Ayah Yang Tak Pernah Menua

Ayah Yang Tak Pernah Menua
Ancaman dari Pihak Musuh [Revisi]


__ADS_3

Misi penyelamatan kali ini sangat berbeda dengan misi-misi yang lain. Bagi Evan dan teman-temannya misi ini sangat berbahaya dan bisa kapan saja merenggut nyawa mereka sendiri, pada situasi kapan pun.


Sein sudah mendapatkan banyak informasi mengenai bisnis yang di lakukan penjahat di hutan Dark forest, bersama dengan Vin dia sekarang berencana mengambil alih anak buah Franlate.


Di waktu itu Hyouga mencoba mencari cara supaya dapat mengalahkan para penjaga yang sudah bersiap menembak serta menyerangnya. Dengan segala kemungkinan yang ada Hyouga pun berpikir.


"Sepertinya aku harus meminum ramuan Sains yang Evan berikan kepadaku waktu itu, untuk sekarang... hanya ini yang satu-satunya cara," ucap Hyouga karena ia sudah dalam kondisi terdesak.


Salah satu penjaga mengatakan kepada para ahli bahwa mereka harus menangkap penyusup yang berani memasuki wilayah secara hidup-hidup, karena pengecualian bagi para penyusup yang memiliki talenta serta bakat yang unik.


Hyouga pun meminum ramuan Sains yang waktu itu diberikan oleh Evan dengan sekali tengguk. Sesudah meminumnya ia pun menunggu beberapa menit agar ramuan Sains dapat bekerja.


Sampai tiba saatnya dia sudah setengah pulih dengan kondisi badan fit.


Tak lama Hyouga muncul dari pohon tempat ia bersembunyi, penjaga dan penembak serta Ahli beladiri melihatnya. Semuanya pun terdiam karena saat dia muncul luka di bahunya terlihat sudah di perban oleh dirinya sendiri, bahkan Mesy memujinya yang saat itu K.L berada di sampingnya.


"Dia ternyata sudah melakukan pencegahan dari awal dilihat dari sikapnya tadi setelah tertembak, bahkan beberapa menit lalu dia memanfaatkannya untuk memperban luka di bahunya, dia sangat pemikiran!" ucap Mesy dengan senyum diwajahnya di akhir ucapannya.


"Karena dia sudah menampakkan diri, sebaiknya kita segera menangkapnya" K.L menatap ke atas tempat Hyouga berada.


"Jangan gegabah!, dia mungkin terlihat seperti tidak bisa berbuat lagi, tapi jangan lupa bahwa dia sudah mengalahkan The Mask si topeng itu, dia pasti sedang memainkan trik sekarang!" sambil menggenggam erat tangannya mencoba memperingati K.L agar tidak gegabah.


"Omongan mu benar tetapi aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi," ucap K.L memaksa dan beranjak pergi meninggalkan Mesy.


K.L bergerak cepat keatas menuju tempat Hyouga sekarang, dengan tubuhnya yang atletik dia bisa menaiki pohon yang besar dan tinggi dengan mudahnya.


Sampai di tempat K.L memulai serangannya dengan tendangan pada posisi yang berhadapan, saat itu juga Hyouga hanya berdiam tegak. Seakan menunggu serangan yang akan K.L tujuh ke arahnya.


"K.L terlalu cepat memutuskan! "kata Mesy yang melihatnya dengan cepat menyerang Hyouga di atas pohon.


Serangan tendangan K.L sangat cepat dan juga tajam. Kendati demikian tendangan yang mengarah ke wajah Hyouga berhasil di tangkisnya, bahkan Hyouga menyerang balik K.L yang sudah menyerangnya untuk pertama kali.


Pertarungan duel tersebut berlangsung sengit, di kala itu pun Mesy bergerak menuju ke atas dengan tubuh rampingnya dengan rambut panjang serta wajahnya yang cantik membuat para penjaga yang melihatnya terkagum-kagum saat dia menaiki pohon dengan bantuan tangannya.

__ADS_1


Di kala mereka berdua masih berduel, Mesy menyerang Hyouga dari samping. Dengan sigap Hyouga menghindari serangan tersebut dan mencoba mencari posisi yang tepat untuk menghadapi keduanya.


Pada saat bersamaan Hyouga menghadapi kedua Ahli beladiri tersebut. Yang bertarung di atas pohon di bagian rantingnya yang begitu besar.


Beberapa celah akhirnya Hyouga dapatkan dia mengenai K.L di bagian dadanya sampai ia terpental karena tendangan dari Hyouga.


