Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 32 : Rencana D Mulai


__ADS_3

"Hoammmm............ Woi kalian bangun ini sudah jam berapa, "Rehan sudah terbangun, yang di mana dia adalah ketiga orang dari kelima orang yang bangun dan membangunkan kedua yang lainnya.


" Yayayayyayay, aku Masih ngantuk nanti saja lah kau aja yang bangun,"kata Dino masih menutup matanya.


Rehan akhrinya tidak peduli lagi dan ikut keluar menghampiri Azka ada Tito.


"Wahhh..... cuacanya sangat cerah sekali ini sangat cocok kalau kita pergi memancing, " Rehan juga sangat kagum dengan pemandangan yang dia lihat.


"Tidak, kita sama sekali tidak akan membuang-buang waktu dengan hal-hal yang seperti itu, " balas Tito kemudian melemparkan senjata ke arah Rehan.


Rehan sana takjub sekali karena senjata yang dia pegang itu sangat ringan sekali.


Rehan akhirnya tidak banyak bicara kemudian berdiri membidik sesuatu yang dia sukai.

__ADS_1


"Dor... dorr... dorrr!!!!".


Sudah beberapa kali terdengar tembakan dari luar yang membuat dua orang dari dalam langsung terbangun.


" Wahhhhahahhaha.... Jak memang pinter, ternyata sejarah itu sangat keren, pantas saja dia kemarin ingin bengambilnya, "puji rehan.


Jak yang baru saja keluar dari dalam gubuk kecil itu langsung berteriak dia berlari menuju ke arah dan mengambil senjata.


" Tidak, itu adalah senjata kesayanganku Kenapa kau memakainya tanpa bilang bilang kepadaku?jangan sampai semjanta aku ini kotor, "kata Jak langsung merebut senjata itu di tangan Rehan.


Jak menjelaskan kalau senjata ini sebenarnya sangat langka sekali jika diketahui oleh para polisi maka senjata ini tentu saja akan disita karena ini bukan produk dari dalam negeri.


" Hemmm..... ternyata pemikiranmu cukup pintar juga dari mana kau mengetahui pengetahuan hal itu? "Ujar Rehan.

__ADS_1


" Oh..... sebenarnya aku mengetahui senjata ini dari majalah sih tetapi tidak kusangka ternyata aku bisa memegang senjata ini, "Jak mengelus-ngelus senjata itu seolah-olah senjata itu, seolah senjata itu adalah ada kesayangannya.


Tito akhirnya meminta Rehan untuk segera membangunkan Dino karena hari ini mereka tidak akan bermalas-malasan tetapi akan latihan dalam hal menembak barang strategi yang mereka buat.


Lalu satu hari dengan waktu yang penuh mereka mulai latihan dan memahami strategi yang akan mereka buat hingga suatu hari kemudian sudah berlalu dan kini waktu pukul 5 pagi.


Mereka sudah bersiap-siap dan memahami dari peran mereka masing-masing dan kali ini mereka tidak boleh gagal lagi karena jika gagal maka semuanya akan hancur.


Jak pergi ke tempat pembuatan uang palsu tersebut dan dia secara sendirian diam-diam menyalip ke dalam melalui ventilasi bagian belakang.


Jak diam-diam melihat pengawasan yang ada dia juga takut terkena CCTV, Oleh karena itu dia menggunakan sebuah ketapel merusak CCTV yang di mana CCTV tersebut mengarah ke arah ventilasi yang akan dimasuki.


Akhirnya CCTV sudah rusak walau Jak menggunakan katapel 5 kali, akhirnya Cctv itu mulai rusak dan diam-diam langsung melaksanakan aksinya karena waktu dia tidak banyak jarak pengawasan dengan ventilasi itu hanya butuh 5 menit saja.

__ADS_1


Ya, orang yang bertugas mengawasi CCTV juga sudah pastinya akan langsung melaporkan hal tersebut kepada pengawasan yang dekat dengan CCTV bagian belakang.


Dan Jak menggunakan kekuatan dan keahliannya akhirnya dia bisa masuk ke sebuah ventilasi dan menutup kembali dengan tepat waktu.


__ADS_2