Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)

Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)
BAB 21. MERASA LEGA_YOU & ME


__ADS_3

Tidak mungkin lah bos mengirimkan pesan kepadaku. Cieilleh....Mischa mischa ngarap bangat sih kamu, Seharusnya kamu sadar kamu hanya cuman sekretaris pengganti. Ngak penting juga bos menghubungi kamu ."Mischa bermonolog sendiri.


Mischa melihat komputer,sedikit ragu untuk memadamkannya. Karena pekerjaan Bos masih terpampang di sana. Merasa yakin, dia padamkan komputer. Lalu mematikan pendingin ruangan, setelah selesai dia pun mematikan lampu ruangan dan menutup pintu.


"Okey sudah selesai,waktunya pulang ." gumam Mischa dalam hati dengan senang.


meski sudah pukul 10.00 malam,tetapi suasana masih sangat-sangat ramai. Berbeda sekali dengan dikampung halamannya,yang sudah tampak sepi. Bahkan beberapa orang sudah terbuai ke alam mimpi. Karena harus bangun pagi-pagi sekali, untuk berangkat ke ladang.


Mischa kembali mengecek ponselnya


"Apa aku chat aja sih Bos ya?


Mischa mulai mengetik pesan, dan berniat untuk mengirimkannya. Namun dia kembali mengurungkannya.


"Besok juga ketemu kan? entah pada siapa Mischa bertanya.


Sementara di tempat lain, Gavin bernapas lega saat mendengar ucapan dokter. Dia bahkan sampai merosot dan terduduk karena merasa begitu lega." Syukurlah Papi tidak apa-apa.


Tuan Carlos Antonio terlalu kelelahan dan tidak sarapan pagi makanya pingsan. Tadi pagi Tuan Carlos Antonio tidak sarapan ya Bu? Tanya Dokter pribadi Tuan Carlos Antonio.


Iya Dokte, katanya harus cepat-cepat berangkat ke kantor karena kerjaan mendadak. Kayaknya sampai di kantor juga nggak makan apa-apa. "jawab nyonya Aurora


Jadi besok Papi sudah bisa balik kerja dok ?" tanya Gavin. Dia tahu ayahnya tidak akan betah berdiam diri, terlalu lama karena sudah terbiasa bekerja.


Kalau bisa Tuan Carlos istirahat saja dulu sepekan. Biar benar-benar pulih dulu, besok udah boleh pulang. Tapi saya akan kontrol secara rutin. "jawab dokter pribadi Tuan Carlos.


"Gimana Gavin?tanya Nyonya Aurora


"Biar Gavin saja Yang gantiin Papi di kantor. Kan ada Matteo, dia pasti bisa handle Sementara, saat Gavin nggak di sana."jelas Gavin.


"Oh iya, gitu juga boleh. Biar Papi kamu tenang ninggalin kantor. Supaya dia bisa istirahat. "ucap Nyonya Aurora menyetujui ide tersebut.


Keduanya kemudian mengikuti dokter masuk ke ruang rawat inap Tuan Carlos Antonio. Pria paruh baya itu sudah bisa tersenyum lebar, merasa senang dengan kehadiran istri dan Putra tercinta.

__ADS_1


"Kesayanganku,pasti pada khawatir ya ?"tanya Tuan Carlos Antonio


"khawatir banget Sayang, Gavin sampai ninggalin kantor gitu saja. Udah gitu, kamu siumannya juga lama banget. "jawab Nyonya Aurora.


Gavin beliin makan dulu Buat mami ya, Mami belum ada makan dan minum dari tadi, karena Mami sangat mencemaskan Papi. "ucap Gavin.


"Kamu juga, bukan Mami doang. Beliin makanan buat kamu juga,Gavin! "ucap Nyonya Aurora


"Maaf ya, sudah buat cemas kalian berdua ."ucap Tuan Carlos Antonia


Tuan Carlos Antonio dan nyonya Aurora pun mengobrol hangat. Gavin tersenyum-senyum melihat kedua orang tuanya yang terlihat ngobrol layaknya seperti anak muda yang lagi jatuh cinta


Padahal pertama sejak mendapat kabar Tuan Carlos Antonio jatuh pingsan, Gavin sudah sangat vemas. Karna kwatir terjadi sesuatu kepada Tuan Carlos Antonio.


