
Azka sebenarnya tidak peduli Siapa yang membunuh dan siapa yang terbunuh tetapi dia Hanya penasaran saja siapa yang berani melakukan pembunuhan yang lebih kejam dari dirinya.
Karena dirinya juga adalah seorang pembunuh yang sangat kejam, dia pun bergegas menuju ke tempat kejadian pembunuhan untuk melihat dan mencoba untuk menyelidiki.
Bee mencoba untuk melarangnya karena tempat tersebut sudah dijaga oleh seseorang yang tidak ada seorangpun yang boleh memasukinya sebelum para polisi melakukan penyelidikan.
Azka dengan tekadnya akhirnya diam-diam memasuki toilet pria yang dimaksud tersebut, dia dengan sangat mudah bisa memasuki tempat tersebut dan melihat tempat kejadian yang baru saja terjadi.
Ya ketika memasuki ruangan toilet pria ternyata banyak sekali darah-darah yang berceceran, mungkin bagi seseorang yang tidak terbiasa melihat darah akan merasakan mual atau merasakan jijik.
Kini Azka sudah melihat tempat kejadian tersebut dan tidak menemukan apapun, kemudian dia hanya bisa mencari tahu ada orang lain dan juga melihat identitas siapa yang telah meninggal dunia.
Lalu sebelum ketahuan oleh orang lain dia akhirnya keluar dari tempat tersebut dan menuju ke lapangan dekat taman kecil. Dia ingin menyimpulkan sesuatu tetapi dia sama sekali tidak tahu apa yang telah terjadi.
__ADS_1
Di saat itu, kebetulan adiknya Yeng Zi datang, dan dia adalah Ying.
Ying sangat mencintai Azka, jadi ketika melihat dirinya tentu saja dia tidak akan pernah melepaskannya atau melewatkan pandangannya ke arah lain.
"Azka...... " Ying dari kejauhan langsung Melambaikan tangan dan mendekatinya.
"Sial,kenapa di saat begini dia selalu saja datang, "Azka ingin kesel.
" Azka.... Kamu dari mana aja? Kenapa kamu sering bolos? Aku itu kangen tahu sama kamu, "ucap Ying.
"Emmhh..... maaf tadi aku hanya balik ke sini mendengar informasi tentang pembunuhan itu, " kata Azka.
"Ohh.... si Devhan? ".
__ADS_1
" Kamu tau? ".
" Iya..... emangnya apa sih yang nggak aku tahu? aku itu adalah anak yang disayang oleh keluargaku, heheheh.., dan juga informasi apapun yang ada di kampus ini aku akan mengetahuinya karena aku sendiri memiliki grup yang tersembunyi, "ucap Ying sambil manja-manja di sebelah Azka tidak lupa menyandarkan kepala di bahunya.
" Emmm.... Kalau boleh tahu dia meninggal karena apa ya? ".
" Ouh..... tetapi aku tidak tahu informasi ini benar atau tidak, Ya aku tahu Sebenarnya dia itu terbunuh oleh anggota Geng Zizulla, dan dikabarkan kalau Devhan adalah anggota geng mereka dan entah kenapa dia dibunuh, mungkin karena dia tidak menyelesaikan tugasnya ada juga yang mengatakan dia melakukan kesalahan dan ada berbagai macam informasi sih, Emangnya kenapa kamu menanyakan hal itu? yang jelas kamu tidak boleh dekat-dekat sama mereka dan aku pastikan kamu akan terlindungi jika yang selalu bersamaku, "ucap Ying.
Azka yang mendengar geng Zizulla langsung melotot, saya tahu dia Geng itu sudah dia bubarkan, oleh karena itu untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas lagi dia harus mencari tahu sendiri.
" Ouh.... ya udah makasih banyak informasinya,dan sekarang aku masih ada kesibukan sebentar boleh aku pergi? "ucap Azka yang baru saja menyadari kalau ada orang-orang yang memperhatikan dirinya berduaan bersama Ying.
Yeng Zi saja yang di mana dia adalah ketua dan juga orang yang terkejam di sini tidak berani melakukan pembunuhan yang sangat brutal seperti itu.
__ADS_1