
Gdubrak.....
Jak ternyata selalu saja bercanda dia mulai masuk ke dalam gubuk kecil itu dan memarkirkan mobilnya dengan pola naga tadi diketahui oleh orang dalam.
Jak mengagetkan mereka bertiga yang ada di dalam gubuk kecil itu seolah-olah ada orang lain yang akan masuk.
Baru saja Jak membuka pintu gubuk kecil itu dan ingin mengagetkan, dengan cara membuka pintu secara mendadak, ternyata dia sendiri yang dikagetkan karena langsung ditodongkan dengan sebuah senapan.
"A.... ampun, " Jak langsung mengangkat kedua tangannya seolah-olah dia memberi isyarat untuk kalah.
"Dasar sialan, aku kira siapa yang datang Kenapa suara mobilmu tidak terdengar? "tanya Rehan.
" Memmm..... sebenarnya memang suara mobil itu tidak ada karena kami jalannya pelan-pelan hehehe, "Jak seolah-olah merasa tidak bersalah dan duduk di hadapan Tito kemudian disusul dengan Dino membawa beberapa makanan dalam sebuah kantong.
__ADS_1
Dino dengan gembira langsung memperlihatkan makanan yang baru saja dia bawa kepada mereka yang ada di gubuk kecil itu.
"Hore..... ayo kita makan sama-sama aku sudah membeli banyak dan kita akan kenyang, kita harus makan banyak supaya tenaga kita pulih besok, "Dino langsung membagikan makanan-makanan yang sudah dibungkus kepada mereka masing-masing.
Dan tidak lupa dengan minuman agar tidak kehausan.
Lalu di ruangan kecil tersebut dipenuhi dengan pepohonan yang rindang mereka hanya berkumpul dengan cahaya lilin yang telah mereka siapkan.
"Bagaimana? Apakah kita besok akan langsung melakukannya? " tanya Jak dengan mulut penuh mempunyai beberapa makanan.
Tito kemudian terdiam iya sebenarnya ingin melakukan aksinya besok.Tetapi dia juga masih memikirkan kondisi dari Azka.Tito sebenarnya tidak tahan ingin segera menyelesaikan misi-misi yang telah diberikan ketua kemudian dia bisa secara cepatnya melamar kekasihnya itu.
Tetapi dia juga masih memiliki perasaan kepada rekan-rekan lainnya termasuk Azka, jadi oleh sebab itu maka rencana besok dibatalkan dan akan dilakukan lusa.
__ADS_1
"Yah, kenapa harus diunduh lagi sih kan lebih baik lebih cepat, eh salah, lebih cepat lebih baik, " kata Dino.
Rehan tidak ingin membahasnya di saat itu juga namun dia memberikan isyarat kepada Dino, dan Dino langsung memahami situasi sekarang.
"Bang Tito, abang tidak perlu menunda rencananya besok.Pokoknya besok harus segera dilangsungkan kalian jangan terlalu khawatir kepadaku,luka ini besok juga akan segera sembuh dan aku masih bisa berjalan dengan cepat, " kata Azka yang tidak ingin merusak rencana ini dan membebani yang lainnya.
Namun bagaimanapun juga mereka tetap menolaknya besok akan dilakukan untuk bersantai-santai saja.
"Baiklah, lagian aku juga sangat lelah hari-hari terus berkelahi. Aku ingin bersantai-santai memancing ikan yang ada di sungai, karena kebetulan besok aku tidak ada kerjaan maka besok aku akan memancing tolong temani aku ya Jak, "Dino merangkul pundak Jak.
Jak kemudian menundukkan kepala setelah itu mengsiniskan matanya ke arah Dino.
" Kau ini, kenapa setiap mau kemana-mana kamu harus mengajakku?Kenapa tidak yang lainnya?Apakah kamu mau besok ikut aku? aku juga ingin bersantai-santai bergelantungan di atas pohon seperti monyet dan kamu akan mengikutiku kan? "Jak mulai bercanda lagi kepada Dino.
__ADS_1