
Mereka yang berada di ruangan sangat ramai sekali membicarakan kematian tersebut padahal mereka tidak tahu orang yang membunuhnya berada di ruangan tersebut.
"Busett..... gue heran siapa sih yang berani membunuh dia Bukannya dia itu sangat ditakuti oleh masyarakat? "shao mulai bertanya-tanya kepada teman-temannya termasuk Yeng Zi.
" Lahh.... aku aja tidak tahu siapa yang membunuhnya tetapi aku yakin pasti yang membunuhnya adalah orang yang sangat kuat dan bisa dibilang dia juga pemimpin dari mafia mafia yang lainnya, "kata Dao membalas pertanyaannya dan juga memberikan pendapat.
" Cihhhh, ternyata kalian takut sama dia ya? kalau aku sih mau bunuh siapa saja bisa tinggal suruh aja bawahan dan berikan uang dan semuanya akan selesai, "Yeng Zi seperti biasa selalu mengkaitkan dengan uang dan menyelesaikan semua masalah dengan uang.
" Hahaha.... kau memang hebat Bos, "kata Dao.
Azka. yang berpura-pura membaca buku ternyata banyak sekali yang mengaguminya dan dia tidak menyangka karena tindakannya ini bisa membuat dia semakin senang.
" Azka.... .. apakah kamu tahu informasi terbaru? "Bee yang baru saja datang ingin juga bercerita.
__ADS_1
" Tidak ".
"Ituloh, ketua Mafia Zizulla ternyata sudah meninggal dunia dan ada yang membunuhnya dengan hadis tetapi tidak ada yang tahu siapa yang membunuhnya seperti itu, bahkan seumur hidup dan saya pengetahuanku tidak ada yang berani sama dia, " kata Bee.
"Benarkah? "Azka yang berpura-pura tidak tahu seolah-olah dirinya kaget dan juga penasaran.
" Iyah loh, pokoknya aku juga berharap sih kalau ketua dan juga mafia mafia yang ada di sini segera dibasmi oleh dia dan kota ini bisa tentram, "Bee sambil berbicara dengan Azka tidak lupa mengemasi buku-buku yang ada di tasnya.
Ketika semua lelaki membicarakan tentang kematian sang ketua maka seorang wanita yang bernama Ying dengan kedua temannya tiba-tiba masuk ke dalam kelas dan tanpa banyak pikir mendekati Azka.
Bee yang di mana dia adalah pria yang sangat lemah dan juga orang yang memiliki kekurangan dalam harta hanya bisa mengangguk dan menuruti perintahnya.
"Azka..... boleh kan aku minta nomor kamu? ".
__ADS_1
" Tidak".
"Ish... ayolah emangnya aku kurang cantik apa sih ?lagian aku di sini adalah orang yang kaya raya dan memiliki banyak uang.Apapun yang kamu inginkan aku akan membelikannya aku yakin dan Aku pastikan kamu tidak akan menyesal jika berpacaran denganku, "ying dengan beraninya menggoda seorang pria.
Yeng Zi yang melihat adiknya datang ke dalam kelasnya tiba-tiba merayu musuhnya dia langsung marah dan memintanya untuk segera menjauh.
" Ying! apa yang kamu lakukan cepat menjauh dari dia kalau tidak aku..... "Yeng Zi sebagai kakaknya belum saja menyelesaikan pembicaraannya langsung dipotong oleh adiknya itu.
Memang sebagai saudara adik dan kakak mereka hampir memiliki sifat yang sama sombong angkuh dan juga selalu percaya diri.
" Gak! Kakak sudah dapetin pacar yang sangat cantik di kampus ini dan aku juga harus mendapatkan pacar yang ganteng seperti Azka! "Ying langsung membantu apa yang dikatakan oleh kakaknya.
" Ying kamu harus dengerin ke kamu kalau kamu berpacaran dengan orang miskin seperti dia maka akan dipastikan kamu akan dimanfaatkan oleh dirinya, "Yeng Zi berbicara seperti itu kepada adiknya sehingga anak-anak yang lainnya juga melihat ke arahnya.
__ADS_1
Azka sama sekali tidak peduli dengan dunia percintaan bahkan tidak peduli dengan dunia keuangan dia hanya fokus untuk berbalas dendam dan melakukan apa yang dia inginkan.