
Yapss.......
Ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua di dalam ruangan beladiri itu dari awal sampai selesai ya di mana yang mendengarkannya itu adalah Feng.
Feng ternyata dia sudah mencintai Victoria dari sejak lama tetapi dia sebagai ketua dari pemimpin bela diri sangat malu untuk mengungkapkannya dan dia juga selalu Gengsi.
Feng sebenarnya malu ingin mengungkapkannya takut ditertawakan oleh teman-temannya karena dia adalah cowok yang terkeren dan juga cowok cool.
Jadi sangat menyesal bagi dirinya untuk menembak satu orang apalagi dia sama sekali tidak pernah menerima wanita.
Victoria walaupun dirinya ditolak tetapi dia tetap semangat untuk menjaga dan juga mencintai Azka.
Siang hari, Victoria yang baru saja kalau ada jodoh akan beladiri itu ingin pergi ke kantin untuk makan tetapi dia lupa untuk mengambil uang yang ada di tasnya.
Victoria segera pergi ke loker miliknya dan mengambil uang pribadinya dan dia mulai membuka loker dengan perlahan.
__ADS_1
"Hah? apa ini? " Victoria dikejutkan dengan sebuah kotak kecil yang ada di dalam lokernya itu.
Dia dengan tangan kanannya mengambil dengan perlahan kemudian dia melihat-lihat kota kecil itu.
Dengan penuh penasaran dia membukanya dan terlihat sebuah gantungan kecil yang sangat lucu sekali.
"Ih.... gantungan ini lucu sekali siapa yang ngasih sama aku? " Victoria bertanya-tanya kepada dirinya sendiri dan melihat kesakitan tetapi tidak ada seseorang yang menurutnya memberikan barang ini kepada dirinya.
Victoria adalah gadis yang tumbuh jadi jarang sekali ada seseorang yang menyukainya jadi kemungkinan besar yang memberikan gantungan kunci ini adalah Azka.
Feng yang melihat dari kejauhan kalau hadiahnya dipakai langsung,langsung tersenyum hebat, di dalam hatinya dia sangat gembira sekali karena barangnya langsung diterima.
Azka....
Azka menyesal karena telah memasuki ruangan beladiri atas perintah temanya itu, dia segera keluar untuk mencari informasi yang akan ditargetkan malam ini.
__ADS_1
Dengan begitu dia mulai menggunakan sepeda motornya tidak lagi menaiki sebuah bus, dengan cepat dia mencari alamat yang dituju melalui Google Maps.
Tak selang beberapa lama akhirnya alamat tersebut sudah dapat. Azka tidak langsung ke tempat yang dituju itu, dia segera pergi ke toko bunga yang ada di depan rumah tersebut.
"Iya.... selamat datang di toko bunga kami Silahkan pilih yang anda suka, " ucap seorang wanita dengan pakaian yang sangat indah sekali tidak lupa dengan wajahnya yang begitu menawan.
Azka kemudian melihat bunga-bunga yang ada di tempat tersebut, tetapi di sisi lain matanya selalu menatap rumah yang ditargetkannya itu, dia mengetahui dari informasinya kalau pria tersebut siang hari akan pergi berangkat untuk melakukan Gym.
Agar tidak mencurigakan akhirnya dia membeli satu petik bunga yang dibungkus dengan sangat cantik sekali,dia tidak beberapa lama setelah membeli bunga melihat sesosok targetnya yang baru saja keluar dari rumah tersebut.
"Oh iya, tolong bungkus bunga ini, " Azka dengan sikap langsung membayar bunga tersebut dengan uang miliknya.
Dia pun keluar dari toko bunga tersebut dan mengikuti targetnya, dan di sisi lain dia selalu merapikan pakaiannya dan juga wajahnya seolah-olah dia ingin berkencan dengan seseorang.
Hingga setelah mengikuti beberapa hal waktu yang lama akhirnya tibalah di sebuah tempat Gym.
__ADS_1