
Dengan Ramuan Sains buatan Evan, akhirnya semuanya dapat melewati malam dingin yang di selimuti oleh kabut, di sekitaran tempat mereka. Tepatnya mereka sudah melewati anomali dengan sebutan perubahan suhu.
Di pagi hari jam 05:37 Syria membuat sarapan khusus untuk mereka bertiga dan juga untuk dirinya. Selain ahli dalam beladiri Syria juga sangat pandai dalam hal memasak.
Sementara itu Ken dan Hyouga pergi menuju sungai untuk mandi. Sambil di perjalanan Hyouga masih saja memikirkan taktik untuk misi penyelamatan hari ini.
Beda dengan Evan dia baru saja bangun karena tadi malam terpaksa harus begadang.
Evan melihat ke arah cakrawala sambil mengepalkan tangannya dan berkata.
"Hal yang sulit di prediksi sudah menanti di depan, sama halnya dengan kehidupan, langkah demi langkah!"
...****************...
Saat menuju ke sungai Ken dan Hyouga berbincang, yang terdengar membicarakan tentang misi penyelamatan dan juga anomali tadi malam.
"Ken, menurutmu kapan Evan membuat ramuan Sains suhu badan?" ucapnya sambil melihat ke arah sekitar.
"Hmm, untuk itu kamu juga lihat kan Evan membuatnya ketika dia juga merasakan anomali tersebut!" ucap Ken seraya menjelaskan dengan gerakan kedua lengannya.
"Aku melihatnya hanya saja masih ada yang janggal menurutku, mungkin aku akan tanyakan saja sehabis mandi hehe.l," ucap Hyouga dengan senyum palsunya.
Dalam hati Ken berkata.
"Dari senyuman Hyouga tadi dia terlihat menunjukkan senyum palsu, bahkan dia jarang tersenyum sama sekali. apa karena kejadian semalam ya?, hmm, aku juga berpikir bahwa Evan sudah memprediksi anomali suhu itu dan di sisi lain aku juga berpikir bahwa Evan mengetahui kalau anomali tersebut akan datang di malam harinya. ah sial, jika di pikirkan akan sangat rumit. aku hanya menebak apa yang di pikirkan Hyouga saja," ucap Ken dalam hatinya.
"Hyouga, untuk misi kita kali ini aku jamin akan ada hal yang mengejutkan!, kamu pasti sudah memikirkannya hanya saja kita sudah dewasa dan sudah pasti memahaminya," ucap Ken dia fokus melihat ke depan.
"Langsung saja ke intinya." ujar Hyouga mengerutkan dahi.
"Aku berspekulasi bahwa Sheila adalah anak dari penjahat itu, kurasa dia mencoba menjebak kita supaya kita pergi ke sini untuk menyelamatkan mereka yang di tahan!" pikir Ken dengan sebuah deduksi.
__ADS_1
"Spekulasi ya?, bukannya tujuan kita kemari untuk menyelamatkan anak-anak maupun orang yang di tahan dan di culik di sana, namun jika spekulasi mu benar maka kemungkinannya mereka para penjahat itu sudah menunggu kedatangan kita, kapan pun itu!" ujar Hyouga.
"Itulah yang akan aku beritahu kepada Evan setelah mandi nanti, ngomong-ngomong sebelumnya Syria sudah mandi kan Hyouga?" ucap Ken menatap ke arah Hyouga.
"Untuk apa kamu bertanya seperti itu?" tanya balik.
"Entahlah aku terus saja memikirkan dia, yang di satu sisi aku juga kaget mengetahui dia sebenarnya adalah perempuan. dia pasti terpaksa melakukannya, karena... aku sudah mengetahui Syria sebelumnya!" ucap Ken.
"Tapi itu tidak menjawab mengenai kau yang bertanya," Syria sudah mandi atau tidak?" ucap Hyouga.
Jelas Ken hanya tersenyum mendengar jawaban dari Hyouga.
Tak lama mereka sampai di sungai, mereka berdua menuju ke hilirnya.
Hyouga dan Ken pun mandi di sana.
...****************...
Pukul 06:09 Evan mencari jalur yang tepat dan mudah di lalui dengan menggunakan drone milik Ken yang sudah di pasang kan alat non radar.
Beberapa saat kemudian, mereka semua berkumpul dan makan bersama serta membahas tentang misi penyelamatan dan berbincang hal lain.
Dengan tekad dan keyakinan mereka pun memulai misinya tersebut dengan menuju ke markas musuh. Ken dan yang lainnya sudah bertukar pendapat untuk memudahkan misi penyelamatan ini sekaligus memprediksi kemungkinan yang terjadi.
