
Hari ini Evan berniat untuk membantu Hyouga, melakukan pekerjaan sambilannya di sebuah bar dengan mal plaza.
Tempatnya tidak jauh dari kediaman Hyouga sendiri, hanya berjarak 4,5 km saja. Hyouga bahkan bisa menuju ke tempat pekerjaan dengan menaiki sepeda maupun angkutan umum dengan biaya yang murah.
Setelah makan siang Evan bergegas pergi menuju tempat Hyouga berada(tempat kerja sambilan).
Evan pergi dari rumah dengan mengunakan sepedanya. Melihat sepeda yang ada di belakang rumahnya Evan jadi memutuskan untuk pergi ke sana menggunakan sepeda, Evan juga berpikir jika mengunakan sepeda sangat baik karena ramah lingkungan.
Pada saat Evan mendorong sepedanya ke halaman depan gerbang, Lili rupanya mengintip dari kamarnya.
"Eh, Kakak ngapain dia pakai sepeda siang-siang ini, tidak seperti biasanya. hmm ngomong-ngomong mau kemana ya, aku harap dia tidak sedang berkencan!"Ucap Rahel sambil mengintip Evan dari jendela.
...****************...
Di bar tempat Hyouga bekerja.
Hyouga bekerja di bar khusus remaja yang di bangun pada saat dia berumur 11 tahun. Bar ini memiliki fasilitas dan sarana yang begitu menawan bagi kaum muda. Salah satunya ada tempat karaoke yang setiap hari ramai di booking, ada juga tempat untuk reuni yang sangat bagus. Lalu bermacam jenis ruangan dengan fungsi khusus di setiap ruangannya.
Di jalan Evan merasa hawa panas yang menerpa badannya, menggowes sepeda sangat ekstra. Bukan lelah melainkan keringat yang bisa saja menganggu.
Evan berpakaian ala musim panas dan topi yang ia kenakan.
Tak lama berselang, akhirnya Evan sampai di tempat tujuan. Lalu Evan menaruh sepedanya di tempat khusus sepeda, yang kemudian ia menuju pintu masuk bar.
Setelah membukanya Evan agak terkejut melihat kafe yang begitu megahnya, dan ini untuk pertama kalinya Evan berkunjung maupun melihat bar ini.
Evan langsung mengenal Hyouga yang bekerja di tempat pelayanan, dia terlihat sangat sibuk dengan para pengunjung yang datang. Entah pria maupun wanita yang kadang mereka masih mengenakan seragam Sekolahnya.
Karena tidak ingin menganggu Hyouga Evan melihat-lihat area bar tersebut.
Selang berapa waktu Evan sudah memakai seragam bar dengan warna merah dan kemeja putih di dalamnya.
Saat kondisi tempat pelayanan agak sepi Evan mengobrol dengan Hyouga.
"Ngomong-ngomong, sudah beberapa lama kamu bekerja sambilan di tempat ini, aku rasa kamu sering kali bergonta ganti?"Tanya Evan.
__ADS_1
"Sudah 5 hari aku bekerja disini, itu pun dari teman sekelasku yang menyampaikan lowongan pekerjaan sambilan di sebuah bar. Dengan gaji yang mengiurkan aku pun bekerja di sini!"Jawab Hyouga.
"Hmm, masuk akal dan itu sebabnya kamu gonta-ganti tempat kerja!"Ucap Evan.
"Bisa di bilang begitu!" dengan senyum di raut wajahnya.
Saat ini Evan melayani para pengunjung di tempat pelayanan.
"Ada yang bisa saja bantu nona?"
"Eh, kamu terlihat muda kita kan seumuran kenapa kamu panggil aku nona? Tanya balik setelah melihat Evan ( Evan memakai topi sehingga agak tidak kelihatan wajahnya).
"Padahal aku yakin dengan memakai topi membuatku tidak akan ketahuan, huh tapi sayang sekali."Ucap Evan dalam hatinya.
"Maaf" dengan wajah bersalah, Evan.
