
Kak Wichen setelah ditunggu beberapa lama akhirnya dia datang juga .
"Aku pulang, maaf banget ya tadi ada urusan tertentu, kalian semua Kenapa diam saja kenapa tidak makan duluan? " kak Wichen langsung duduk dan ikut bersama mereka semua untuk makan malam.
"Kak, tentu saja Kami tidak akan meninggalkan kakak, kita semua di sini adalah saudara dan kita harus makan bersama-sama, lagian kita juga belum terlalu lapar kok, " kata Lau Wong.
"Baiklah, kalian semua sangat baik sekali terhadap ku, terima kasih banyak ya ayo kita makan sama-sama, "Wichen tersenyum lebar menandakan dia sangat bahagia berada di tempat itu.
Tapi Azka, baru saja melihat kedatangannya pulang dia merasa ada sesuatu yang salah pada dirinya.
Azka melihat Kakak terbesar berjalan dengan rasa sakit, terlihat dari gerak jalannya yang berbeda dari awal yang dia lihat.
Tapi Azka sama sekali tidak berani bertanya kepadanya tetapi dia sendiri merasa penasaran dan heran apa yang telah terjadi kepada Kak Wichen.
__ADS_1
Lalu di saat mereka semua makan dari gaya duduk kakak pertama juga terus-menerus tidak bisa diam seolah-olah ada sesuatu yang dia tahan.
Walau Azka ikut makan dan duduk bersama mereka tetapi dia terus memperhatikan kakak pertama.
Kemudian, makan malam sudah selesai semua orang langsung membereskan piring masing-masing, kemudian kakak pertama langsung mengambil piring-piring tersebut dan akan bersiap-siap untuk mencuci piring.
Tapi baru saja bangun untuk mencuci piring dan mengambil piring yang ada di depannya dia tiba-tiba merasa kesakitan.
"Kak biar Azka aja, " Azka ingin membantunya membawa piring-piring tersebut ke belakang.
Wichen kemudian langsung mengatakan kalau dirinya akan pergi tidur terlebih dahulu untuk beristirahat karena dia cukup lelah ketika dia mengantarkan barang rongsokan tersebut untuk dia jual.
Dan mereka semua hanya mengangguk saja dan mengatakan Iya sama sekali tidak pernah mencurigai kak Wichen.
__ADS_1
Sedangkan Azka, ketika melihat dari belakang kakak pertama jalannya seperti berbeda dan dia pun dengan penasaran ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Kemudian, Zhao sebagai anak laki-laki di tempat tersebut dan juga Jing ming, mereka berdua langsung ke depan mengambil barang-barang rongsokan yang mereka pungut tadi Setelah itu mereka Langsung memasukkan ke dalam sebuah wadah besar dan esok hari akan dipilih oleh kakak terbesar.
Hingga semuanya sudah selesai dengan tugas masing-masing mereka semua berkumpul di dalam karena tidak ada televisi sebagai hiburan mereka hanya bercerita, yang biasanya selalu dibuatkan dongeng oleh kakak terbesar tetapi kakak terbesar sekarang tidur terlebih dahulu.
Lalu di tempat tersebut ruangan yang cukup besar dipenuhi dengan barang rongsokan terhampar beberapa kasur bekas, mereka semua laki-laki maupun wanita tidur di sana bersama-sama.
Mereka tidak peduli laki-laki atau perempuan karena dipikiran mereka masih kecil dan tidak tahu apa-apa.
Laila jika akan tertidur dia langsung pergi dan menghampiri Azka dan mengatakan kalau dirinya ingin tidur di dekatnya dan ingin memeluknya.
Azka tentu saja tidak melarang dan memperbolehnya kemudian mereka langsung tertidur satu sama lain.
__ADS_1
Setelah itu, Wichen dengan sangat sedih tidur Kemudian air matanya tiba-tiba terjatuh membasahi sebuah ranjang kecil.