
Rehan sudah berada di lantai 4 kemudian dia berada di sebuah gudang rombongan dan dia sangat menyepelekan orang yang berjaga di tempat tersebut, karena hal itu dia mencoba untuk menampakkan dirinya di hadapan mereka berdua.
"Hey? " Rehan langsung memanggil mereka berdua yang membuat mereka memegang senjata masing-masing untuk segera menembak ke arahnya.
"Eits....... kalau kalian menembakku maka kalian semua akan meninggal di sini dan juga tempat ini akan hancur karena aku memegang bom, " ucap rehan dengan santainya mengeluarkan bom yang dia pegang dan menunjukkan kepada mereka berdua yang membuat mereka tidak tahu harus berbuat apa.
Jlepp.....
Satu tembakan kecil hampir saja mengenai pada Rehan dan ternyata masih ada 4 orang lain yang bersembunyi di beberapa tempat kemudian keluar karena mendengar keributan.
"Stop! tahan tembakan! " ucap seorang pria yang menjaga tempat tersebut meminta kepada teman-temannya untuk 3 menembaknya karena bom tersebut akan meledak.
__ADS_1
Rehan yang mengetahui masih ada 4 orang lainnya yang berada di tempat ini mulai panik karena tadi dia mengira kalau di sini hanya dua orang saja dan dia akan segera menyelesaikannya.
"What! kenapa aku sangat seru banget sekali kenapa aku tadi tidak melihat-lihat terlebih dahulu, " Rehan berkata seperti itu di dalam hatinya sambil memegang bom yang di mana bom itu hanyalah bahwa mainan saja.
Mereka berenam mulai mengelilingi Rehan kemudian satu pria langsung bertanya apa tujuannya kemari dan mencoba membunuh diri sendiri.
"Iya, mending kamu simpan baik-baik bom itu dan katakan apa yang kamu mau kami akan memberikan sebelum kami semua mati di sini karena kebodohanmu, " ucap seorang pria yang satunya lagi.
Mereka semua juga hanya bisa mengikutinya kemudian mereka berkumpul setelah itu senjata-senjata yang mereka pegang juga yang dijatuhkan dan dijauhkan kepada mereka semua.
Setelah mereka semua berkumpul maka Rehan bergegas mengambil senjata-senjata itu dan dia masih memegang bomnya setelah itu dia mengambil sebuah tali mencoba mengikat mereka semua.
__ADS_1
"Oke! jika kalian semua ada yang bergerak atau memberontak akan ku pastikan kalian semua mati di sini dan tidak ada yang selamat, tenang saja niatku sangat baik kau tidak akan membunuh kalian semua, "rehan sudah mengikat mereka semua setelah itu semuanya aman dan dia sangat tenang.
Keenam pria tersebut juga masih terikat di sana Dan Rehan merasa dirinya bisa membereskan anak buah tersebut dengan waktu yang cukup cepat.
Kini dia pergi ke jendela dan melihat ke atas ternyata masih ada lantai atas yaitu lantai Ujung.
"Oke, aku pergi dulu kalian jangan kemana-mana, " Rehan melewati jendela kemudian dia naik ke atas dan setelah beberapa usaha dia akhirnya sampai.
"Akhirnya...... " Rehan setelah itu mengambil sebuah teropong dan melihat ke sekitar karena ini adalah tempat tertinggi dan melihat jalan keluar yang terbaik.
Di saat Rehan melihat kesakitan orang-orang yang dia tangkap di bawah mencoba untuk melepaskan dirinya setelah beberapa usaha dari mereka akhirnya mereka bebas kemudian memberitahu kepada semua orang untuk menangkap Rehan segera.
__ADS_1