertanya lagi. Aku datang ke sini karena mereka yang membuat aku marah,”kata Sandra.


“Emangnya mereka melakukan apa sampai anda marah,”kata pimpinan mata-mata.


“Kalian tidak usah tahu. Tapi aku ingin tahu kondisi saat ini apa sudah selesai dengan baik misi kalian semua,”kata Sandra.


“Misi sudah selesai dengan baik. Jadi tuan tidak usah khawatir. Tapi apa yang terjadi dengan mereka smeua,”kata anak buah kedua yang menjadi mata-mata.


“Mereka hanya kesakitan karena racun yang aku taburkan saja,”ucap Sandra dnegan santainya. Tapi mereka berlima yang melihat kalau musuh bukan kesakitan saja. tapi mereka ada yang sudah tewas dan tidak ada jejak. Dari jumlah mereka yang sedikit demi sedikit sudah menghilang satu persatu. Mereka yang melihat saja sampai mereka yang tadi banyak sudah berkurang dan hanya tinggal para monster yang juga tinggal bangkai saja.”Sekarang kita apakan mereka,”ucap mata ketiga.


“Apa lagi bereskan merekalah. Apa lagi yang harus  kalian lakukan. Tapi yang didalam bagaimana,”ucap Sandra.


“Yang didalam,”ucap mata keempar.


“Iya apa sudah tewas semua yang ada di dalam. Kalau sudah kita bisa bersihkan kekacauan yang mereka buat,”kata Sandra.


“Seharusnya mereka sudah tewas semua. Apa perlu kita masuk ke sana untuk melihat kondisi yang ada didalam sana,”kata pimpinan mata-mata. Setelah mereka yang ada di luar melihat kalau musuh sudah terbunuh semua. Mereka masuk ke dalam retakan yang ada didalam untuk melihat situasi yang ada.


Mereka melihat kalau urusan di luar sudah selesai masuk ke dalam retakan. Yang masih terbuka, sampai di dalam retakan mereka melihat kalau para monster sudah tewas semua bersama dengan pihak murid akademik yang sudah terlibat.

__ADS_1


“Tapi  kondisi disini masih belum pulih,”kata Sandra.


“tentu saja belum pulih karena udara di sini semua adalah racun. Kita harus membuat obat penawa agara lingkungan di sini kembali seperti semua lagi,”kata mata pertama.


“Tapi kalian bisa membuat obat penawarnya,”kata Sandra.


“Tuan tidak usah khawatir kami bisa membuat obat penawarnya dengan cepat,”kata mata ketiga. Yang dimana dua dari mereka segera membuat obat penawar untuk lingkungan yang sudah tercemar oleh penelitain dari pihak ademik. Dua dari mereka yang masih tinggal dan yang lain pergi melanjutkan perjalanan mereka menuju markas akademik militer khusus.


Satu jam  terlah berlalu dimana mereka sudah melihat satu tempat yang sudah dipasang oleh penghalang.”Apa itu markas mereka?,”ucap Sandra yang melihat dari jauh.


“Itu banar disana adalah markas dari akademik militer khusus,”kata pimpinan mata-mata.


“Kalau begitu ayo kita masuk ke sana melihat kondisi disana. Tapi aku lihat bangunan sudah kacau saja . Apa yang kalian lakukan sebenarnya tadi,”kata Sandra. Mereka hanya tersenym saja dan tidak berkata apa-apa.


“Kurasa kalia ini membuat  suatu hal yang hebos sampai mereka tidak bisa kelur dari pelindung,”ucap Sandra yang tersenyum.


Di dalam gedung yang juga sudah beres semua musuh sudah dikalahkan. Sandra yang memancarkan auranya juga tidak merasakan kalau ada yang masih hidup di tempat tersebut.”Kurasa sudah selesai semua. Ayo kita kembali setelah menghancurkan semuanya,”kata Sandra. Mereka yang mengikuti Sandra segera melakukan tindakan terakhir dari rencana yang sudah mereka buat. Memusnahkan semua aset dan penelitian mereka.


Semenata yang tinggal di luar tadi sudah selesai dengan obat penawar yang kemudian mereka menyebarkan semuanya. Intan yang ada diluar melihat kalau tidak ada pergerakan dari dalam.”Kenapa tidak ada yang berubah dari retakanya ya. Apa mereka sudah lelah di dalam sana,”ucap Leo yang melihat ke arah pelindung yang dibuat oleh Sandra.


