Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)

Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)
BAB 56. RENCANA LARISSA_ YOU & ME


__ADS_3

Kini Gavin yang terkejut.


"Serius, kamu digituin?"


"Iya,aku ditolak sampai jatuh juga. Kemarin waktu Kuya datang.


Gavin baru ingat kejadian itu dia pun merasa tidak enak pasti Mischa sudah merasakan banyak sekali beban Sejak pertama kali bertemu dengannya. Dia pun mengambil tangan Mischa yang tidak menggenggam gelas dan menggenggamnya.


"Maafin Kuya ya, Kuya pasti udah keterlaluan banget sama kamu dari pertama kita kenal".


Mischa tersenyum. "Nggak ada yang nyangka kalau kita bakalan jadi pasangan Kuya, udah lupain saja, Kuya. Hal itu memang bisa dengan mudah dilupakan. Tidak dengan perlakuan Nyonya Aurora kepada Mischa.


"Maafin mama juga ya, pasti dia terkejut banget makanya ngomong aneh-aneh kayak gitu." ucap Gavin


"Tapi tadi pas makan malam, Tante diam saja. kenapa ya kuya?" tanya Mischa cemas


Gavin mengedipkan bahu masih memproses semua yang dia dengar hari ini mungkin.


Mischa mengangguk paham Dia kemudian teringat sesuatu. Mischa teringat baru ini pertama Mischa memberanikan diri bertanya langsung kepada Gavin.


"Kenapa Kuya harus bekerja keras seperti ini, sementara Kuya mengetahui harta kekayaan keluarga kuya yang akan diwariskan kepada Kuya begitu banyak?"


"Karena kuya tidak ingin hanya menikmati harta kekayaan Kuya. dan Kuya juga ingin merasakan bagaimana nikmatnya menikmati hasil jerih payah sendiri." ucap Gavin membuat Mischa begitu terpukau mendengar jawaban Gavin.


Keduanya kembali menikmati coklat yang mulai mendingin. Tanpa mereka sadari Nyonya Aurora sedang berada di bawah balkon dan mendengarkan seluruh percakapan mereka. Dia penasaran Apakah gadis kampung itu akan mengejek-ejeknya di belakang, sejauh ini belum. Tapi nanti pasti.


"Kamu suka pemandangan di sini? tanya Gavin


Mischa mengangguk. "Suka banget Kuya, suasananya juga tenang."


"Sebentar lagi kamu bakalan tidur di kamar ini juga." janji Gavin

__ADS_1


Nyonya Aurora mendesis pelan. "Restu darinya saja belum didapat. Bagaimana mungkin mereka sudah membahas akan tinggal bersama di rumah ini. Dia kembali melihat pesan yang dikirimkan oleh Larissa sore tadi.


Larissa : "Aku baru ingat sama cewek cantik yang nyalon tadi Tan, ternyata itu cewek yang pernah makan bareng sama Gavin yang fotonya pernah aku kirim juga ke Tante. Tadi aku lihat dia bayar pakai black card. Itu pasti punya Gavin deh Tan, mana mungkin karyawan biasa bisa punya begituan."


Nyonya Aurora merasa kesel. "Belum apa-apa saja Gavin sudah memberikan black card-nya kepada gadis kampung itu. Fix gadis sok baik itu hanya ingin harta kekayaan Gavin tidak lebih, hari ini black card besok-besok Pasti segala fasilitas akan dimintanya.


Tante Aurora: Maaf baru balas Larissa, tante sock banget. Soalnya cewek yang kamu bilang itu, hari ini dibawa Gavin ke rumah. katanya Gavin mau nikah sama cewek kampung itu yang sama sekali nggak sebanding sama kamu los Larissa, orang miskin dia. Aduh ....pusing banget tante!


Larissa yang baru saja selesai berendam mendengar suara notifikasi dari ponsel. Dia kemudian membaca pesan dari Nyonya Aurora dan langsung tertunduk lemas, apa dia tidak salah baca Gavin mau nikahi gadis tadi, ini mimpi kan? Gavin tidak mungkin memilih tipe wanita seperti itu kan?


