
Upacara peresmian perlombaan sudah di mulai. Evan dan Rahel yang saat itu sedang mencari Hyouga terhenti, karena upacara akan di laksanakan sesegera mungkin.
Seluruh siswa dan siswi terlihat sangat antusias mengikuti upacara untuk diadakannya perlombaan, sorak-sorak terdengar dari para siswa yang melihat ke arah kepala Sekolah yang menaiki panggung dengan senyuman khas miliknya.
Singkat cerita, kepala Sekolah langsung meresmikan perlombaan yang diadakan di Sekolah, sesudah menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh anak didiknya ia pun turun dari panggung, terdengar juga sorakan yang mengiringnya.
Karena ini adalah perlombaan yang diadakan sekali dalam setahun dan Kedua kalinya bagi Sekolah yang tahun kemarin tidak diadakan, alasannya dikarenakan belum lengkap infrastruktur dan beberapa tempat yang belum di bangun serta fasilitas tahun kemarin yang masih belum memadai.
Saat itu Evan berpisah dengan Rahel dan ia berkata.
"Sekarang kita berpisah dulu hel, mungkin kita akan bertemu lagi nanti!" Ucap Evan.
"Hm, Evan kamu tahu tidak,q
sekarang hatiku merasa gelisah?" Ucap Rahel yang menatap wajah Evan dengan tatapannya.
__ADS_1
"Entahlah, mungkin kau gugup dalam perlombaan ini, ya aku maklumi perlombaan ini memang yang pertama, tapi kau harus dengar hel bahwa kunci keberhasilan adalah berusaha sekuat mungkin untuk mencapai keberhasilan, benarkan!"Ucap Evan yang meninggikan suaranya.
Rahel yang mendengar nasehat Evan tadi membuat tertawa ria sambil mengelap air mata kecilnya.
" Hahaha" Rahel yang tertawa, karena Evan.
"Apa ada yang salah dari perkataanku hel?"Ucap Evan sambil mengusap kepalanya.
"Eh, tidak ada kok Evan!, hanya saja ada sedikit nasehatmu yang kurang pas!"Ucap Rahel.
"Ah maaf aku memang tidak pandai memberikan kata motivasi, baiklah semoga perlombaanmu dapat berjalan lancar!"Ucap Evan.
Evan pun membalasnya, dalam hati ia berkata.
"Seharusnya aku tidak memberi tahu Rahel kalau aku tidak ikut perlombaan, tetapi mungkin dia juga akan menanyakannya, ya biarkan sajalah lagi pula aku sedang senggang."
__ADS_1
Di waktu lalu, Hyouga yang sudah membantu ayahnya mengangkat produk-produk ke dalam bak mobil, kemudian setelah selesai ia langsung bergegas mandi untuk berangkat ke Sekolah.
Demi membantu ayahnya di hari ini, Hyouga rela tidak mendapatkan informasi mengenai kegiatan perlombaan yang sudah di jelaskan oleh kepala Sekolah tadi, tapi Hyouga tidak peduli sebab, teman dekatnya Evan dan Ken selalu mengirimi informasi apapun bahkan saat ini, mungkin ketika Hyouga membuka hpnya nantinya ia bakal terkejut karena temannya memperdulikannya dengan beberapa informasi melalui SMS.
Sesudah mandi Hyouga langsung makan agar ia tidak membuang waktunya lagi, ibunya sempat berkata.
"Pelan..pelan makannya Hyouga, awas nanti kamu tersedak!"Ucap ibu Hyouga.
"Iya, iya bu maaf aku sedang buru-buru!"Ucap Hyouga sambil menelan makanan yang di makanya.
"Makan dulu biar selesai, kamu jangan seperti ayahmu"Ucap ibu Hyouga yang sedang mengepel lantai.
Tak lama jam menunjukkan pukul 06:35, Hyouga pun bersalaman dengan ibunya dan berangkat ke Sekolah mengunakan sepedanya, Hyouga mengayuh sepeda secepat mungkin supaya cepat sampai dan segera mendaftarkan dirinya untuk ikut lomba karate, karena sebelumnya ia tidak mengikuti perlombaan satupun. Tapi kali ini Hyouga berinisiatif untuk mengikutinya.
"Aku harus sampai di Sekolah secepat mungkin"Ucap Hyouga sambil mengayuh sepedanya
__ADS_1
Jarak yang di tempuh Hyouga agak lumayan jauh menuju ke Sekolah, sehingga setiap harinya ia berangkat pagi sekali biasanya Hyouga berangkat dengan bus umum, tapi kali ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya, Hyouga menuju ke sekolah dengan kecepatan yang luar biasa.
Bagaikan angin yang berhembus kencang melewati setiap penjuru, Hyouga melewati jalan yang biasa ia lewati di tambah dia memilih jalan pintas dan jalan yang biasanya tidak di lewati sepeda. Karena skill yang di milikinya, jalanan tersebut jadi mudah untuk dilaluinya.