Gavin menghubungi Matte saat di perjalanan, untuk membeli makanan. Tapi nomor ponsel Matteo tidak menyambung. Sepertinya Matteo menonaktifkan nomor yang dia pakai untuk bekerja tersebut.


Dia pun menghubungi nomor ponsel yang satunya, nomor yang hanya diketahui oleh kerabat dan teman dekatnya saja.


"Ada apa Gavin? " sapa Matteo di ujung telepon.


"Om sakit apa Gavin? tanya Matteo panik.


"Ngak sakit,cuman kecapean saja. Tapi dokter nyaranin untuk istirahat full.


"Oh syukurlah."


"Okey Gavin, urusan kantor nggak usah kamu pikirin. Ngak usah kayak sama orang lain, pakai acara mau nambahin gaji segala. "ucap Matteo membuat Gavin tersenyum. " Sudah dia duga Matteo akan menolak. Tetapi itu sudah sepatutnya ditawarkan oleh seorang atasan.


Di tempat lain Mischa memandangi ruangan Bos yang masih juga kosong keesokan harinya.


"Tumben banget ini sih Bos Jam segini belum datang? " gumamnya dalam hati


chat apapun juga nggak ada dari semalam.

__ADS_1


Rasa aneh sekali tidak diomeli oleh Gavin. Mischa sudah terbiasa mendengar suara berat milik bosnya itu. Dia ingin menanyakan pada Matteo. Tetapi pria itu juga tampaknya sangat sibuk hari ini.


Tapi jadinya aku bisa cepat selesai semua pekerjaan, walaupun banyak jam 03.00 udah pada selesai.


Mischa menggunakan waktu yang tersisa untuk mengakses YouTube dan perform line untuk mencari ide desain baru. Barulah saat mendekati jam kerja,berakhir, Matteo muncul dan menarik perhatian semua karyawan.


"Hellos semuanya, saya ada pengumuman kepada kalian. Maaf baru sempat mengabari, karena saya sibuk sekali mempersiapkan banyak hal sejak tadi pagi selama Bos tidak di sini. Bos menggantikan pimpinan di NINE MEDIA COPERATION GROUP." selama satu minggu. Jadi selama sepekan ini, saya yang bertanggung jawab di ALC


Para karyawan tampak berbisik-bisik. banyak yang merasa lega, karena Metteo lebih luwes dibandingkan Bos mereka. Setidaknya selama satu pekan ini, mereka bisa agak sampai.


"Satu pekan? " gumam Mischa . Dia kemudian menghitung dengan jarinya. Berarti waktu Bos balik, aku udah nggak jadi sekretaris Bos. Mbak Kayla sudah masuk kerja lagi.


Entah kenapa Mischa mendadak merasa sedih. Bukankah harusnya dia senang karena terlepas dari tugas ganda, namun dia benar-benar sudah terbiasa mendengar omelan Bos. dan tidak tahu akan Bagaimana jadinya, jika tidak sering mendengar suara Bos lagi.


"Mischa, besok pagi kamu datang lebih cepat ya. Bantuin aku ngurusin beberapa hal. Repot juga kalau sendirian. " perintah Matteo yang tiba-tiba sudah berdiri di dekatnya.


"Oh...baik, kuya, besok saya datang lebih awal. " balas Mischa.


"Okey, Matteo merespon dengan lega.


"Kita nongkrong yuk Matteo! ajak Irma.


"Waduh, selama sepekan ini nggak bisa nongkrong Irma. bisa meledak entar kepala aku. " jawab Matteo dengan ekspresi lelah


"Awas tipes bro. " ledek Andika


"Sialan kamu, Wei....Matteo mamitting leher Andika, membuat Mischa, Irma , dan Valen ketawa ngakak mendengar Andika dan Matteo saling mengejek.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya baru emak "Antara kutub Utara dan Selatan.(YOU & ME)


__ADS_2