Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 99 : Membunuh


__ADS_3

Setelah mereka bertiga bersusah payah melewati terowongan kecil itu apalagi dengan senjata yang mereka bawa bisa dibilang cukup meresahkan, tetapi mereka selalu berjuang hingga akhirnya mereka sudah sampai di sebuah dapur.


Dino yang berada di posisi pertama terlebih dahulu diam kemudian melihat ke area sekitar takutnya masih ada orang yang masih berada di dapur.


"Oke, sip aman," Dino setelah sampai di dapur ternyata dia berada di penjalasi bawah dan dia dengan cepat membukanya dengan perlahan dia secara terlebih dahulu keluar dan menghirup udara.


Azka mulai menyusulnya dari belakang kemudian Rehan.


Kretekk....


Mereka yang baru saja keluar tiba-tiba benda nggak sesuatu dan membuat mereka bersiaga dan bersembunyi di bawah tempat perapian.


Tapi setelah menunggu waktu beberapa lama ternyata tidak ada orang.

__ADS_1


"Oke, semuanya aman ayo kita bergerak" Dino langsung memberi isyarat kepada kedua temannya untuk segera berpencar karena mereka bertiga tidak mengetahui keberadaan dari sang ketua.


Azka akan memasuki daerah pelatihan para anak buah yang ada di sini dan,Dino akan menuju ke tempat ruangan ketua, dan rehan dia akan pergi ke lantai atas, dia akan pergi ke atas untuk melihat ke sekitar para penjaga yang ada di markas ini.


Azka diam-diam Pergi ke area tempat latihan dia juga takut ketahuan oleh orang yang ada di tempat ini dan ketika dia mendengar langkah kaki seseorang dia cepat-cepat mengambil sebuah ruangan yang di mana ruangan itu adalah penyimpanan dari alat-alat berat.


Dia melangkahkan kakinya dengan perlahan dan bersiaga ketika dirinya diketahui oleh orang lain.


Tapi setelah beberapa lama dia memiliki Ideologi dan dia menuju ke ruangan pertama kemudian naik ke sebuah ventilasi atas, dengan begitu dia kadaluarsa berjalan dan menuju ke arah yang akan dituju.


Ketika dia merangkak di atas ventilasi kebetulan dia melewati kamar yang mereka tempati di saat masih berada di tempat ini, dia mulai nostalgia Tetapi dia mulai memikirkan kembali untuk meneruskan rencananya.


Kini dia merangkap dengan cukup cepat dan ternyata di bawah ada beberapa penjaga yang dia lewati.

__ADS_1


Dino dia juga diam-diam menuju ke ruangan ketua, di sana ada dua orang penjaga menggunakan jubah hitam dan juga senjata yang lengkap, seperti biasa dia mulai mondar-mandir untuk menjaga tempat itu dan membuat Dino tidak bisa memasuki ruangan.


Akhirnya Dino mengambil sebuah isi peluru dengan perlahan menggulirkannya ke arah kiri untuk menarik perhatian mereka.


Dan satu pria yang berjaga mulai melihat situasi karena terdengar suara setelah itu pria tersebut menemukan sebuah isi peluru dan ingin berbalik menuju ke tempatnya. Tapi baru saja berbalik Dino dengan pisaunya menyayat leher pria tersebut, sehingga kematiannya tidak membuat suara.


Penjaga yang satunya lagi masih bersiaga dan bersiaga tetapi setelah beberapa lama merasa heran karena temannya tidak datang.


Kini di saat pria tersebut akan memeriksanya Dino langsung datang dengan pakaian temannya seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Ketika temannya itu bertanya apa yang terjadi Dino dengan dia hanya menggelengkan kepala kemudian mereka Langsung bolak-balik di saat itulah Dino langsung menusuk ke perut penjaga tersebut kemudian menutup mulutnya agar tidak teriak.


"Stt.....! ".

__ADS_1


Dino sudah berhasil mengalahkan penjaga.


__ADS_2