Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 126 : Pesanan


__ADS_3

Azka yang sudah mendapatkan perintah dari pemimpin ketua klub beladiri maka dia langsung berdiri dan bersiap-siap akan melawan Yeng Zi.


Yeng Zi langsung maju dia bersiap-siap untuk melakukan pertarungan dengan orang yang dia benci.


"Azka... semangat ya, " kata Victoria.


1.....2.....3.....


Mulai!


Yeng Zi dia tidak terlalu memikirkan serangan dia hanya pergi ke depan kemudian melambungkan lengan kanannya dan meninju ke arah tubuh Azka.


Azka yang belum siap sama sekali langsung terkena pukulan yang membuat dirinya jatuh terpental ke bawah.


Brukk....


"Awhhh..... ".

__ADS_1


Victoria sangat takut sekali kalau Azka terluka dan kenapa-napa.


Kemudian, Azka segera berdiri lagi dia juga tidak ingin mengeluarkan kekuatan yang sesungguhnya di tempat yang menurutnya tidak penting seperti ini jadi dia harus mengalah saja.


Kemudian, pertarungan dimulai lagi dan Yeng Zi langsung berlari ke arah kanan Ia menggunakan kaki kanannya dan menendang kaki Azka.


Azka merintih kesakitan dan memegang kakinya yang terluka.


Victoria dia terus aja tegang dari tadi melihat pertarungan itu dan meminta sampai tua untuk menghentikan pertarungannya karena melihat Azka yang sudah kesakitan.


Dan mereka bertarung melebihi waktu permainan dari babak pertama dan babak kedua hingga mereka ternyata memiliki waktu yang cukup lama.


"Sial, andai saja aku sangat membencinya akan kutebas kepala mereka satu persatu, " gumam Azka yang terjatuh karena terkena serangan dari Yeng Zi.


Karena pemimpin dari ketua bela diri tidak menghentikan pertandingannya,maka Victoria langsung menghentikannya dan mengatakan kalau Azka sudah terluka, kemudian dia dengan sangat baik membawa Azka untuk diobati.


"Vic, kamu tidak perlu memanjakan mahasiswa baru itu dia baru saja dipukuli beberapa bagian saja tetapi kamu sudah memanjakannya! Bagaimana kalau nanti ada pertandingan dan lomba dengan kampus yang lainnya maka akan sangat malu kalau dia ikut beladiri di sini ?seharusnya dia tidak ikut! ! "Feng berteriak memberitahu hal tersebut sehingga didengar oleh mahasiswa yang lainnya yang buruk melingkar tetapi Victoria sama sekali tidak mendengarkannya karena dia tau, kalau Feng hanya ingin mencelakai Azka.

__ADS_1


Yeng Zi segera duduk dia juga langsung merasa puasa kali dia merasa bangga pada dirinya karena Azka itu lemah.


"Azka.... aku minta maaf ya aku tidak bisa menjagamu sehingga kamu babak telur seperti ini, " Victoria berkata seperti itu dengan nada yang sangat menyedihkan.


"Iya gpp kok" balas Azka.


Feng kemudian melanjutkan pertandingannya lagi dan Setelah itu mereka latihan seperti biasa, hingga waktunya pulang.


Victoria langsung meminta Azka untuk beristirahat dan dia akan melanjutkan latihan bersama mahasiswa yang lainnya.


Azka berada di ruang pengobatan kemudian karena dirinya sendiri dia mengambil laptopnya dan melihat sebuah promosi yang dia lakukan tadi pagi.


Kini ada salah satu orang yang memesan Azka, dan orang tersebut juga sudah memberikan alamat nama dan sesuai syarat-syarat yang telah ditentukan.


Azka sangat terkejut sekali uang yang dikirim oleh dirinya ternyata cukup banyak bisa dibilang uang ini bisa untuk membayar sewa rumah yang dia pakai dan bisa untuk makan.


Kini Azka langsung menerima perintah tersebut dan menerima uangnya kini dia hanya tinggal melakukan tugasnya.

__ADS_1


__ADS_2