Mesy pun membalasnya dengan serangan bertubi-tubi kepada Hyouga. Namun itu menjadi semacam peluang bagi Hyouga untuk dapat mengalahkan Mesy, saat dalam pertarungan Hyouga menyerang Mesy dengan kakinya bersamaan dengan itu ia menangkap kakinya, dan dengan cepatnya Hyouga mendapatkan posisi untuk mengunci lawannya tersebut.


Bahkan Mesy berupaya untuk meloloskan diri dari Hyouga dengan sekuat tenaga. Hyouga tersenyum melihatnya karena Mesy menampakkan ekspresi cemas di wajahnya.


Di saat Hyouga mengambil borgol di kantong pakaiannya, rupanya K.L muncul dan akan menyerangnya Hyouga dari belakang. Pada posisi tersebut Hyouga tidak sempat untuk menghindarinya, karena efek dari ramuan Sains yang ia minum sudah perlahan menghilang.


"Gawat, aku tidak menduga dia masih bangkit dan menyerang dari belakang!!" ucap Hyouga dalam hati.


Tepat di saat K.L hampir mendekati Hyouga, datang The Mask dari arah samping. Dia ternyata berusaha membantu Hyouga dengan menangkis serangan pedang K.L dengan pedang miliknya.


Ting


"Ada apa denganmu Mask?, bukannya kau seharusnya tidak ikut campur tadi, aku hampir saja melumpuhkannya!" dengan ekspresi marah dan kesal K.L menatap ke arah The Mask.


"Maaf saja, aku sudah bosan bergabung dengan organisasi ini, setelah melihatnya tadi aku ingin mengikutinya!" menjelaskannya dengan senyum menyeringai.


K.L menggenggam erat tangan dan berkata.


"Baiklah jika itu mau mu, kalian berdua akan aku kalahkan." kata K.L menuju ke arah The Mask.


"Kemarilah!"


Selain jago teknik pedang K.L ahli juga dalam teknik ninja karena dia dulunya seorang murid dari seorang Master terkenal di Pizza city.


Hanya saja K.L keluar dari tempatnya berlatih setelah kedua orang tuanya meninggal karena sebuah kecelakaan. Dari desas desus dari penyidik, mengatakan bahwa kedua orang tua K.L di duga di bunuh. Dan kecelakaan tersebut adalah sebagian dari rencana pelaku yang motifnya masih belum di ketahui pada saat itu.


Dalam pikiran K.L kacau, sehingga dia berusaha meluapkan emosinya dengan menghancurkan barang yang ada disekitarnya ketika tau kebenaran akan hal yang menimpa kedua orang tuanya tersebut.

__ADS_1


Singkatnya, dia menjadi pribadi yang tidak sama seperti dulu lagi, setelah kecelakaan kedua orang tuanya. Dia mala memiliki ambisi untuk dapat menghancurkan kebahagiaan orang lain.


...****************...


Ketika Evan hampir mendekati Priyan salah satu penjaga menembaki ke arah tubuhnya. Hal tersebut supaya Evan pingsan di buatnya.


Syria pun bertindak untuk mengikuti rencana Evan sekarang, dia pun menghajar beberapa penjaga yang di belakangnya.


Evan menghindari berbagai peluru dengan mudahnya.


Priyan pun di hajar oleh Evan, sehingga ia pun ikut ambruk.


Penjaga yang melihatnya mencoba beranjak menuju ke arahnya. Hanya saja di hentikan oleh Syria.


Di situasi tersebut Nick bingung lantaran temannya yang terlihat pemalas dapat menghabisi rekan-rekan yang lain. Melihat seperti itu dia menduga bahwa dia bukanlah temannya yang dia kenal dia hanya menyamar menjadinya saja.


"Cepat katakan di mana bosmu berada? tanya Evan kepada Priyan.


"Untuk apa aku memberitahumu, aku lebih baik tetap setia kepadanya!" jawabnya kekeh.


"Kau terlalu setia, apa kau tidak berpikir aku akan melakukan sesuatu kepadamu!" ucap Evan sembari mengancamnya.


"Lakukan saja semaumu, aku tidak perduli," Priyan memaksa tidak memberitahukanya.


Dua penjaga yang satu di antaranya memegang senjata, mencoba menodongkan senjata ke arah Evan jika saja dia tidak melepaskan Priyan.


"Kalian jangan pedulikan aku lakukanlah semaumu!, itu adalah perintah dariku!" ujar Priyan kepada kedua penjaga setianya.


Evan terdiam untuk sementara.


Lalu ia pun mencoba mendekati penjaga yang memegang senjata, dan pada saat itu penjaga dengan senjata di tangannya menembak Evan di bagian dadanya.


Kendati demikian Evan tetap melancarkan serangannya dan berhasil menghajarnya.

__ADS_1


__ADS_2