
Azka sangat beruntung sekali dia sudah mendapatkan tumpangan yang di mana pria tersebut adalah orang baik.
Dia juga yang sudah naik ke mobil diberikan makanan berupa cemilan dan juga minuman.
"Nyamm... nyammmm..... Makanannya enak sekali aku lapar dari tadi kakak, "Laila terlihat bahagia setelah mendapatkan makanan itu.
Dengan demikian pria tersebut langsung melanjutkan perjalanannya untuk menuju ke alamat yang dituju oleh Azka.Azka juga karena lapar dia memakan cemilan yang telah diberikan oleh pria itu.
Hingga beberapa waktu sudah berlalu dalam mereka sudah memasuki daerah yang dituju dan tempat ini sangat dikenal oleh laila.
" Wah kak.... kita sudah sampai, "laila dengan sangat gembira sekali melihat keluar jendela yang di mana ini adalah lingkungannya yang tidak asing.
Azka langsung melihat keluar jendela juga dia menyadari kalau ini adalah tempat laila.
Kini setelah mendapatkan instruksi dari Azka,pria tersebut mulai mengikutinya dan mereka sudah sampai di depan jalan raya yang di mana jalan tersebut adalah tempat mereka berkumpul.
"Oke? di sini? " tanya pria tersebut memarkirkan Mobilnya di tepi jalan.
__ADS_1
"Iya pak" kata laila.
Laila dan Azka dalam keadaan yang masih kotor dan belum mengganti pakaian langsung turun dari mobilnya,dia bergegas menuju ke depan pria tersebut yang masih mengemudi.
Lalu mereka berdua langsung menundukkan kepala dan berterima kasih kepadanya karena telah menolongnya hingga sampai di tempat titinggalnya.
"Oke? kalau sudah sampai paman pamit pergi dulu ya karena sebentar lagi paman mau jenguk anak paman di sekolah, " kata pria tersebut langsung membelokkan mobilnya dan berpamitan kepada Azka dan juga laila.
Laila yang sudah melambaikan tangan kepada pria itu dan pergi akhirnya dia berlari dengan begitu gembira menuju rumahnya yang lama.
Dan Kakak terbesar dengan anak-anak yang lainnya karena kehilangan Azka dan juga Laila mereka tidak pergi untuk mencari rongsokan.Mereka masih berada di rumah rongsokan itu dalam keadaan yang sedih.
Gdobrakkk....
Buk...
Pintu rumah kecil mereka yang terbuat dari beberapa kayu dan juga barang-barang rongsokan langsung terbuka dengan cepat oleh Laila.
__ADS_1
"Kaka!! " Laila yang baru saja membuka pintu tersebut dengan tepat menuju ke arah kakak terbesar dan memeluknya dengan erat.
Kak Wichen yang sedang menangisi kepergian dari Laila tiba-tiba berubah dan tidak menyangka kalau Laila sudah ada di depan matanya.
"Laila? " Zhao juga sangat terkejut atas kedatangannya yang secara tiba-tiba.
She Fung Yen dirinya juga masih terbaring dengan keadaan sedih dia juga terkejut dengan kedatangannya Laila secara tiba-tiba.
Maka mereka semua yang ada di dalam rumah itu langsung berpelukan satu sama lain terkecuali Azka yang masih menyusulnya dari belakang.
"Laila.... kamu ke mana saja?kami semua sudah mencarimu kemana-mana tetapi kami tidak Menemukanmu? "ucap she Fung yen.
" Maaf kak, Maafkan Laila ini semua karena Laila itu salah,karena Laila yang membawa kakak azka dalam bahaya, bahkan membuat kalian semua khawatir, "Laila dengan menangis terseru seru di hadapan mereka menjelaskan apa yang telah terjadi kepada dirinya.
" Lalu? di mana Azka"tanya Wichen.
"Saya ada kak, " jawab Azka yang baru saja datang.
__ADS_1