"Eh"
Evan memberi tahukan kepada wanita tadi tempat untuk reunian, dengan menjelaskan detail-nya. Evan lalu menyarankan bronsur supaya pengunjung lebih tau detail tempat-tempat di bar besar ini.
Bronsur tersebut berharga terjangkau untuk setiap pembelian, keuntungannya pun bisa Evan dapat dari hasil penjualannya.
...****************...
Sudah satu setengah jam Evan berdiri di tempat pelayanan, tapi tetap saja pengunjung masih ramai.
"Aku salut dengan Hyouga yang melakukan kerja sambilan ini, dia pasti setiap hari berjam-jam berdiri di tempat kerjanya. menurut aku sendiri ini sangat melelahkan, bagiku yang tidak pernah bekerja seperti ini."Ucap Evan dalam hatinya.
Evan terlihat bersemangat menyapa mereka para pengunjung yang datang, ia juga mengatakan hal-hal yang membuat mereka tertawa dan seakan terhipnotis dengan cara Evan melayani mereka.
...****************...
Di bagian pelayanan tempat Hyouga.
Hyouga juga ramah menyapa para pengunjung. Mala mereka seperti sudah akrab saja dengan Hyouga, meski dia baru lima hari bekerja.
__ADS_1
Beda dengan Evan, pembicaraan Hyouga sewaktu melayani pengunjung. Hyouga sering kali membuat para pengunjung wanita salah tingkah dibuatnya, dengan gombalan yang Hyouga lontarkan.
Sebenarnya gombalan tersebut adalah saran dari Ken pada saat Hyouga mengobrol dengannya.
...****************...
Hari pun kian mempercepat waktunya, dan sudah jam 17:21 Evan bekerja membantu Hyouga di bar.
Hyouga dan Evan pun beristirahat, di tempat khusus pegawai.
Hyouga bekerja pada sip siang sedangkan malam ia di gantikan oleh orang lain. Lalu untuk gaji Hyouga mengambilnya tiap hari, selama dia masih bekerja dia di bayar 100.000 untuk saat ini.
Ada perempuan juga yang bekerja di bagian pelayanan, tadi ia berada di sebelah kiri Hyouga. Evan melihat Hyouga dan perempuan tersebut sangatlah kompak dalam hal menarik minat pengunjung, bahkan saat itu Evan melihat Hyouga dan perempuan di sampingnya tertawa bersama.
Saat ini Evan juga melihat Hyouga dan dia duduk bersama seperti mengobrol kan sesuatu. Ada canda dan tawa pada saat mereka mengobrol, Evan pun tidak ingin menganggu mereka ia pun pergi mencari makanan ringan yang dapat di beli dengan koin.
Evan berjalan menuju mesin yang dapat mengeluarkan makan ringan di dalamnya.
"Rupanya ada snack turbo kesukaanku. hmm di sini tertulis 3 koin boleh juga."Ucap Evan dalam hatinya sambil memasukkan koin
Ada perempuan cantik dari Sekolahnya yang hendak membeli makanan ringan sama halnya dengan Evan.
Dia bernama Airin kelas 12 B kelas sebelah Evan.
Dia lalu menyapa Evan sehabis membalikkan badan untuk pergi dari mesin makanan tersebut.
Evan agak kaget dengan sapaan gadis tersebut dan juga senyum manisnya.
"Hallo Evan, kamu sering kesini ya untuk menghilangkan penat?"
"Airin..( dalam hati), eh tidak kok, aku kesini untuk membantu temanku Hyouga yang bekerja sambilan disini, kalau kamu bagaimana?"
"Aku baru datang kesini untuk bertemu seseorang!sambil dengan senyum manisnya.
"Hah, bertemu seseorang padahal ini sudah sore, siapa ya yang ingin di temui. apa mungkin pacarnya."Ucap Evan dalam hatinya.
__ADS_1
Selesai mengambil snack dari mesin, Evan melihat Airi yang langsung menuju ke tempat yang dia tidak ketahui.
Lalu Evan bertemu Hyouga di tempat parkir sepeda, bahkan Hyouga di buat tersenyum melihat Evan yang datang kemari dengan menggunakan sepeda.