Larissa : Maaf banget nih Tan, tapi Tante nggak lagi bercanda kan?


Nyonya Aurora membaca pesan balasan dan tak merasa heran kalau Larissa merespon seperti itu. Kejadian hari ini memang layaknya sebuah puncak komedi


Tante Aurora : i'm really sorry honey, tapi itu memang benar Gavin kayaknya digodain sama cewek kampung itu. Terus mau diperotin, buktinya black bisa sama dia kan?


Larissa tak bisa mempercayai apa yang dia baca. Namun ibunya Gavin langsung memberitahu wanita itu tidak mungkin berbohong,kan? dia berjalan mondar-mandir mencoba memikirkan apa yang harus dia lakukan untuk merebut Gavin.


Larissa : Aku masih punya kesempatan nggak sih Tan, buat dapetin Gavin?


Nyonya Aurora merasa sedih membaca pesan yang yang baru dikirimkan oleh Larissa. Pasti wanita itu merasa tidak terima seperti dirinya. Dia kemudian merasa tak akan bisa menang dalam perang ini, jika hanya sendirian. Tuan Carlos Antonio berpihak pada Gavin. Sedangkan dia berdiri sendirian akan tetapi masih ada Larissa yang bisa diajak berperang bersama.


Nyonya Aurora : Kamu beneran mau jadi istri Gavin kan?


Larissa : Mau banget dong Tante, nggak perlu ditanya."


Nyonya Aurora: Kalau begitu lakuin apa saja untuk bisa dapatin Gavin.,x


Larissa : "Iya, ini aku juga lagi mikir lho Tan, tapi belum berpikir apapun. Masih blank


Nyonya Aurora bingung harus apa. Dia masuk ke dalam rumah dan menemukan Tuan Carlos Antonio sedang menonton televisi di ruang keluarga. Seperti tidak ada kejadian apapun. Dia banting tubuh ke sofa ke sebelah suaminya.

__ADS_1


"Masih kesal kamu?" tanya Tuan Carlos Antonio. Nyonya Aurora mendecus. "Kuya kira aku bakalan semudah ini menerima orang kampung masuk ke keluarga kita?"


"Jangan ketat gitu dong, Gavin itu anak kita satu-satunya. Biarin saja dia menentukan keinginannya sendiri." pinta Tuan Carlos Antonio.


"Justru karena Gavin anak kita satu-satunya Kuya, makanya harus dipilihkan yang terbaik." sela Nyonya Aurora tak terima.


"Aduh, kamu ini. Gavin kan juga pengen punya hubungan intim yang nyaman sama orang yang dia suka. Meskipun sudah menikah tiga tahun, Nyonya Aurora masih merasa canggung membahas hal-hal dewasa seperti ini.


"Kuya Ini apaan sih? kok malah bahas itu.


"Loh, kan memang benar salah satu aktivitas pasutri kan itu. Aku nggak ngomong aneh-aneh loh.'


Nyonya Aurora kembali mendesis kesal. Namun hal itu malah memberikan ide kepadanya.


Nyonya Aurora: Kamu bersedia berkorban apapun untuk dapatin Gavin?


Larissa : Apapun bakalan aku lakuin Tan."


tante Aurora: Kalau gitu jebak Gavin untuk tidur sama kamu, cuman itu satu-satunya cara.


Larissa membaca dengan seksama pesan balasan dari Nyonya Aurora. Ide paling akhir yang dia pikirkan akhirnya muncul juga di permukaan.


"Siap-siap Gavin, kamu bakalan jadi milik aku." gumam Larissa dalam hati, ketika dirinya mendapatkan ide cemerlang untuk mendapatkan Gavin. Apalagi setelah dirinya mendapatkan dukungan dari Nyonya Aurora. membuat dirinya pun semakin percaya diri. kalau dirinya akan mampu mendapatkan Gavin. Gavin pasti akan meninggalkan Mischa kalau sudah mereka tidur bersama.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

__ADS_1


__ADS_2