Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 158 : Posting


__ADS_3

Azka menyeka bibirnya yang terkena cipratan darah,dia sudah merasa puas apalagi dia juga sudah berhasil menyelesaikan misinya dan membuat pelanggannya itu merasa sama tenang sekali karena tidak membutuhkan waktu yang lama.


Azka seperti biasa selalu menghilangkan jejaknya agar tidak diketahui oleh orang lain atau ketika dilakukan penyelidikan Pembunuhan itu tidak akan diketahui oleh siapapun.


Ia kemudian ingin menenangkan dirinya dengan cara minum-minum alkohol di tempat sebuah toko yang baru saja dia temui, di saat itu juga dia mulai memasang beberapa minuman yang Iya suka yang terlihat dari daftar menu.


"Pelayan, tolong pesan satu minuman Chack, dan pangsit basah, " Azka setelah melihat menu langsung memesan kepada pelayan.


Pelayan dengan gesit juga langsung menghampirinya dan mencatat setiap pesanan yang dipesan oleh Azka.


Azka di malam hari hanya sendirian dan memainkan handphonenya tidak tahu harus berbicara kepada siapa atau tidak tahu harus apa yang dilakukan.

__ADS_1


Kebetulan, Ying Adek Yeng Zi di saat itu bersama teman-temannya masuk ke dalam Cafe tersebut dan melihat keberadaan Azka.


Mereka bertiga dengan dandanan yang sangat cantik dan juga rok yang sangat feminin langsung menghampirinya.


"Azka...... ternyata kamu ada di sini, " Ying dengan senyuman yang lewat langsung menghampirinya kemudian dia tidak banyak pikir langsung duduk di sebelahnya mengambil kursi seolah-olah dirinya adalah pasangannya.


Azka juga merasa heran kenapa harus bertemu dirinya disaat seperti ini dan juga teman-temannya itu duduk di mejanya.


"Eh ying, ada di sini? kebetulan sekali, " Azka hanya bertanya-tanya saja.


Azka melihat dirinya sangat dekat sekali dengan tubuhnya apalagi melihat roknya sangat pendek sekali. Azka sebagai lelaki yang biasanya tidak pernah melihat hal seperti itu entah kenapa hari ini terus memperhatikan roknya.

__ADS_1


Ying yang melihat tatapan Azka ke bawah sama sekali tidak marah justru dia malah mendapatkan dirinya dan memberi sedikit sensasi yang membuat Azka menjadi kemerahan pipinya.


Azka mendapatkan rayuan dan godaan dari dirinya mencoba untuk menghindarinya dan memintanya untuk segera memesan makanan dan makan bersama-sama sebelum pesanannya itu datang.


"Oke, kalian berdua apa salah sesuka kalian dan juga kamu Azka biar aku yang akan mengteraktirnya jadi kamu tidak perlu khawatir lagi, "Ying segera mengeluarkan sebuah kartu hitam yang di mana Kartu ini sangat limit sekali dan jarang dimiliki oleh setiap orang hanya orang-orang tertentu saja.


Teman-temannya merasa sangat senang sekali karena ini adalah kesempatan bagi dirinya untuk memesan makanan yang sangat enak dan juga mahal di tempat seperti ini karena suasana Ying sangat baik.


Ying ih saat itu juga langsung mengambil handphonenya dan melakukan selfie bersama Azka secara diam-diam.


Azka yang tidak terlalu mengenal dunia media sosial hanya mengikutinya saja dan tersenyum melalui kamera handphone.

__ADS_1


Cklik....


Azka kini sudah berfoto berdua dengannya dan terlihat seperti sepasang kekasih yang sangat romantis, Ying sama sekali tidak mendapatkan izin dari Azka dia langsung mempostingnya dan mengatakan kalau itu adalah kekasih barunya.


__ADS_2