Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)

Antara Kutub Utara Dan Selatan (You & Me)
BAB 86. TAWA PAK KADES_YOU& ME


__ADS_3

Semua orang yang hadir telah dipersilakan makan sementara foto-foto pengantin sedang diambil. Setelah itu tamu tamu mulai memberikan selamat kepada Gavin dan Mischa. Begitu juga dengan Pak kades yang diundang dan hadir bersama istrinya. Mischa terdiam sejenak pikirannya langsung mengingat Riska.


Selamat ya Mischa. Saya beneran nggak nyangka. Padahal waktu itu hampir saya nikahkan kamu dengan pemuda setempat,"ucap Pak kades


Gavin mendelik. Aneh-aneh saja harusnya sih Pak kades tidak perlu membahas hal itu di depannya.


Mischa tersenyum canggung."Iya Pak, Riska juga kerja di Manila kan?


Pak kades tertawa bangga. "Betul. kerjanya bagus, uang yang dia kirim juga banyak. lebih banyak dari gaji kamu."


Gavin menghela nafas. "Apa pria itu sedang menyindir? sebab, dialah yang menentukan nominal gaji Mischa. Dia kemudian melihat sang istri yang tiba-tiba murung. Apakah Mischa tersinggung dengan ucapan Pak kades?


"Ya sudah. selamat berbahagia ya! semoga Riska dapat suami kaya juga. Kalau bisa sih lebih kaya raya."Pak kades kembali tertawa lebar.


Mischa dan Gavin sama-sama tersenyum canggung.


"Kamu Jangan masukin ke hati omongan dia,"ucap Gavin.


Mischa menggeleng. "Bukan itu Kuya."


"Terus, Kenapa kamu sedih? tanya Gavin bingung.


"Itu bapaknya Riska. Riska itu yang aku ceritain di hotel. Kuya ingat, kan?


Gavin terperanjat, lalu melihat Pak kades yang masih tertawa-tawa di depan semua orang.


"Astaga... "Gumamnya


"Berarti Pak kades beneran nggak tahu kerjaan Riska yang sebenarnya. Kasihan banget Riska ya kuya."lirih Mischa.


Banyak sekali orang tua yang terobsesi menjadikan anaknya penghasil uang. Tanpa dia tahu apa yang sudah dilalui oleh sang anak selama ini. Untungnya, orang tua Mischa tidak seperti itu. Gavin bersyukur punya mertua yang berfungsi dan bermoral baik.


Pukul 14.00 siang, semua tamu sudah pulang dan seluruh rangkaian acara telah diselesaikan. Mischa segera mengganti bajunya dan menghapus Riasan. Gavin juga hanya memakai kaos dan celana jeans saja.


Dekorasi juga segera dibongkar dan pakaian mahal kedua pengantin disimpan baik-baik untuk segera dibawa kembali ke Manila.

__ADS_1


"Papa sama Mama balik duluan ya, kalian nggak usah balik buru-buru. Pastikan dulu rumah baru mertua kamu sudah oke semua." pesan Tuan Carlos Antonio yang memang sudah menyiapkan rumah baru untuk pak Komo dan Ibu Bu Gupita di Surabaya.


"Iya Pa. Papa sama Mama hati-hati ya.


Nyonya Aurora turut berpamitan dengan besarnya. Mau tak mau dia menyalami Pak Komo dan ibu gupita. Namun, tanpa ada yang mengetahui, Dia segera menyemprotkan pembersih tangan setelahnya.


"Semoga nggak alergi tanganku selaman sama orang miskin,"ucapnya dalam hati.


"Mama hati-hati di jalan ya."


Nyonya Aurora agak terperanjat saat Mischa menegurnya. Dia berbalik dan menemukan senyum hangat sang menantu untuknya.


"Iya, Kalian juga nanti hati-hati balik ke Manila."


Meski tidak bernada judes, ucapan wanita itu terkesan dingin dan tingkah lakunya seperti cepat-cepat ingin pergi dari sana.


Nyonya Aurora kembali berbalik dan berjalan menuju mobil lebih dulu. Mischa hanya menghela nafas.


"Nanti kita bertemu di lagi di kota Manila,ya. janji Tuan Carlos Antonio pada Pak Komo


"Baik, Kuya. Hati-hati di jalan ya,


Gavin dan Mischa masih berada di kediaman Pak Komo dan ibu gupita sampai sore tiba. sopir dari Hotel Baru saja datang untuk menjemput mereka.


"Bapak sama ibu kemas-kemas aja dulu, besok kita gerak ke rumah baru." kata Gavin


Iya jadi jauh dong kita kata Pak pare sedih.


"Kamu harus sering-sering ke kota untuk jumpai aku." perintah Pak Komo kepada Pak pare


"Pasti Kuya." janji Pak pare


Sebenarnya Mischa juga merasa sedih karena Pak Komo dan Pak pare harus tinggal berjauhan. Mereka adalah Abang beradik yang kompak. Akan tetapi ini adalah yang terbaik mengingat Besan seorang pemilik perusahaan ternama tak mungkin tinggal di pedesaan seperti ini.


Gavin dan Mischa berpamitan untuk menginap di hotel. Sebab Gavin bilang sudah menyiapkan sesuatu untuk Mischa di sana. mungkin itu adalah permintaan khusus yang disebut oleh Riya kemarin. Mischa benar-benar penasaran.

__ADS_1


"Kuya nyiapin apa sih?" tanya Mischa tidak sabar


"Bentar lagi sampai di kamar kok. kamu lihat saja sendiri." jawab Gavin sekedarnya


begitu sampai di kamar, Gavin tersenyum lebih dulu pada mischa sebelum membuka pintu. Wanita itu terperangah


lagi-lagi ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupnya.


Sebelumnya...


Gavin dan Mischa berangkat dari rumah menuju hotel tempat mereka akan menginap selama tiga hari dua malam. Mischa bercerita agar tidak bosan Selama perjalanan. Tetapi Gavin hanya menggumam saja sebagai respon. Sejak tadi dia sudah memainkan ponsel untuk melihat ucapan-ucapan selamat yang masuk.


Setelah berkendara selama 1 jam gedung Hotel pun mulai terlihat di depan. Mischa memasukkan ponsel ke dalam tas. Karena akan turun sebentar lagi. Akan tetapi ternyata mobil terus. Membuatnya memutar kepala untuk melihat hotel yang tertinggal di belakang sana.


"Kita mau ke mana kuya?"tanya Mischa. mungkin saja mereka ingin mampir ke suatu tempat terlebih dahulu.


"Ke hotel." jawab Gavin singkat. Masih sibuk membalas ucapan selamat dari teman-temannya.


"Hotelnya sudah kelewatan." MIscha yakin itu adalah hotel tempat Gavin dan mertuanya menginap kemarin, jadi harusnya mereka menginap di situ juga kan?


Gavin menjauh tanpa menatap Mischa


"Kita nggak nginep di hotel itu." tapi di Antipolo.


"Ohhh... Mischa manggut-manggut.


pantas saja Gavin terlihat santai sejak tadi. ternyata Karena perjalanan mereka masih cukup lama. Namun, Mischa mengartikan apa harus mencari hotel yang jauh Jika ada yang dekat apalagi perjalanan ke Antipolo butuh waktu berjam-jam.


Mischa hampir saja terlelap saat mereka tiba di sebuah hotel mewah. Sejak tadi Gavin terus fokus pada ponsel dan tidak mengacuhkannya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA teman emak.



__ADS_2