
Akhirnya mereka tidak bisa melawan orang tua yang memiliki kekayaan cukup besar karena mereka juga takut dituntut dan informasi yang tidak benar tersebar ke dunia luar.
"Baik, Ibu tolong sebentar biar saya panggilkan wali murid Azka biar datang ke sini dan menyelesaikannya, "bu Ci Fen atas perintah dari kepala sekolah kemudian dia mencari sebuah nomor Bibi Sarah setelah itu dia bergegas memanggilnya secepat mungkin.
Tutt.... tut..... tut.....
" Halo? siapa ya? ".
" Maaf bu, ini saya dari pihak kepala sekolah memanggil ibu untuk datang ke sini karena ada urusan mengenai Azka".
"Harus sekarang juga? ".
" Iya bu, karena ada hal penting yang harus kami bahas dengan ibu, " kemudian setelah selesai membicarakannya bu chi Fen dengan cepat menutup telepon.
Kepala sekolah berada di tengah-tengah duduk di sebuah kursi khususnya, chi fen dan Azka duduk bersebelahan tidak lupa ibu guru merangkul pundak Azka untuk memberi ketenangan.
__ADS_1
"Haduh..... Ada apa sih orang lagi kerja malah dipanggil-panggil ke sekolahan nggak jelas amat, " bibi sarah mulai rewel tetapi dia juga mulai berkemas diri untuk bersiap-siap pergi ke sekolah.
Beppp....
Satu pencetan kunci mobil membuat mobil yang ada di luar berbunyi.
Bibi sarah dengan sangat Anggun dan gaya yang penuh kemewahan bersiap-siap memasuki mobilnya dan pergi ke sekolah.
"Bu, sabar sebentar lagi dia akan segera datang kok, " ujar bu Chi Fen.
Bu Fao jing yang mengetahui kedatangan dari ibunya Xifeng tentu saja sangat bahagia sudah jelas pasti ibu Chi Fen kan dimarahi.
Dia jalan dengan penuh anggun memasuki ruangan kantor kepala sekolah atas perintah.
Tok... tok... tok....
__ADS_1
"Masuk".
Bibi sarah sudah melihat ada beberapa orang yang sudah memukul di ruangan kepala sekolah dan ia belum mengetahuinya apa yang telah terjadi.
" Iyah? ada apa ya kok manggil saya? "tanya bibi sarah dengan nada yang sengaja dilembut-lembutkan.
Bu guru saja belum menjelaskan untuk semuanya tiba-tiba ibunya Xifeng tidak sabaran.
" Oh..... katanya kalian semua anak miskin tetapi gayanya sangat mewah sekali melebihi dari aku, Pokoknya aku minta ganti rugi sama dia karena anak saya terluka parah seperti ini, "ucap bu Xifeng mengarah ke Bibi sarah.
" What? ganti rugi? gimana sih? kalian semua nyuruh aku manggil ke sini cuman buat ganti rugi emang ganti rugi apa? " tentu saja Bibi Sarah yang tiba-tiba dipinta seperti itu menjadi sangat bingung.
Bu Chi Fen meminta semuanya untuk Diam dia menjelaskan lagi kepada Bibi Sarah apa yang telah terjadi setelah itu ibunya Xifeng malah meminta ganti rugi karena anaknya yang terluka.
"Hah? anak kau yang salah ngebully keponakan saya kenapa anak kau sendiri yang malah minta ganti rugi? kalau kau ingin ganti rugi tunggu kepala anak kau pecah dulu baru saya ganti rugi!! jangan mentang-mentang kau kaya terus kau Seenaknya mintain duit kepada saya? Saya tidak akan pernah memberikan sebuah server kepada anda karena keponakan saya tidak bersalah! " justru berbicara lebih ganas lagi dia sama sekali tidak pernah peduli.
__ADS_1
"Oh..... ternyata kau orangnya keras kepala juga ya kalau kau sama sekali tidak memberikan uang kepada dan saya maka saya akan melaporkannya kepada Kepolisian! !! "dengan satu lengannya menuju ke arah bibi Sarah mencoba untuk mengancamnya.
" Terserah! saya sama sekali tidak takut bahkan di sini mereka memiliki bukti kalau keponakan saya sama sekali tidak bersalah! ! "bibi sarah ngotot dan memberikan tatapan yang tajam pada ibunya Xifeng yang tak mau kalah.