...****************...
Selain misteri yang menyelimuti hutan Dark forest, ada beberapa hal yang menjadikan hutan yang asri ini jarang sekali di masuki seseorang, hal itu karena sebagian orang-orang memilih untuk menjaga ke asrian hutan Dark forest tersebut. Supaya segala flora dan fauna yang ada di dalamnya dapat terjaga dengan baik, mereka juga berpikir supaya anak dan cucunya dapat melihat keindahan hutan Dark forest dengan julukan lain "Surga tersembunyi".
Dalam perjalanan, mereka berempat melihat segala hal di hutan yang terjaga dengan sangat baik "ya itu karena hutan yang menjaga bukan" kembali ke topik. Pokoknya hal-hal yang ada di hutan Dark forest sangatlah menakjubkan dan apa yang di lewati mereka berempat sangat berkesan di benak mereka masing-masing.
__ADS_1
...****************...
Waktu berlalu begitu cepat, Ken sudah memastikan di depannya tidak jauh lagi adalah tempat markas penjahat itu. Dengan segala pemikirannya Ken mencoba memberikan beberapa arahan kepada yang lain. Ken juga memberitahukan kepada Evan jika saja spekulasinya benar maka rencana kedua langsung di jalankan saja. Menurut Evan dalam misi penyelamatan ini yang terpenting kita bisa melindungi para korban serta dapat menjaga diri sendiri dengan baik. Ken pun terlihat memahami apa yang Evan katakan barusan.
"Tapi saat ini mula-mula kalian berpencar dan mencari celah masuk ke bangunan markas penjahat itu, usahakan jangan sampai tertangkap dan menarik perhatian para penjaga dan aku nyakin kalian semua bisa melakukannya!" ucap Ken penuh harapan.
"Aku ada pertanyaan, jika salah satu diantara kita ada yang tertangkap, menurut mu apa yang harus kita katakan?" tanya Syria dengan tegas.
Ken sempat berdiam untuk berpikir sesaat.
"Kalian tinggal katakan apa yang mereka tanya!, hanya saja harus membatasi jawaban dengan susunan kata-kata lain supaya mereka tidak memiliki informasi penting dari kita. Evan sudah menjelaskan rencana satu dan dua, sekarang kita gunakan rencana satu, rencana kedua kita jalankan jika apa yang aku katakan tadi terbukti!" tegas Ken sambil mengengam erat tangannya.
"Hehehe, untuk saat ini kamu melakukan yang terbaik Ken, benar begitu kan Syria?" ucap Hyouga sambil menatap ke arah Syria yang tepat di sampingnya.
"Aku rasa Ken mirip dengan Evan, bahkan rencananya saja seperti rencana yang di buat oleh Evan!" cetus Syria yang menatap kearah Ken.
Dalam hati Ken berkata.
"Ini memang rencana Evan sejak awal, dia melakukan semua ini agar dapat menemukan informasi untuk penangkapan para penjahat yang terlibat, walaupun jika saatnya nanti mereka di tangkap, Evan berpikir beberapa dari mereka akan melakukan hal lain supaya bisa menyelesaikan misi ini dengan sempurna!"
Mereka pun memulai misi tahap ketiga dengan cara yang di buat oleh Evan yang seolah-olah di lakukan oleh Ken.
...****************...
Di waktu lain pada jam 09:23 tepatnya di Sekolah terlihat Rahel yang terus-menerus menghubungi Evan, saat itu dia sedang di Taman dekat Sekolah. Berulang kali ia mencoba menghubungi Evan namun tidak ada jawaban sama sekali darinya.
"Walaupun aku sudah tau Evan dan temannya sedang berlibur tapi aku sangat merasa sedih, apa mungkin aku sudah sangat mencintai Evan atau karena akan terjadi sesuatu dengannya. tidak aku tidak boleh berpikiran seperti itu." ucapnya dalam hati.
Di saat itu, Bas melihat Rahel yang sendirian di Taman pada jam istirahat. Melihat dia sendiri di sana Bas langsung menghampirinya.
Hanya saja Rahel sudah beranjak pergi dari bangku Taman itu karena bel Sekolah yang sudah berbunyi.
"Apa aku harus memberitahu dia tentang misi penyelamatan Evan dan kawan-kawannya?, hmm sebaik jangan deh," ucap Bas yang melihat dari kejauhan Rahel yang pergi dari bangku Taman.
__ADS_1