
Sang bibi bukannya mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya Tetapi dia terus saja memarahi suaminya karena terlalu baik kepada keponakannya itu.
"Sudahlah, kamu jangan ikut campur urusanku Lagian kamu juga dapat bagian dari dia," setelah itu dia melemparkan lap yang dia pegang dan berbalik menuju ke arah aneh kesayangannya yaitu David.
Sang bibi langsung menuju ke arah David kemudian dia mengajak untuk menonton bersama di saat itu juga sang Bibi mulai berbisik-bisik kepada anaknya.
"David, pokoknya kamu jangan temanan sama dia karena dia itu sudah merebut ayahmu dari kamu," kata sang bibi.
"Masa sih bu?" David yang masih kecil sama sekali tidak mengerti apa yang telah dikatakan ibunya kemudian sang Ibu langsung menuju ke arah ayahnya mendekati Azka.
"Tuh, Kamu lihat sendiri ayahmu kalau kamu terus berteman dengan dia maka Ayahmu akan diambil oleh dia," kata Sang bibi.
"Gak! pokoknya gak boleh!" david tentu saja langsung marah mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya dia langsung turun dari sofa menuju ke arah ayahnya dengan wajah yang begitu marah.
__ADS_1
"Yah! Ayah jangan dekat-dekat sama dia kalau tidak ayah bakal dibawa pergi sama dia pokoknya David tidak mau Ayah diambil oleh dia!" teriak david di hadapan mereka berdua.
Sang ayah sama sekali tidak mengerti apa yang telah dikatakan oleh anaknya David dia mencoba untuk menenangkan dan menjelaskan semuanya, tetapi seorang pria kecil tidak mengerti apa-apa dia hanya bisa melihat dan mengetahui kebenarannya tanpa mendengar penjelasan dari siapapun.
David melihat ayahnya yang memegang tangan Azka sama sekali tidak menyukainya,kemudian David menarik dengan ayahnya dan membawanya pergi ke sofa untuk menonton bersama-sama.
Mereka bertiga akhirnya menonton bersama kemudian sang paman atau ayahnya David meminta Azka untuk menonton bersama-sama tetapi tentu saja hal ini dilarang oleh David.
"Gak! Ayah kalau dia mau menonton jangan ikut sama kita Pokoknya dia harus nonton jauh-jauh dari kita," kata david.
"Gak ayah, pokoknya ayam harus dekat sama David nggak boleh dekat-dekat sama dia dan ayah tidak boleh berbicara lagi sama dia kalau sampai david tahu David bakal marah sama ayah!" ucap David memperlihatkan wajah marahnya dengan ekspresi yang begitu cemberut.
David terlihat sangat menyedihkan sekali dia sama sekali tidak mendapatkan kasih sayang dari siapapun dia juga tidak mendapatkan hiburan apapun hanya bisa menonton televisi dari kejauhan di pojok Sudut Dekat pintu.
__ADS_1
Sang paman yang melihat tingkah laku anaknya yang seperti ini langsung melihat ke arah istrinya dan meminta penjelasan. Tetapi istrinya atau sang Bibi sama sekali tidak ingin menjelaskan justru dia malah mengelaknya dan tidak ingin melihat sang paman.
Sang paman merasa bingung juga disini lain dia harus merawat keponakannya itu dengan baik karena dia juga mendapatkan imbalan dan di sisi lain dia bertengkar dengan istrinya dan juga anaknya jadi dia bingung tidak tahu harus memilih yang mana.
Setelah selesai,david mulai merasa kelelahan dan dia tertidur di atas sofa dan sang ayah atau sang Paman langsung memangkunya dan membawanya ke kamar untuk menidurkannya.
Begitu pula azka, dia sebagai seorang anak yatim piatu tidak bisa berbuat apa-apa dan tertidur di sudut ruangan hal ini membuat sang Paman merasa sangat sedih sekali.
Setelah sang Paman mengantarkan Anaknya tidur akhirnya dia mendekati Azka dan membawanya ke kamar untuk segera tidur.Tapi, sang Paman baru ingat kalau ternyata Azka sama sekali tidak memiliki kamar Walaupun ada satu ruangan tetapi itu tidak dibolehkan oleh istrinya.
Jadi, agar Aska beristirahat Maka sangat Paman memintanya untuk pergi ke gudang tetapi baru saja membuka beberapa kedipan mata Azka diperintahkan oleh bibinya untuk segera mencuci piring.
"Eh eh eh, Kamu mau pergi ke mana jangan malas-malasan ya kalau kamu ada di rumah ini di dapur masih ada cucian sedikit tuh Tolong kamu bersihkan," kata sang bibi.
__ADS_1
"Sayang, Kamu tidak usah berlebihan dong Dia itu masih kecil, kamu kan masih bisa mencuci piring sendiri biarkan dia istirahat dia juga lelah, sama kayak anak kita," kata paman di hadapan Azka.
"Eist.... kamu nggak usah ikut campur ya kalau kamu ikut campur Aku bakal laporin ke David kalau kamu selalu membela dirinya," istrinya malah mengancamnya dan perdebatan mereka tak pernah berhenti sehingga membuat Azka merasa tersakiti kemudian dia hanya bisa berdiri dan pergi ke dapur untuk mencuci piring.