
Ying yang tidak sengaja bertemu dengan Azka di sebuah Cafe dia langsung melakukan selfie secara Berdua dan situasinya di media sosial.
"Oke selesai" Ying yang setelah meng-upload fotonya itu langsung menyimpan hp-nya dan tersenyum kemudian makanan segera datang dan dia melahapnya dengan bersama-sama.
Ya mereka berempat berada di meja makan, dan makan secara bersama-sama, setelah itu Azka ingin membayar pesanan tetapi dihentikan oleh Ying, dan Azka langsung berpamitan pergi karena dia mendapatkan urusan yang lain.
Ying dengan wajah imut dan juga manisnya ingin sekali menghentikannya tetapi dia juga selalu perhatian dan pengertian kepada Azka.
"Oke, kalau begitu aku pamit duluan dan kalian pulang jangan malam-malam, tolong langsung pulang jangan main ke mana-mana lagi, "Azka hanya mengatakan hal itu kemudian melepas jaketnya untuk menutupi roknya Ying yang sangat minim sekali.
Aaaa....!!!
Kedua teman-temannya yang melihat pengertian dan perhatian dari Azka sangat heboh sekali,karena merasa Azka adalah pria yang sangat muda tetapi memiliki pemikiran yang sangat dewasa sekali.
__ADS_1
"Wahh..... dia adalah pria idaman dari semua wanita aku ingin sekali memilikinya ...... "ucap Zhu zhu dengan wajah yang sangat senang sekali.
"Ying, aku juga sangat iri sekali kepadamu selain kamu memiliki harta yang sangat banyak tetapi kamu juga sangat beruntung mendapatkan kekasih seperti dia, " kata Fei Nang Hao.
"Udah udah, kalian jangan terus memujiku nanti aku bisa malu tahu, dia sangat baik sekali bahkan Dia memberikan jaketnya kepadaku supaya aku tidak dilihat oleh laki-laki lain, "Ying memegang jaket yang ada di pahanya untuk menutupi ke s*ksiannya itu.
Azka setelah keluar dari Cafe tersebut hanya menggelengkan kepala melihat wanita-wanita yang seperti itu, Azka sebenarnya aku saja tergoda dengan rayuan wanita-wanita.
Tapi....
"Aaaa!!!!! Azka!!! Aku sangat membencimu Bagaimana aku juga aku tidak ingin melihatmu lagi! ! " teriakan Victoria di atap gedung sambil melihat foto yang baru saja diupload oleh Ying.
Victoria sangat panas sekali karena dirinya mendapatkan informasi yang sangat tidak enak dari media sosial,padahal dia sendiri yang telah menembak Azka untuk menjadi kekasihnya Tetapi malah ditolaknya dengan alasan yang ingin fokus belajar.
__ADS_1
"Tidak! pokoknya aku tidak harus diam seperti ini Kalau tidak dia akan meremehkanku, lalu apa yang harus aku lakukan supaya aku bisa tenang, " Victoria yang berada di atas gedung itu mondar-mandir memikirkan cara untuk melakukan apa yang akan dilakukannya selanjutnya.
Akhirnya Victoria yang sudah merasa kesal dengan puncak emosinya langsung memilih cara untuk menelpon Azka.
Tapi Azka ingin melancarkan asinya untuk membunuh seseorang sesuai pelayanannya, demi menyelesaikan masalahnya dia tidak menghidupkan handphonenya dan mematikannya.
Tutt... tutt.... tuttt....
"Apaa!!!? Kenapa dia malah mematikan handphonenya padahal aku sangat ingin sekali berbicara dengannya! ! " Victoria hanya melampiaskan amarahnya kepada dirinya sendiri dan tidak tahu harus berbuat apa.
Azka masuk ke wilayah terumahan orang kaya raya karena dirinya mendapatkan perintah dari seseorang dengan bayaran yang besar, biar membunuh seseorang dan karena bayarannya besar dia juga menerimanya.
Tapi seperti biasa dia tidak terlalu kesusahan dan kesulitan untuk menyelesaikannya akhirnya hingga jam 02.00 malam dia selesai kemudian pulang mencari tempat untuk beristirahat.
__ADS_1