Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 120 : Daftar


__ADS_3

Azka disaatitu diajarkan oleh temannya untuk memainkan laptop, dan juga diajarkan untuk berbisnis tanpa diketahui oleh seseorang.


"Nih, kalau kamu ingin berbisnis sekarang nuatlah aku tidak akan melihatnya sama sekali biar kamu yang hanya mengetahui dan membuat akun itu, " Bee dengan senang hati mengajarinya setelah itu dia tidak terlalu penasaran apa yang akan dilakukan oleh Azka.


Azka kemudian sudah paham dan dia melakukan beberapa bisnis yang di mana dia memulai bisnis mengenai pembunuh bayaran.


Ini adalah pertama kalinya dia membuat bisnis seperti itu dan dia hanya menunggu seseorang memintanya dan dia akan melakukannya dengan cepat.


-Nama


-Alamat


-Foto target


-kirim uang ke rek


Itulah yang harus dicantumkan jika ada seseorang yang menyewanya, dan targetnya juga harus sesuai dengan bayaran.

__ADS_1


"Oke siap, " Azka sudah menyelesaikannya dan dia hanya menunggu saja yang terjadi selanjutnya.


"Sudah? ".


" Be...hari ini aku meminjam laptopmu boleh? besok akan aku bawa lagi aku hanya meminjam ya sebentar, "pinta Azka.


"Boleh ko, lagi aku di rumah aku masih memiliki dua laptop , " kata bee, ternyata dia ini adalah anak orang kaya raya juga.


Setelah itu Azka kemudian melakukan peregangan tubuhnya dan menguap karena merasa lelah.


" Emmm.... aku hanya ikut klub piano saja karena itulah yang diinginkan oleh ibuku, "balas bee sambil memperbaiki kacamatanya agar terlihat benar.


" Oalah, ya sudah semuanya sudah selesai ayo kita keluar, "kata Azka.


Kemudian Azka dan bee mulai berbincang-bincang ketika berada di perjalanan, Azka merasa Kalau teman yang satu ini sangat baik seperti teman-teman yang ada di masa lalunya.Tetapi dia tidak ingin membahayakan nyawa seseorang karena dirinya.


Karena tujuannya hanya demi balas dendam dan juga sebuah target.

__ADS_1


Tak beberapa lama mereka berjalan dan pada sengaja melewati sebuah klub bela diri.


Azka yang sedang melewatinya melihatnya melalui pintu yang ada sebuah kaca jendela sehingga bisa melihat ke dalam.


Di saat itu, Victoria berada di dalam sedang melakukan sesuatu dengan teman satu sebayanya dan sepertinya mereka sedang mendiskusikan sesuatu.


Azka yang melihat hal itu segera pergi untuk menuju ke tempat yang lainnya tetapi tiba-tiba dia dipanggil oleh Victoria untuk segera masuk ke dalam.


"Azkaa..... juniorku mamu mau ke mana? ayo ke sini dulu ada sesuatu yang ingin aku omongin kepada kamu, " kata Victoria bergegas menghampirinya setelah itu mengajaknya untuk masuk ke dalam ruangan klub bela diri bersama senior yang lainnya.


Azka dan bee akhirnya karena mendapatkan ajakan dari seniornya dia tidak bisa menolaknya dan masuk ke dalam setelah itu ada tiga pria dan satu wanita yang ada di sana.


"Loh? dia siapa Kenapa dia di bawa ke sini? " tanya Feng.


"Ohh.... dia itu adalah juniorku dan dia adalah cowok kesayanganku, aku kenalin kepada kalian semua dia akan masuk ke klub kita dan kita akan menambah satu orang lagi, " kata Victoria memperkenalkannya dengan senang hati kepada teman-temannya.


Feng yang di mana dia adalah pemimpin dari klub beladiri ini sama sekali tidak percaya kalau Azka memiliki kemampuan bela diri karena dari penampilannya saja seperti orang yang lemah.

__ADS_1


__ADS_2