Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)

Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)
BAB 122. SAINGAN _ YOU& ME


__ADS_3

Dua cangkir kopi disajikan. Dan mereka mengobrol kan banyak hal tentang pengalaman kasus selama bekerja di beberapa negara, latar belakang Gavin mendirikan ALC dan rencana-rencana yang mereka kembangkan di perusahaan masing-masing.


"Kita ini saingan bukan?" tanya Kasih tiba-tiba. Kemudian tertawa lucu.


Gavin ikut tertawa, Seraya menggeleng.


"Tidak kok Bu, perusahaan saya khusus membuat konten media sosial untuk perusahaan induk dan seluruh anak cabang NINE MEDIA COPERATION GROUP. Tidak menerima proyek dari luar, tidak seperti perusahaan Ibu." jawab Gavin.


"Oh syukurlah, kita ini saling berbagi rencana pengembangan perusahaan, Itu kan sama saja membongkar rahasia sendiri." ucap kasih yang kembali tertawa.


"Ternyata Mischa benar mengobrol dengan ibu sangat menyenangkan." Puji Gavin.


seandainya saja Gavin bisa melihat rona merah yang menjalar di pipi Kasih saat dirinya mengatakan hal itu.


"Saya tidak pernah ngobrol seperti ini dengan mama saya, kalau dilihat-lihat sepertinya ibu dan mama saya seumuran. Tapi insightnya jauh berbeda.


"Apakah ini sebuah pujian?" Kasih merasa senang, karena Gavin tampak lebih nyaman ngobrol dengannya ketimbang dengan Aurora.


"Kita bisa ngobrol lain kali, kalau kamu mau." tawar Kasih. Gavin tersenyum


"Tentu Bu, kapan Ibu bertemu dengan Mischa, saya usahakan untuk ikut."


"Iya begitu juga boleh."


Keduanya kemudian berjalan kembali, sambil masih mengobrol. Mereka bertukar pikiran tentang beberapa hal.


"Kalau kita masuk ke jaringan dinasti Bagaimana, ada banyak proyek yang bisa kita kembangkan setelahnya? usul Kasih.


"Tapi kita tidak mungkin berkolaborasi Bu, masalahnya di situ." Gavin mengingatkan.


Kasih tertawa. "Ya ampun, iya juga ya. Saya sampai lupa kalau kita ini berada di perusahaan yang berbeda. Maklum sudah tua."

__ADS_1


"Tapi Ibu tidak terlihat tua, kok."


"Ah, anak-anak muda zaman sekarang bisa saja."


Keduanya kemudian sampai di stand Bima digital marketing.


"Terima kasih atas obrolannya Bu, Saya senang sekali." ucap Gavin tulus.


Kasih tersenyum. "Saya juga."


rasanya Gavin tak ingin beranjak, dia masih ingin mengobrol dengan Kasih. Kalau perlu sampai waktu yang tak ditentukan dia merasa masih perlu menceritakan banyak hal dengan wanita itu.


"Kamu tidak cek stan kamu?"


pertanyaan Kasih membuyarkan lamunan Gavin.


"Oh iya, Bu. Maaf saya malah gangu ibu, kasu begitu saya permisi dulu, sampai jumpa Bu."


Kasih mengangguk. "Sampai jumpa.


"Kamu di mana?" tanya Gavin saat Matteo mengangkat telepon.


"Aku bisa lihat kamu dari sini, arah jam 02.00 jawab Matteo.


Gavin mengikuti petunjuk dan menemukan Matteo yang sedang melambaikan tangan padanya. Dia mengakhiri panggilan tetapi tidak langsung menuju ke Entah ke mana.


Entah kenapa dia ingin berbalik untuk melihat ke belakang.


Dan saat itu, dia melihat kasih masih bergeming dan memandang ke arahnya.


"Hei, kenapa kamu melamun saja dari tadi.

__ADS_1


Gavin sampai terperanjat saat Matteo mengguncang pelan bahunya.


"Hah? tanya Kevin bingung.


"Kamu kenapa sih? sejak datang melamun terus, ada pikiran?" ulang Matteo.


"Gavin menggeleng nggak. Nggak ada, emang siapa yang melamun?"


Matteo menepuk jidat. "Kalau nggak melamun, tahu nggak dari tadi kita Ngapain aja di sini?" Gavin melihat sekeliling dia sendiri bingung tak bisa menjawab.


"Tuh kan, nggak bisa jawab." ucap Matteo.


Gavin juga merasa aneh dengan dirinya sendiri.


"Mau ke mana kamu?" tanya Matteo saat melihat Gavin beranjak.


Sebentar Gavin melangkah menuju stan Bima digital marketing, dan melihat Kasih sedang mempresentasikan, tentang perusahaannya, pada orang-orang sini yang singgah.


"Siapa sih?" tanya Matteo penasaran dengan mengikuti Gavin.


"CEO Bima digital marketing yang baru." jawab Gavin singkat.


"Oh, Matteo mengangguk paham. Emang kedengarannya dari sini? Kenapa nggak ke sana aja?


Gavin menggeleng, dia khawatir akan disangka penguntit. Apalagi dia baru saja mengenal wanita itu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK YANG LAIN



__ADS_2