
Sebelumnya Evan, Ken, dan Hyouga sudah janji untuk bertemu di lapangan helikopter, milik kakek Evan yang sudah lama beroperasi. Oh ya satu informasi penting, keluarga Evan masuk ke dalam keluarga Wally Chaster sebagai keluarga ketiga yang memiliki kekayaan yang sangat besar.
Akhirnya mereka sampai di tempat, dengan di sambut hangat oleh beberapa kru heli yang siap untuk mengantarkan mereka. Hanya ada 2 orang saja yang ada di lapangan tersebut, dikarenakan Evan tidak ingin orang lain mengetahui misi penyelamatan yang dilakukan olehnya dan kawan-kawannya.
Setelah semuanya siap namfak seorang kru yang sudah mulai masuk ke helicopter, sembari melihat kedua kru yang mulai menaiki heli Hyouga membayangkan segala kemungkinan yang misalnya terjadi jika misi kali ini terdapat kesalahan kecil yang dapat berakibat fatal, Hyouga pun bertekad untuk membuat misi kali dapat berjalan lancar hingga akhir dan dengan pemikirannya Hyouga merasa kalau misi penyelamatan kali ini akan berjalan mulus karena ia sangat percaya kepada Evan beserta rencananya.
Perjalanan mereka menuju ke tempat kediaman penjahat itu pun di mulai, hanya saja di misi kali ini Sein tidak ikut dengan mereka karena sedang menyelidiki hal lain terkait si penjahat.
Di dalam helicopter hanya bisa di naiki oleh dua sampai tiga orang saja, hal itu karena helicopter yang ada di lapangan kakek Evan sudah di upgrade menjadi helicopter terbaru dengan rancangan tambahan yang di tambah ke dalam kerangka pembuatannya.
__ADS_1
Evan pun naik bersama dengan Hyouga serta kru yang menjalankan helicopter, sedangkan Ken bersama rekan Sein yang di tugaskan untuk membantu mereka.
Saat dalam perjalanan Hyouga melihat ke arah Evan yang sedang melamun sambil melihat ke arah jendela, Hyouga pun mengerti apa yang saat ini di rasakan oleh Evan karena Evan sudah mengetahui Sheila adalah anak dari penjahat itu.
Perjalanan menuju ke Padang rumput express membutuhkan waktu setengah jam, dikarenakan memutar jalur supaya tidak di ketahui oleh pihak lawan. Evan juga memikirkan hal tersebut sejak awal karena dia sudah memprediksinya, dan di perkuat oleh informasi yang Sein dapatkan dari lapangan helikopter Skypehell.
Setengah jam berlalu, mereka pun akhirnya sampai di Padang rumput express, Ken yang belum pernah sekalipun naik helikopter setelah turun ia langsung muntah di suatu tempat setelahnya, karena mabuk yang dialaminya selama di perjalanan.
Di saat kru akan pergi meninggalkan Evan dan teman-temannya dia berkata kepada Evan.
__ADS_1
"Nak, kamu harus berhati-hati ketika di alam terbuka seperti ini, aku sendiri sebagai seorang penjelajah merasa sangat bangga melihat remaja seperti mu bisa datang ke tempat seperti ini dengan misi yang mulia yaitu menyelamatkan mereka yang di tahan dan di culik oleh penjahat. aku hanya berpesan kepadamu dan yang lain bahwa keahlian saja tidak cukup untuk seseorang berada di alam terbuka yang sangat luas ini, tetapi dengan pengetahuan luas yang ada di dalam diri kita maka apa yang menjadi sulit untuk di lalui akan menjadi mudah kita lewati, sebelum aku dan temanku meninggalkan mu, aku ingin memastikan, apakah kamu serius ingin aku tinggalkan di sini, kalau bisa aku akan membantu kalian selama perjalanan menuju ke tempat itu dengan pengetahuan alam dan pengalaman selama penjelajahan ku?" ujar Kapten Nelson.
"Aku mengerti apa yang kapten ucapkan bahwa skill dan pengalaman tidak cukup untuk seseorang yang ingin menjelajahi hutan maupun aku sendiri yang ingin melakukan misi penyelamatan, melainkan pengetahuan yang luas sangat di butuhkan apalagi pengetahuan yang berhubungan dengan alam, untuk pengarahan kapten aku sangat berterimakasih! hanya saja aku ingin belajar mandiri di sini, jika kapten bertanya seperti itu kepada yang lain maka mereka akan sama sepertiku, ya mengatakan yang seperti ini!" sahut Evan.
"Baiklah aku mengerti!, ya sudah sampai jumpa lagi di lain waktu aku berharap misi mu dapat berjalan dengan lancar!" harapan kapten Nelson kepada Evan dan kawannya.
Di saat itu juga teman kapten Nelson yang bernama Mardit juga mengatakan kepada Hyouga dan Ken tentang alam serta saran darinya.
Misi penyelamatan pun di mulai.
__ADS_1
Evan dan yang lainnya berjalan mencari titik lokasi markas musuh dengan bantuan alat yang di buat oleh Ken. Suasana di hutan Dark forest sangat rimbun dengan pohon-pohonnya yang besar.