Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 13 : Pindah Hak Asuh


__ADS_3

Sang paman terus aja mondar-mandir di depan rumahnya takut istrinya terbangun karena saudaranya akan datang untuk segera melakukan Hak asuh dengan Azka,dan azka tidak lupa dibangunkan oleh sang Paman karena saat malam itu juga mereka harus pergi sang Paman bukan berarti tidak menyukai Azka Tetapi dia tidak ingin tersiksa oleh istrinya.


"Paman-paman, Kenapa malam-malam kita telah bangun?kenapa kita tidak tidur Paman apa yang akan paman lakukan?" tanya azka yang masih kecil sambil memegang lengan sang paman.


Sang paman untuk memberi paham yang sesuai maka dia mendekati Azka dan berjongkok untuk setara berbicara dengannya, sang Paman mengatakan dia melakukan semua ini demi kebaikannya karena dia tidak ingin menderita hidup di sini.


Sang paman mengaku dirinya itu sangat lemah dia tidak bisa melakukan apa-apa kepada keponakannya sendiri dia tidak bisa membantah apa yang istrinya lakukan, dan dia harus mengikutinya soal ini karena tidak ingin keluarganya hancur.


Di saat itu, tiba-tiba terlihat sebuah cahaya motor menyinari nereka ternyata Saudaranya sudah datang untuk menjemput azka.


Tap...tap...tap....


Terlihat seorang wanita yang memiliki rambut bergelombang dan juga make up yang tipis kemudian tidak lupa dengan pakaian yang begitu sederhana di saat itu juga dia datang.


"Gimana? Apakah dia siap untuk tinggal di rumahku?" tanya wanita tersebut ternyata itu adalah bibinya juga.

__ADS_1


"Yah, aku minta sama kamu tolong jaga dan Rawat dia baik-baik Ya karena kami tidak bisa menjaganya terlalu sibuk," kata Sang paman.


"Oke, kamu udah rasa jauh aku akan menjaganya dengan sebaik mungkin," bibi yang satu ini terlihat baik sekali dari bicaranya saja sudah ramah Kemudian beberapa saat dia langsung membawa azka ke rumahnya dan tidak berlama-lama di tempat itu agar tidak ketahuan istrinya.


Azka merasa amat sangat senang sekali bisa pindah dari rumah Bibi yang pertama,karena dia tahu dengan pindah rumah makanya hidupnya bisa berubah dan menjadi lebih baik tetapi dia tidak tahu ini adalah permulaan dari kisahnya yang begitu buruk untuk dirinya.


Sret.....


Di malam hari ternyata bibi itu terlihat bar-bar sekali menaiki sebuah motor kemudian tidak beberapa lama Akhirnya sampai juga di sebuah rumah yang cukup kecil dan tempat ini ternyata adalah tempat mereka, tempat atau rumah ini jauh berbeda sekali dari Bibi yang pertama yang lebih indah dan juga Rapi juga besar.


Suasana sangat ramai sekali terlihat banyak di sana di saat itu pamannya yang bernama Reiko melihatnya, yang di mana anak paman ini terlihat cukup muda dan dia sama sekali tidak memiliki anak.


"Wahhh..... Baguslah kamu sudah datang, kamu terlihat sangat kuat sekali sekarang kamu tolong bantu antarkan makanan ini ke meja sana ya," kata Paman Riko yang tiba-tiba meminta azka Untuk mengantarkan makanan itu pada malam hari.


Azka dengan tersenyum lebar menggangguk dan membantunya dengan perlahan-lahan membawa makanan tersebut ke meja yang dituju, dia berpikir ini adalah permintaan bantuan sekali saja tetapi di saat ia ingin duduk tiba-tiba Paman Reiko langsung memanggilnya lagi.

__ADS_1


"Azka..... coba kamu tolong bantu gua minuman ini kemeja sana hati-hati Jangan sampai jatuh ya karena gelas ini sangat mahal," ucap sang Paman itu Kepada azka.


Azka sekali lagi membantunya dan tidak mempermasalahkan hal ini namun setelah kedua kalinya tiba-tiba sang paman reiko memerintahkan yang lainnya yang membuat dia merasa lelah di malam hari.


Azka sebagai anak kecil yang masih mungil seharusnya dia beristirahat pada malam hari untuk menyehatkan tubuhnya tetapi baru saja pindah ke sini tiba-tiba dia menjadi seorang pelayan untuk melayani para pelanggan.


"Hey Ko, Kenapa kamu menyuruh anak kecil ini untuk membantunya kasihan loh dia masih kecil," seorang pria yang terlihat sangat tua dengan berjenggot cukup lebat memberitahu kepada Paman mereka untuk tidak mempekerjakan anak kecil di malam hari karena terlihat sangat kasihan.


"Hahahahah, Sudah sudah jangan ikut campur Lagian dia itu tinggal di sini dan aku yang akan membesarkannya bahkan aku yang akan memberikan makanannya aku akan membuat dia bekerja keras di sini jangan sampai dia bersantai-santai di sini karena aku tidak suka pria yang sangat lemah," Paman Reiko menjelaskannya dengan beberapa candaan kepada yang lainnya agar namanya tidak terlihat jelek di mata orang lain.


Azka Sebenarnya masih lelah sekali di saat para pelanggan yang sudah mulai makan dan tidak ada yang memesan lagi akhirnya dia bisa beristirahat,dan duduk di sebuah kurisi tanpa disadari dia merasa lelah dan menyandarkan kepala yang di atas meja tidak beberapa lama dia mulai tertidur.


Tapi belum saja beberapa lama dia tertidur Sang bibi sarah membangunkannya kemudian dia ingin memintanya untuk segera mencuci piring dari bekas-bekas para pelanggan.


"Ehh..... sekarang kamu pergi ke dapur ya arahnya lurus aja nanti belok ke kanan kemudian nanti kamu lihat dapur sendiri tolong kamu cucikan semua piring yang ada di sana, kamu bersihkan dengan benar dan jangan sampai ada yang percaya satupun karena itu bisa membuang biaya kalau kamu selesai kamu boleh tidur tapi kalau kamu belum selesai kamu tidak boleh tidur," terlihat Bibi Sarah yang dari awal itu baik ternyata lebih kejam dari Bibi yang sebelumnya yang membuat dia menderita lebih.

__ADS_1


Azka karena merasa lelah dia ingin tidur kemudian dia pergi ke dapur dan membereskan cucian yang ada di belakang.


__ADS_2