“Intan yang merasa kalau tidak ada pergerakan di dalam sana hendak ingin masuk ke sana. Tapi dihalangi oleh dewa kehidupan. “Kamu mau kemana Intan, lebih baik kamu di sini saja.Kita tidka tahu apa yang sedang terjadi di dalam sana bukan,”ucap dewa kehidupan.


“Tidak apa-apa mereka yang ada didalam sudah mati semua. Dan udara di dalam sedang dalam pemulihan,”ucap Intan yang sudah tahu semua.

__ADS_1


“Apa itu benar yang kamu katakan Intan kalau yang di dalam sana sudah aman,”kata raja kesepuluh. Intan hanya tersenyum dan masuk ke dalam bersama dengan pelindung yang lain yang sudah mendapatkan izin masuk.


Sampai di dalam mereka melihat kalau konsisi di dalam sudah baik dan tidak ada racun. Semua musuh yang tadi mengacau juga sudah dikalahkan tidak ada sisa.”Bagaimana ini bisa terjadi,”ucap pelindung dari ketiga dari Sandra.


“Jelas sekali bukan itu ulah dari pimpinan mata-mata dan ulah Sandra,”ucap pelindung pertam dari Intan yang tadi menjalankan misi untuk menyusup tapi mereka malah mendapatkan kejutan yang tidak terdua.


“Bukan kalian sia-sia masuk tapi sudah ditangani,”kata pelindung kedua dari Intan.


“Itu tidak sia-sia kok hanya saja kami melihat adegan yang manarik ya,”ucap pelindung kedua dari Sandra. Yang bagaimana saat mereka berdua masuk ke dalam dan mencari tempat mereka menjadi sarangnya. Tapi malah melihat adegan tragis kalau markas mereka sudah dimusnahkan oleh mata-mata dari Intan. Tapi setelah melihat lebih jauh lagi mereka melihat Sandra yang juga ikut terlibat dengan raut wajah yang kesal dan marah.


“Tapi tuan kamu bukan dia sangat sadis ya atdi,”ucap pelindung pertama dari Intan.


“Bukan sama saja. Kawan dari kamu juga sangat sadis saat mereka menyelesaikan misi,”kata pelindung kedua dari Sandra. Mereka berdua hanya tersenyum saja sampai mereka keluar dan bertemu dengan Intan dan kawan yang lain. Intan yang juga melihat mereka kembali dengan selamat hanay bisa diam saja.


Sampai mereka sampai didepan Intan bertanya kepada mereka berdua.”Dimana Sandra?,”kata Intan.


“Sandra tidak bersama kami,”ucap pelindung kedua dari Sandra.


“Mereka bersama dengan pimpinan mata-mata untuk bersih-bersih nona,”ucap pelindung pertama yang masih memakai baju wanita.


“Jadi mereka belum keluar,”ucap Intan yang menghela nafas. Tapi tidak lama kemudian kelompok Sandra yang bersama dengan pimpinan mata-mata keluar dengan semua kekaucan yang sudah terselesaikan. Batu kehidupan yang sudah tidak bisa diperbaiki dan dunia yang sudah tidak tercemar kembali memulihkan eksosistem mereka sendiri.


Intan yang melihat darai jauh kalau Sandra sudah keluar dari retakan. Intan yang melihat Sandra kalau dia baik-baik saja merasa lega dan hendak berjalan ke arahnya. Tapi Sandra yang disaat mereka keluar sedang berbincang sampai pimpinan melihat ke arah Intan.”Tuan kurasa kamu sudah disambut oleh istri anda,”ucap pimpinan Mata-mata.

__ADS_1


Sandra yang melihat ke depan dimana Intan berjalan ke arahnya. Sandra yang sangat senang melihat Intan yang baik saja berlari ke arah Inan dimana mereka langsung berpelukan. Dimana mereka bisa berkumpul kembali dengan kondisi baik saja, setelah semua kejadian yang menimpa mereka berdua. Rasa rindu,kecewa, kehangatan, sedih, bahagian mereka bisa bersama kembali. Dimana dalam pelukan yang sangat hangat mereka rasakan. Mata Sandra dan Intan yang saling bertatap satu sama lain dengan semua yang ada melihat kalau semua benaran sudah terungkap. Mereka yang bisa menjalani kehidupan bersama lagi, tanpa ada yang mengganggu mereka.


Tamat


__ADS_2