
Pagi hari.....
Victoria dengan langkah kaki yang begitu cepat dan suara-suara yang terus bersahutan dirinya mulai memasangkan wajah yang sangat kejam sekali, dia melangkahkan kakinya untuk mencari seseorang yang ternyata yang dicari adalah Azka.
"Be... apa kamu lihat Azka? " tanya Victoria sembari melewatinya menuju ke ruang kelas.
"Tidak, mungkin dia akan sampai sekitar jam 09.00 atau jam 10.00 aku juga kurang tahu, " kata Bee.
"Oke". Victoria setelah menjawabnya langsung melanjutkan langkah kakinya untuk mencari keberadaan Azka.
Dan Yeng Zi, dari semalam Karena dia asyik bermain-main dengan para wanita dan juga meminum beberapa minuman alkohol sampai-sampai tidak mengetahui ulpod dari adiknya.
Yeng Zi seperti biasa hari-harinya selalu bahagia apalagi dia adalah orang yang menguasai kampus ini dan tidak ada yang berani kepada dirinya. Di saat dirinya berbicara dengan anak-anak yang lainnya dengan penuh durian tiba-tiba mendapatkan informasi yang tidak enak bagi dirinya dari Shao.
"Bos.... bos..... lihatlah postingan dari adikmu, "Shao langsung melihatkan sebuah foto postingan adiknya untuk diperlihatkan kepada Yeng Zi.
__ADS_1
" Apaaa!!!! Azka berpacaran dengan adikku? "Tanya Yeng Zi kaget.
" Iya bos, "kata shao.
" Ini... aku tidak percaya dia berpacaran Mungkin ini hanya postingan saja, "kata Yeng Zi.
" Tidak, dari kata-katanya kalau mereka ini adalah kekasih dan banyak juga mengatakan kalau mereka adalah kekasih yang sangat romantis, apalagi adikmu ini mengatakan kalau Azka memberikan jaket kepada dirinya untuk melindungi dirinya, "Shao menjelaskan kepada yeng Zi.
" Sial! semakin hari dia semakin berani saja kepada keluargaku! Aku tidak akan membiarkan adikku ini dimanfaatkan oleh dirinya apalagi dirusak oleh Azka! aku harus memberikan pelajaran yang membuatnya tidak terlupakan sampai kapanpun! "Yeng Zi terlihat sangat marah sekali apalagi dirinya memberikan ekspresi wajah yang begitu murka.
Tapi Azka yang baru saja masuk ke kampus hanya dilihat-lihat oleh orang lain dan tidak ada yang berani mendekatinya karena dirinya sudah menjadi kekasih Ying.
Azka belum mengetahui keseriusan yang akan terjadi kepada dirinya dan dia hanya jalan dengan santai seperti biasanya.
Victoria dari lantai kedua melihat kedatangan Azka, dia kemudian berjalan menuju ke bawah untuk menghampiri Azka.
__ADS_1
Tap... tapp.... tap....
"Azka... sini kamu!!! " Victoria langsung memegang tangannya dengan erat dan membawanya ke sebuah ruangan ganti pakaian wanita.
Azka ingin meminta penjelasannya segera Kenapa dirinya dibawa dengan penuh paksa apalagi dirinya belum mendapatkan kejelasan.
Kini mereka berdua sudah berada di ruangan ganti pakaian yang di sana hanya ada mereka berdua saja.
"Azka.... bagaimanapun juga aku tidak rela kalau kamu berpacaran dengan Ying, aku maunya kamu berpacaran denganku dan kamu lepaskan dia, jika tidak kamu akan mendapatkan konsekuensinya, " kata Victoria.
"Maaf.... aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu katakan, Kalau tidak ada urusan lagi aku ingin segera pergi, " Azka mencoba untuk meraih gagang pintu dan keluar dari tempat ini.
Victoria sudah mendapatkan jawaban dari Azka tanpa dijelaskan,dia dengan sangat kejam kemudian mengacak-ngacak rambutnya dan juga mencoba merobek baju di bagian bahunya setelah itu terlihat seperti dirinya diperkosa oleh orang lain.
"Oke lihat saja, aku tidak akan membiarkanmu tenang bersama dia dan karena kamu lebih memilih diam maka kamu akan menerima, " usia Victoria segera bergerak di tempat itu.
__ADS_1
Memang wanita sangat kejam apalagi jika tidak bisa didapatkan apa yang diinginkan maka dia akan melakukan hal yang sangat nekat.