Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 50 : Perkelahian


__ADS_3

"LAWAN! LAWAN! LAWANN!!! "


Semua murid-murid langsung buat seorang dan membuat keributan di kelasnya.


Bu Chi Fen di saat itu setelah mendapatkan informasi dari Xiao langsung bergegas menghampiri ruang kelas mereka yang sudah keributan.


"Stop.... stoppp!!! " Bu guru langsung bertindak dengan sangat tegas meminta mereka sama untuk menghentikan keributan yang ada di kelas dan membuat Xifeng berhenti.


Lalu yang di mana di saat itu sedang bergerombol untuk melihat mereka semua langsung berpancar karena kedatangan ibu guru.


"Ada apa ini!? ".


Namun mereka semua hanya terdiam memandang ibu guru dengan rasa bersalah dan tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi.


Bu guru melihat Azka dan Xifeng memiliki wajah dengan babak belur akhirnya mereka berdua di bawah ke kantor untuk menjelaskan apa yang telah terjadi.

__ADS_1


"Kalian ke kantor sekarang! " kata ibu guru.


Lalu Azka dan Xifeng batas permintaan ibu guru langsung menuju ke ruang kantor di sana dia mulai berhadapan dengan ibu guru Chi Fen.


"Azka.... Xifeng.... sekarang jelaskan secara perlahan Kenapa kalian malah berkelahi seperti di dalam kelas, apakah kalian tidak malu dengan teman-teman kalian? "bu Chi Fen bahkan tidak habis pikir mereka baru bisa berkelahi.


" Maaf bu, "Azka hanya menundukkan kepala meminta maaf kepada ibu guru atas kesalahan yang telah diperbuat.


Xifeng tentu saja dirinya tidak ingat disalahkan dia langsung menuju ke arah Azka dan mengatakan kalau dirinya terlebih dahulu lah yang menghajarnya.


Bu guru meminta Azka untuk menjelaskan apa yang terjadi kepadanya tetapi dia malah terdiam merasa ketakutan.


Akhirnya bu guru meminta Xiao untuk segera menjelaskan tragedi yang terjadi di kelas tadi.


~Balalalalalalalla~

__ADS_1


Xiao akhirnya dengan lancar menjelaskan semuanya kepada ibu guru dan mereka mulai memahaminya.


"Xifeng, Ibu tahu kamu adalah anak yang baik dan kamu dengan posisi yang sangat tinggi kamu seharusnya tidak boleh menghina orang seperti itu, apalagi kamu tidak boleh mengungkit kedua orang tua Azka, Azka sudah tidak memiliki kedua orang tua jadi kamu tidak boleh seperti itu ya, "bu chi Fen menasehati Xifeng, tetapi dasar anak bandel dia bukannya mendengarkan justru malah menguap seolah-olah dia mengantuk dan merasa bosan.


Dan Azka, dia juga dinasehati untuk tidak melakukan kekerasan boleh saja melawan tetapi harus melakukan dengan tindakan yang baik bila perlu mereka harus berteman satu sama lain tidak boleh saling menghina.


"Memamg bu, Azka ini bandel, " Fao Jing tiba-tiba langsung menjauh saja dari sebelah padahal dia tidak tahu apa yang telah terjadi.


Bu guru Chi Fen tersenyum dengan manis lalu menatap ke ibu guru Fao Jing, dia berkata kalau dia tidak perlu ikut campurcampur karena dia tidak tahu masalah apa yang telah terjadi.


"Hilih... sok soan, palingan juga kamu cuman mau dapetin uang aja dari Xifeng, cuih.... " Bu Fao jing mengatakan hal itu dengan nada yang sangat judes sekali.


Akhirnya mereka di kantor diminta untuk saling bermaaf-maafan dan tidak melakukan kesalahan lagi, jadi mereka berdua langsung dikembalikan ke dalam kelasnya.


Azka merasa lega, karena tidak ada panggilan wali murid karena hal ini.

__ADS_1


__ADS_2