Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 65 : Pernikahan


__ADS_3

"Awas aja ya! akan aku pastikan kalian tidak akan pernah bahagia dan aku akan membalas semua yang telah kalian perbuat kepada diriku! " sang Paman terlihat sangat serius sekali untuk mengancam kepada mantan istrinya itu.


Kali ini lelaki tersebut bukan lagi selingkuhannya tetapi sebagai pacar resminya dan mereka akan memperlakukan pernikahan di bulan berikutnya.


Ya, walaupun mereka bisa dibilang sudah tua tetapi mereka sendiri berhak mendapatkan cinta mereka masing-masing dan kebahagiaan mereka masing-masing.


Bahkan lelaki tersebut juga tidak perlu lagi diam-diam memasuki rumahnya melainkan dia juga akan tinggal di situ selama-lamanya bersama bibi Sarah.


"Nahhh..... sekarang kamu tidak perlu memanggil aku Paman panggil aku saja Ayah atau papa, " ucap pria tersebut kepada Azka yang berada di depan rumah mereka yang sedang bermain.


"Hah? ".


" Iya, sekarang Bibimu itu panggil saja sebagai Ibumu dan panggil aku sebagai ayahmu oke? ? " pria tersebut langsung mengedipkan mata dan mengelus rambutnya Azka.

__ADS_1


Azka tersenyum lebar dia yang di mana dulunya selalu tersiksa dan mendapatkan ujian yang begitu berat akhirnya dia bisa merasakan kebahagiaan itu kembali.


Dan pernikahan mereka akan dilangsungkan selama 7 hari lagi dan mereka seperti biasa akan bersiap-siap mempersiapkan semuanya.


Azka, Azka dia selalu diantar oleh bibinya atau pamannya sekarang ketika pergi ke sekolah karena takut bertemu dengan paman Reiko.


Dan di saat Bibi Sarah sudah sibuk mempersiapkan rencana pernikahannya dengan gaunnya tiba-tiba dia baru teringat dengan Azka yang baru pulang sekolah makanya dia sangat panik dan bergegas ke dalam mobilnya.


"Mbk, tolong siapin dulu ya saya mau jemput keponakan saya dulu di sekolah, " ucapkan Bibi bergegas masuk ke dalam mobilnya dan menghidupkan mesin.


Di saat itu, dia mulai mempercepat kecepatan mobilnya dan tidak beberapa lama akhirnya dia sudah sampai di depan gerbang sekolah.


"Azka..... Azka.... " Bibi Sarah yang di mana dia dulu bodo amat kepada keponakannya tetapi Kini dia terlalu khawatir takut keponakannya itu hilang.

__ADS_1


Bibi sarah sebenarnya sudah tidak terlalu peduli lagi dengan uang yang dia dapatkan dari pengacara itu Karena dia sudah mendapatkan kebahagiaan baru.


Dan sesuai yang dia katakan Setelah dia menikah dengan pacar barunya dia akan memasukkan Azka untuk mengikuti les piano.


Bibi sarah mulai mencari keponakan yaitu di sekolahan tetapi hanya ada beberapa orang yang ada di sana karena yang lainnya sudah banyak pulang.


"Aduh.... Azka.... Azka..... " Bibi Sarah yang terlihat panik akhirnya bertanya kepada seorang satpam yang mengawasi sekolah tersebut.


Namun, satpam tersebut mengatakan dia sama sekali tidak terlalu kenal dengan Azka tetapi banyak sekali orang-orang yang sudah pulang.


Di saat Bibi Sarah terlihat putus asa merasa keponakannya itu diambil oleh mantan suaminya tiba-tiba terdengar teriakan Azka dari kejauhan.


"Bibi.....!!! " Azka berteriak sambil Melambaikan tangan ternyata dia tadi berlari ke dalam kelas untuk mengambil buku terlebih dahulu jadi dia tidak ada di luar.

__ADS_1


Bibi sarah akhirnya merasa lagi karena dia tidak kehilangan keponakannya itu dan dengan cepat membawanya ke dalam mobil untuk segera pulang.


"Bibi maaf, tadi Azka ketinggalan buku jadi Azka pergi dulu ke dalam kelas, " ucap Azka.


__ADS_2